<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Dinas Pendidikan Tapanuli Utara Arsip - LIVESUMUT.com</title>
	<atom:link href="https://livesumut.com/tag/dinas-pendidikan-tapanuli-utara/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://livesumut.com/tag/dinas-pendidikan-tapanuli-utara/</link>
	<description>&#34;Mengungkap Informasi &#38; Inspirasi&#34;</description>
	<lastBuildDate>Tue, 16 Dec 2025 15:35:20 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://livesumut.com/wp-content/uploads/2025/09/1002442469-removebg-preview-1-80x80.png</url>
	<title>Dinas Pendidikan Tapanuli Utara Arsip - LIVESUMUT.com</title>
	<link>https://livesumut.com/tag/dinas-pendidikan-tapanuli-utara/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Komitmen Nyata Bupati dan Wabup Membangun Masa Depan Taput lewat Transformasi Pendidikan</title>
		<link>https://livesumut.com/2025/12/16/komitmen-nyata-bupati-dan-wabup-membangun-masa-depan-taput-lewat-transformasi-pendidikan/</link>
					<comments>https://livesumut.com/2025/12/16/komitmen-nyata-bupati-dan-wabup-membangun-masa-depan-taput-lewat-transformasi-pendidikan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[By : Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 16 Dec 2025 14:54:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Tapanuli Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Pendidikan Tapanuli Utara]]></category>
		<category><![CDATA[JTP-DENS]]></category>
		<category><![CDATA[Wakil Bupati Tapanuli Utara]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://livesumut.com/?p=12542</guid>

					<description><![CDATA[<p>Taput, LIVESUMUT.com – Pendidikan tidak pernah berdiri sebagai...</p>
<p>Artikel <a href="https://livesumut.com/2025/12/16/komitmen-nyata-bupati-dan-wabup-membangun-masa-depan-taput-lewat-transformasi-pendidikan/">Komitmen Nyata Bupati dan Wabup Membangun Masa Depan Taput lewat Transformasi Pendidikan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://livesumut.com">LIVESUMUT.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Taput, LIVESUMUT.com</strong> – Pendidikan tidak pernah berdiri sebagai agenda sektoral semata. Ia adalah denyut nadi pembangunan, penentu arah masa depan, sekaligus ukuran keseriusan sebuah daerah dalam menyiapkan generasi penerusnya.</p>
<p>Kesadaran inilah yang menjadi pijakan utama kepemimpinan Bupati Tapanuli Utara, Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, S.Si, M.Si bersama Wakil Bupati Dr. Deni Parlindungan Lumbantoruan, ST, M.Eng sejak awal menjabat.</p>
<p>Dalam kurun waktu kurang lebih sepuluh bulan, keduanya menunjukkan bahwa pendidikan bukan hanya janji politik, melainkan kerja nyata yang terencana dan berkelanjutan.</p>
<p>Sejak hari pertama, pasangan JTP–DENS menempatkan pendidikan sebagai prioritas strategis. Mereka meyakini bahwa kualitas sumber daya manusia Tapanuli Utara harus dibangun secara menyeluruh, tidak hanya melalui peningkatan akademik, tetapi juga pembentukan karakter, kepedulian sosial, dan kesiapan menghadapi tantangan zaman.</p>
<p>Dari keyakinan itu, lahirlah berbagai program yang kini mulai dirasakan langsung manfaatnya oleh sekolah, guru, siswa, dan masyarakat luas.</p>
<p>Salah satu program yang mencuri perhatian publik adalah SAITAPAIAS (Siswa Siswi Tapanuli Utara Peduli Kebersihan Lingkungan dan Sekolah). Program ini berangkat dari pemahaman sederhana namun mendasar: karakter disiplin dan kepedulian terhadap lingkungan tidak bisa dibentuk secara instan.</p>
