<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Dekranasda Taput Arsip - LIVESUMUT.com</title>
	<atom:link href="https://livesumut.com/tag/dekranasda-taput/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://livesumut.com/tag/dekranasda-taput/</link>
	<description>&#34;Mengungkap Informasi &#38; Inspirasi&#34;</description>
	<lastBuildDate>Wed, 06 May 2026 10:15:37 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://livesumut.com/wp-content/uploads/2025/09/1002442469-removebg-preview-1-80x80.png</url>
	<title>Dekranasda Taput Arsip - LIVESUMUT.com</title>
	<link>https://livesumut.com/tag/dekranasda-taput/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Ulos Ragidup Taput Menuju Pengakuan Nasional</title>
		<link>https://livesumut.com/2026/05/06/ulos-ragidup-taput-menuju-pengakuan-nasional/</link>
					<comments>https://livesumut.com/2026/05/06/ulos-ragidup-taput-menuju-pengakuan-nasional/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 06 May 2026 10:15:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya Lokal]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Tapanuli Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Dekranasda Taput]]></category>
		<category><![CDATA[Ragidup]]></category>
		<category><![CDATA[Ulos]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://livesumut.com/?p=15232</guid>

					<description><![CDATA[<p>Tarutung, LIVESUMUT.com – Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara terus...</p>
<p>Artikel <a href="https://livesumut.com/2026/05/06/ulos-ragidup-taput-menuju-pengakuan-nasional/">Ulos Ragidup Taput Menuju Pengakuan Nasional</a> pertama kali tampil pada <a href="https://livesumut.com">LIVESUMUT.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Tarutung, LIVESUMUT.com</strong> – Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara terus memperkuat langkah pelestarian budaya lokal. Bupati Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat memimpin langsung pembahasan dan evaluasi dokumen Indikasi Geografis (IG) Tenun Ulos Ragidup Silindung di Kantor Dekranasda Taput, Tarutung, Rabu (6/5/2026).</p>
<p>Pertemuan tersebut menjadi tahapan penting dalam proses pengajuan Tenun Ulos Ragidup Silindung ke Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual. Saat ini, dokumen yang diajukan telah memasuki tahap pemeriksaan substantif setelah sebelumnya diumumkan secara resmi.</p>
<p>Bupati menegaskan, Ulos Ragidup Silindung bukan hanya hasil karya tenun, tetapi juga identitas budaya yang melekat kuat dalam kehidupan masyarakat Batak, khususnya di Taput. Karena itu, perlindungan melalui Indikasi Geografis dinilai penting untuk menjaga keaslian produk sekaligus melindungi para penenun lokal.</p>
<p>“Warisan budaya harus dijaga, bukan hanya untuk dikenang, tetapi juga agar memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Bupati.</p>
<p>Selain melindungi nilai budaya, pengakuan IG juga diharapkan mampu meningkatkan nilai jual produk, membuka pasar yang lebih luas, dan memperkuat posisi Ulos Ragidup Silindung sebagai produk unggulan daerah.</p>
<p>Kegiatan ini turut dihadiri jajaran pemerintah daerah, tim ahli Indikasi Geografis, perwakilan Kementerian Hukum, serta komunitas pelestari tenun tradisional. Pemerintah Taput optimistis Ulos Ragidup Silindung segera memperoleh pengakuan resmi sebagai warisan budaya bernilai tinggi.</p>
<p>Artikel <a href="https://livesumut.com/2026/05/06/ulos-ragidup-taput-menuju-pengakuan-nasional/">Ulos Ragidup Taput Menuju Pengakuan Nasional</a> pertama kali tampil pada <a href="https://livesumut.com">LIVESUMUT.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://livesumut.com/2026/05/06/ulos-ragidup-taput-menuju-pengakuan-nasional/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pemkab Taput Perkuat Ekonomi Kreatif di Inacraft 2026</title>