<p>Ia harus ditanamkan sejak dini, melalui kebiasaan sehari-hari. Melalui SAITAPAIAS, siswa diajak untuk terlibat langsung menjaga kebersihan kelas, halaman sekolah, hingga lingkungan sekitar. Sekolah tidak lagi hanya menjadi tempat belajar akademik, tetapi juga ruang pembentukan sikap dan tanggung jawab sosial.</p>
<p>Implementasi SAITAPAIAS di berbagai sekolah menunjukkan perubahan yang nyata. Lingkungan sekolah menjadi lebih tertata, siswa terbiasa bekerja sama, dan rasa memiliki terhadap sekolah semakin kuat.</p>
<p>Lebih dari itu, nilai-nilai kepedulian lingkungan yang ditanamkan di sekolah diharapkan menular ke rumah dan masyarakat, menciptakan efek berantai yang positif bagi daerah.</p>
<p>Di sisi lain, Pemkab Tapanuli Utara juga meluncurkan program TAPAMAJUMA (Tapanuli Utara Maretong Manjaha Martorsa). Program ini dikenal luas sebagai gerakan bumerasi, literasi, dan storytelling.</p>
<p>Di tengah tantangan rendahnya minat baca dan kemampuan literasi di tingkat nasional, TAPAMAJUMA hadir sebagai jawaban konkret. Melalui program ini, siswa didorong untuk gemar membaca, menulis, dan bercerita, sekaligus melatih kemampuan bernalar kritis dan berkomunikasi secara efektif.</p>
<p>TAPAMAJUMA tidak hanya berorientasi pada capaian angka, tetapi pada perubahan budaya belajar. Sekolah didorong menjadi ruang yang hidup, di mana diskusi, cerita, dan ekspresi gagasan menjadi bagian dari keseharian. Dengan demikian, siswa tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga percaya diri, komunikatif, dan siap bersaing di tingkat yang lebih luas.</p>
<p>Untuk mendukung peningkatan mutu akademik, Pemkab Taput mengembangkan kelas unggulan tingkat SMP. Hingga saat ini, sebanyak 37 sekolah telah menerapkan program tersebut. Seleksi siswa dilakukan secara objektif dan menyeluruh, dengan mempertimbangkan minat, bakat, serta potensi akademik. Siswa yang terpilih ditempatkan dalam satu kelas khusus dengan pola pembinaan yang lebih intensif.</p>
<p>Menariknya, kelas unggulan ini tidak bersifat eksklusif. Evaluasi dilakukan secara berkala, sehingga siswa memiliki kesempatan yang sama untuk masuk atau keluar berdasarkan perkembangan masing-masing. Pendekatan ini mencerminkan prinsip keadilan dan meritokrasi yang dipegang oleh Pemkab Taput.</p>
<p>Siswa kelas unggulan juga mendapatkan prioritas pembinaan dan akses informasi menuju sekolah lanjutan, sehingga potensi mereka dapat berkembang secara optimal.</p>
<p>Namun, perjalanan membangun pendidikan di Tapanuli Utara tidak selalu berjalan mulus. Daerah ini juga dihadapkan pada tantangan serius berupa bencana hidrometeorologi. Tercatat 40 sekolah terdampak longsor dan banjir, dengan tingkat kerusakan mulai dari ringan hingga berat.</p>
<p>Dalam situasi ini, kepemimpinan JTP–DENS kembali diuji. Respons cepat langsung dilakukan, mulai dari pendataan kerusakan, pengusulan bantuan ke pemerintah pusat, hingga penggerakan gotong royong masyarakat.</p>
<p>Sekolah-sekolah terdampak tidak dibiarkan berjuang sendiri. Pemerintah daerah hadir, mendampingi, dan memastikan proses pemulihan berjalan. Langkah ini menunjukkan bahwa perhatian terhadap pendidikan tidak berhenti pada program unggulan, tetapi juga pada keberlanjutan proses belajar-mengajar di tengah kondisi sulit.</p>
<p>Perhatian serius terhadap pendidikan juga tercermin dalam penguatan tenaga pendidik. Pemkab Taput fokus pada pemerataan distribusi guru, terutama di wilayah yang selama ini mengalami kekurangan tenaga pengajar. Selain itu, berbagai pelatihan digitalisasi pendidikan terus digulirkan. Guru didorong untuk meningkatkan kompetensi, beradaptasi dengan teknologi, dan menghadirkan metode pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan generasi saat ini.</p>
<p>Guru tidak lagi diposisikan sekadar sebagai pengajar, tetapi sebagai fasilitator dan pembimbing yang mampu menginspirasi. Dengan peningkatan kapasitas guru, diharapkan kualitas pembelajaran di seluruh wilayah Tapanuli Utara dapat meningkat secara merata.</p>
<p>Komitmen kepemimpinan JTP–DENS terhadap generasi muda juga terlihat jelas melalui program bantuan pendidikan dan beasiswa. Sejak awal kepemimpinan, Bupati Tapanuli Utara memberikan dukungan kepada siswa berprestasi yang diterima di sekolah-sekolah unggulan, seperti SMA Taruna Nusantara, SMA Del, Yasop, SMA Negeri 2 Lintongnihuta, dan SMA Matauli Sibolga. Hingga kini, tercatat 51 siswa SMA telah menerima beasiswa, serta 2 mahasiswa yang berhasil menembus perguruan tinggi luar negeri turut mendapatkan dukungan.</p>
<p>Langkah ini menjadi pesan kuat bahwa prestasi anak-anak Tapanuli Utara tidak boleh terhambat oleh keterbatasan ekonomi. Pemerintah hadir untuk memastikan bahwa kerja keras dan kemampuan akademik mendapatkan apresiasi yang layak.</p>
<p>Tidak kalah penting, pembangunan infrastruktur pendidikan juga menjadi fokus utama. Pada tahun 2025, Tapanuli Utara mendapatkan revitalisasi 95 unit sekolah, jumlah yang disebut sebagai yang terbanyak dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.</p>
<p>Kepala Dinas Pendidikan Tapanuli Utara, Bontor Hutasoit, menyampaikan bahwa capaian ini merupakan hasil kerja keras dan komitmen kuat Bupati Taput dalam memperjuangkan anggaran pendidikan. Revitalisasi tersebut diharapkan mampu menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan layak bagi siswa serta tenaga pendidik.</p>
<p>Berbagai capaian ini menunjukkan bahwa dalam waktu kurang dari satu tahun, arah kebijakan pendidikan di Tapanuli Utara telah bergerak jelas dan terukur. Mulai dari pembentukan karakter siswa, peningkatan literasi, penguatan mutu akademik, penanganan dampak bencana, pemerataan guru, hingga penyediaan sarana dan prasarana pendidikan, semuanya berjalan dalam satu visi besar.</p>
<p>Hal ini menjadi gambaran bahwa kepemimpinan Bupati Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat dan Wakil Bupati Deni Parlindungan Lumbantoruan bukan sekadar slogan, melainkan kerja nyata yang terus bergerak. Pendidikan ditempatkan sebagai fondasi utama pembangunan daerah, demi menyiapkan generasi Tapanuli Utara yang cerdas, berkarakter, dan siap bersaing di tingkat nasional maupun global.</p>
<p>Dengan fondasi yang telah dibangun dalam sepuluh bulan pertama ini, masyarakat Tapanuli Utara patut optimistis. Dari ruang kelas hingga kebijakan strategis, Taput sedang melangkah pasti menuju perubahan, menata masa depan melalui pendidikan yang berkelanjutan dan berpihak pada generasi muda.</p>