		<link>https://livesumut.com/2026/02/04/pemkab-taput-perkuat-ekonomi-kreatif-di-inacraft-2026/</link>
					<comments>https://livesumut.com/2026/02/04/pemkab-taput-perkuat-ekonomi-kreatif-di-inacraft-2026/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[By : Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 04 Feb 2026 14:01:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Dekranasda Taput]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab Taput]]></category>
		<category><![CDATA[TP PKK Taput]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://livesumut.com/?p=13408</guid>

					<description><![CDATA[<p>Taput, LIVESUMUT.com — Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara kembali...</p>
<p>Artikel <a href="https://livesumut.com/2026/02/04/pemkab-taput-perkuat-ekonomi-kreatif-di-inacraft-2026/">Pemkab Taput Perkuat Ekonomi Kreatif di Inacraft 2026</a> pertama kali tampil pada <a href="https://livesumut.com">LIVESUMUT.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Taput, LIVESUMUT.com</strong> — Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat ekonomi kreatif sekaligus melestarikan budaya daerah dengan berpartisipasi pada The Jakarta International Handicraft Trade Fair (Inacraft) 2026, pameran kerajinan tangan terbesar di Asia Tenggara. Kegiatan bergengsi ini digelar di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta, mulai 4 hingga 8 Februari 2026.</p>
<p>Keikutsertaan Pemkab Tapanuli Utara melalui Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) tersebut dihadiri langsung oleh Ketua Dekranasda Kabupaten Tapanuli Utara, Ny. Neny Angelina JTP Hutabarat, didampingi para pengurus Dekranasda Taput.</p>
<p>Pada ajang ini, Dekranasda Kabupaten Tapanuli Utara menampilkan beragam produk unggulan daerah, khususnya kain ulos serta produk fashion wastra khas Tapanuli Utara. Produk-produk tersebut diharapkan mampu memperluas akses pasar, meningkatkan daya saing perajin lokal, serta memperkenalkan kekayaan budaya Tapanuli Utara ke tingkat nasional hingga internasional.</p>
<p>Ketua Dekranasda Kabupaten Tapanuli Utara, Ny. Neny Angelina JTP Hutabarat, menyampaikan bahwa keikutsertaan dalam Inacraft 2026 merupakan bentuk dukungan nyata pemerintah daerah terhadap para perajin lokal.</p>
<p>“Melalui Inacraft 2026, kami ingin memperkenalkan ulos dan produk wastra khas Tapanuli Utara ke pasar yang lebih luas, sekaligus mendorong para perajin agar terus berinovasi tanpa meninggalkan nilai-nilai budaya dan kearifan lokal yang menjadi identitas daerah,” ujarnya.</p>
<p>Selain mengikuti pameran, Kabupaten Tapanuli Utara juga dijadwalkan ambil bagian dalam Fashion Wastra Ulos pada Kamis, 5 Februari 2026. Kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk mempromosikan ulos sebagai warisan budaya yang mampu beradaptasi dengan perkembangan industri kreatif dan tren mode modern.</p>
<p>Ny. Neny Angelina JTP Hutabarat juga mengajak seluruh masyarakat, khususnya warga Tapanuli Utara yang berdomisili di Jakarta dan sekitarnya, untuk datang dan memberikan dukungan dengan mengunjungi Booth Kabupaten Tapanuli Utara di area pameran Inacraft 2026.</p>
<p>Melalui partisipasi ini, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara menegaskan komitmennya dalam mendukung pengembangan UMKM dan sektor ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal, sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus menjaga dan memperkuat identitas budaya daerah.</p>
<p>Artikel <a href="https://livesumut.com/2026/02/04/pemkab-taput-perkuat-ekonomi-kreatif-di-inacraft-2026/">Pemkab Taput Perkuat Ekonomi Kreatif di Inacraft 2026</a> pertama kali tampil pada <a href="https://livesumut.com">LIVESUMUT.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://livesumut.com/2026/02/04/pemkab-taput-perkuat-ekonomi-kreatif-di-inacraft-2026/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