<p>Artikel <a href="https://livesumut.com/2025/12/16/komitmen-nyata-bupati-dan-wabup-membangun-masa-depan-taput-lewat-transformasi-pendidikan/">Komitmen Nyata Bupati dan Wabup Membangun Masa Depan Taput lewat Transformasi Pendidikan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://livesumut.com">LIVESUMUT.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://livesumut.com/2025/12/16/komitmen-nyata-bupati-dan-wabup-membangun-masa-depan-taput-lewat-transformasi-pendidikan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kunker ke Parmonangan, Bupati Taput Siapkan Rp 2 Miliar untuk Perbaikan Jalan</title>
		<link>https://livesumut.com/2025/11/12/kunker-ke-parmonangan-bupati-taput-siapkan-rp-2-miliar-untuk-perbaikan-jalan/</link>
					<comments>https://livesumut.com/2025/11/12/kunker-ke-parmonangan-bupati-taput-siapkan-rp-2-miliar-untuk-perbaikan-jalan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[By : Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 12 Nov 2025 12:52:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Taput]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Pendidikan Tapanuli Utara]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://livesumut.com/?p=11845</guid>

					<description><![CDATA[<p>Taput, LIVESUMUT.com &#8211; Bupati Tapanuli Utara, Dr. Jonius...</p>
<p>Artikel <a href="https://livesumut.com/2025/11/12/kunker-ke-parmonangan-bupati-taput-siapkan-rp-2-miliar-untuk-perbaikan-jalan/">Kunker ke Parmonangan, Bupati Taput Siapkan Rp 2 Miliar untuk Perbaikan Jalan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://livesumut.com">LIVESUMUT.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Taput, LIVESUMUT.com</strong> &#8211; Bupati Tapanuli Utara, Dr. Jonius Taripar Parsaoran (JTP) Hutabarat, S.Si., M.Si, bersama Ketua TP PKK Ny. Neny Angelina JTP Hutabarat, melaksanakan kunjungan kerja selama dua hari di Kecamatan Parmonangan. Kegiatan dimulai pada Selasa (11/11/2025) dengan meninjau SD Hutatinggi dan beberapa sekolah lainnya.</p>
<p>Dalam kunjungan tersebut, Bupati menyapa para siswa dan memberikan motivasi agar rajin belajar serta menjaga kebersihan lingkungan sekolah melalui program SAITAPAIAS (Siswa-siswi Tapanuli Utara Peduli Kebersihan Sekolah).</p>
<p>“Ini perlu kita laksanakan dengan serius karena merupakan salah satu pembinaan karakter siswa sejak dini,” ujar Bupati.</p>
<p>Selain SD Hutatinggi, rombongan Bupati juga meninjau SD Aek Raja, SD Parratusan, SD Parmonangan, hingga SD Pertengahan di Dusun Simarsalaon. Kepada para kepala sekolah dan guru, Bupati mengingatkan pentingnya melaksanakan tugas dengan baik serta memanfaatkan dana perawatan sekolah sesuai peruntukannya.</p>
<p>Usai meninjau sekolah, rombongan beristirahat dan makan siang bersama masyarakat di Kantor Kepala Desa Pertengahan, sebelum melanjutkan perjalanan ke Dusun Sihaporas, Desa Manalu Purba.</p>
<p>Kunker ini juga menjadi bentuk perhatian Pemkab Tapanuli Utara terhadap wilayah terpencil. Bupati meninjau akses jalan desa, kondisi pasar tradisional, dan berdialog langsung dengan kepala desa serta warga.</p>
<p>Di SMP Negeri 4 Parmonangan, Kepala Sekolah Donni Siagian menyampaikan rasa harunya atas kehadiran Bupati.</p>
<p>“Sepuluh tahun saya bertugas di sini, jalan ini belum pernah diperbaiki. Kami berharap melalui kehadiran Bupati, desa ini tidak tertinggal lagi,” ungkapnya.</p>
<p>Menanggapi hal itu, Bupati menegaskan komitmen pemerintah untuk membangun daerah terpencil.</p>
<p>“Kami datang bukan sekadar lewat, tapi merasakan langsung. Saya sengaja membawa mobil melalui jalan rusak agar jelas kondisi infrastruktur kita,” kata Bupati.</p>
<p>Ia juga mengumumkan bahwa Pemkab Taput telah menganggarkan Rp 2 miliar dalam APBD 2026 untuk peningkatan jalan di wilayah Parmonangan. Selain itu, program prioritas lainnya seperti pembangunan jalan penghubung Sihaporas–Tumus–Pertengahan dan perluasan jaringan internet desa akan segera direalisasikan.</p>
<p>Dalam kesempatan itu, Bupati juga menyoroti perkembangan ekonomi warga yang mulai beralih dari perkebunan karet ke sawit.</p>
<p>“Peralihan perkebunan dari karet ke sawit, kita menilai ini sebagai kemajuan. Semoga ke depan masyarakat makin sejahtera,” ujarnya.</p>
<p>Tak hanya meninjau infrastruktur, Bupati juga mengajak masyarakat mendukung program Sekolah Pemenuhan Pangan Bergizi Gratis (SPPG) dan terus memotivasi para pelajar.</p>
<p>“Ini peluang yang sangat baik untuk memajukan pertanian lokal kita. Anak-anak harus jadi petarung. Petarung itu tidak mudah menyerah dan selalu belajar dari setiap tantangan,” pesan Bupati.</p>
<p>Kunjungan kerja hari pertama juga dirangkai dengan berbagai pelayanan publik oleh perangkat daerah, seperti pengobatan gratis, pelayanan administrasi kependudukan (KTP dan KIA), pemberian alat pertanian, bibit ikan, buku pelajaran, serta vitamin bagi lansia.</p>
<p>Sebagai penutup hari pertama, siswa SMPN 4 Parmonangan menampilkan pementasan seni budaya Batak sebagai bentuk sambutan dan rasa terima kasih masyarakat. Bupati bersama rombongan pun memilih untuk menginap di rumah warga, sebagai wujud kedekatan dan kepedulian terhadap masyarakat desa.</p>
<p>Artikel <a href="https://livesumut.com/2025/11/12/kunker-ke-parmonangan-bupati-taput-siapkan-rp-2-miliar-untuk-perbaikan-jalan/">Kunker ke Parmonangan, Bupati Taput Siapkan Rp 2 Miliar untuk Perbaikan Jalan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://livesumut.com">LIVESUMUT.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://livesumut.com/2025/11/12/kunker-ke-parmonangan-bupati-taput-siapkan-rp-2-miliar-untuk-perbaikan-jalan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>SDN 173226 Sirpang Keluhkan Krisis Air: Ketika Tidak Hujan, Terpaksa ke Semak-semak Buang Hajat</title>
		<link>https://livesumut.com/2025/09/09/sdn-173226-sirpang-keluhkan-krisis-air-ketika-tidak-hujan-terpaksa-ke-semak-semak-buang-hajat/</link>
					<comments>https://livesumut.com/2025/09/09/sdn-173226-sirpang-keluhkan-krisis-air-ketika-tidak-hujan-terpaksa-ke-semak-semak-buang-hajat/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[By : Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 09 Sep 2025 11:34:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Air Bersih]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Pendidikan Tapanuli Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Krisis Air]]></category>
		<category><![CDATA[SDN 173226 Sirpang Bolon]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://livesumut.com/?p=9917</guid>

					<description><![CDATA[<p>Tapanuli Utara, LIVESUMUT.com &#124; Di tengah gencarnya pembangunan...</p>
<p>Artikel <a href="https://livesumut.com/2025/09/09/sdn-173226-sirpang-keluhkan-krisis-air-ketika-tidak-hujan-terpaksa-ke-semak-semak-buang-hajat/">SDN 173226 Sirpang Keluhkan Krisis Air: Ketika Tidak Hujan, Terpaksa ke Semak-semak Buang Hajat</a> pertama kali tampil pada <a href="https://livesumut.com">LIVESUMUT.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p><strong>Tapanuli Utara, LIVESUMUT.com</strong> | Di tengah gencarnya pembangunan infrastruktur di berbagai daerah, ironi justru terjadi di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 173226 Sirpang Bolon, Kecamatan Garoga, Kabupaten Tapanuli Utara.</p></blockquote>
<p>Sekolah ini hingga kini masih mengalami krisis air bersih yang sangat memprihatinkan.</p>
<p>Kepala Sekolah, Onni Siregar, S.Pd, mengungkapkan keluhan mendalam terkait kesulitan mendapatkan air bersih yang dialami guru maupun murid setiap harinya.</p>
<p>“Air tidak ada di sekolah dan sumber air sangat susah didapatkan, akibatnya guru dan murid tidak leluasa ke kamar mandi,” ujar Onni Siregar saat ditemui, Selasa (9/9/2025).</p>
<p>Lebih lanjut, Onni menjelaskan bahwa satu-satunya cara sekolah mendapatkan air adalah dengan menampung air hujan.</p>
<p>Namun, ketika hujan tak turun, murid dan guru terpaksa harus mencari alternatif lain yang sangat tidak layak.</p>
<p>“Adapun air yang bisa dipakai di kamar mandi karena menampung air hujan. Kalau hujan tidak turun, murid dan guru sering ke semak-semak buang hajat, baik buang air kecil (BAK) maupun buang air besar (BAB),” pungkasnya.</p>
<p><strong>Permohonan Orangtua dan Masyarakat</strong></p>
<p>Orangtua murid dan masyarakat sekitar pun merasa prihatin.</p>
<p>Mereka berharap Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara melalui Dinas Pendidikan segera membuat solusi nyata, salah satunya dengan pembangunan sumur bor di lingkungan sekolah.</p>
<p>“Sekarang tidak zamannya lagi murid dan guru ke semak-semak untuk buang air. Kasihan melihat mereka yang tidak aman dan tidak sehat akibat susahnya air bersih,” ucap seorang wali murid.</p>
<p>Sayangnya, berbagai usulan dalam forum resmi seperti Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbang) belum pernah mendapat realisasi.</p>
<p>Bahkan, sebuah sumur bor yang pernah dibangun oleh pihak kabupaten hanya bertahan dua minggu sebelum akhirnya mati.</p>
<p>“Pernah juga ada sumur bor dari kabupaten, tetapi umurnya hanya dua minggu dan langsung mati. Mungkin karena pemborannya kurang dalam, akibatnya air tidak naik lagi,” tambah Kepala Sekolah.</p>
<p>Krisis air ini tidak hanya soal kebutuhan dasar, tetapi juga menyangkut kesehatan, kenyamanan, dan martabat para guru serta murid.</p>
<p>Tanpa air bersih, kegiatan belajar mengajar terganggu, kebersihan sekolah tidak terjaga, dan risiko penyakit semakin tinggi.</p>
<p>Pihak sekolah, guru, murid, hingga masyarakat menegaskan permohonan mereka agar pemerintah segera menanggapi keluhan ini.</p>
<p>“Air itu sangat penting buat kehidupan, apalagi untuk sekolah anak-anak didik,” tegas Onni Siregar.</p>
<p>Artikel <a href="https://livesumut.com/2025/09/09/sdn-173226-sirpang-keluhkan-krisis-air-ketika-tidak-hujan-terpaksa-ke-semak-semak-buang-hajat/">SDN 173226 Sirpang Keluhkan Krisis Air: Ketika Tidak Hujan, Terpaksa ke Semak-semak Buang Hajat</a> pertama kali tampil pada <a href="https://livesumut.com">LIVESUMUT.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://livesumut.com/2025/09/09/sdn-173226-sirpang-keluhkan-krisis-air-ketika-tidak-hujan-terpaksa-ke-semak-semak-buang-hajat/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>DPW LIDIK Sumut: Pembangunan UKS SDN 173206 Sibingke Rp120 Juta Diduga Bukan Bangunan Baru</title>
		<link>https://livesumut.com/2025/07/19/dpw-lidik-sumut-pembangunan-uks-sdn-173206-sibingke-rp120-juta-diduga-bukan-bangunan-baru/</link>
					<comments>https://livesumut.com/2025/07/19/dpw-lidik-sumut-pembangunan-uks-sdn-173206-sibingke-rp120-juta-diduga-bukan-bangunan-baru/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[By : Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 19 Jul 2025 04:04:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[DAK]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Pendidikan Tapanuli Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Pembangunan UKS]]></category>
		<category><![CDATA[SDN 173206 Sibingke]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://livesumut.com/?p=8102</guid>

					<description><![CDATA[<p>Tapanuli Utara, LIVESUMUT.com &#124; Pembangunan gedung Usaha Kesehatan...</p>
<p>Artikel <a href="https://livesumut.com/2025/07/19/dpw-lidik-sumut-pembangunan-uks-sdn-173206-sibingke-rp120-juta-diduga-bukan-bangunan-baru/">DPW LIDIK Sumut: Pembangunan UKS SDN 173206 Sibingke Rp120 Juta Diduga Bukan Bangunan Baru</a> pertama kali tampil pada <a href="https://livesumut.com">LIVESUMUT.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p><strong>Tapanuli Utara, LIVESUMUT.com</strong> | Pembangunan gedung Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) dengan Perabotnya di SDN 173206 Sibingke, Kecamatan Pangaribuan, Kabupaten Tapanuli Utara, yang dibiayai melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun Anggaran 2024 senilai Rp120 juta, kini menjadi sorotan publik.</p></blockquote>
<p>Investigasi dari Dewan Pimpinan Wilayah Lembaga Investigasi Dan Informasi Kemasyarakatan (DPW LIDIK Sumut) mengungkap sejumlah kejanggalan dalam pelaksanaannya.</p>
<p>Ketua DPW LIDIK Sumut, J. Frist Manalu, S.Kom, menyebutkan bahwa berdasarkan penelusuran tim investigasi mereka di lapangan, pembangunan yang seharusnya dilakukan dari nol ternyata hanya berupa pekerjaan rehabilitasi.</p>
<p>“Pekerjaan ini kan swakelola, tapi menurut informasi yang kami dapat bahwa tukang yang mengerjakan bukan warga lokal, melainkan dari luar Desa Sibingke. Lalu yang disebut pembangunan itu ternyata hanya menyambung dari bangunan lama, bukan dari awal seperti yang semestinya,” tegas J. Frist pada Sabtu (18/7/2025).</p>
<p>Ia menambahkan, tiang bangunan lama tidak dibongkar melainkan disambung, bahkan sloof atas pintu tidak menggunakan besi sebagaimana standar konstruksi.</p>
<p>Hal ini mengindikasikan adanya pelanggaran teknis dan dugaan penyimpangan anggaran.</p>
<p>“Ini sudah masuk dalam kategori pembohongan publik,” ujarnya lantang.</p>
<p>“Rencana Anggaran Biaya (RAB) jelas, tapi realisasi di lapangan jauh dari yang direncanakan.”</p>
<p>Bangunan lama yang semestinya dibongkar total justru hanya diperbarui sebagian, lalu dilanjutkan dengan sambungan bangunan baru.</p>
<p>Kondisi ini menimbulkan pertanyaan besar terkait transparansi, akuntabilitas, serta pengawasan dari pihak terkait.</p>
<p>DPW LIDIK Sumut mendorong agar aparat penegak hukum dan instansi teknis segera melakukan audit menyeluruh atas proyek tersebut, demi menjaga integritas pelaksanaan DAK dan kepercayaan masyarakat terhadap pembangunan pendidikan di daerah.</p>
<p>“Kami tidak tinggal diam. Kegiatan seperti ini merugikan negara dan mengkhianati harapan anak-anak didik kita yang seharusnya mendapat fasilitas yang layak,” tutup J. Frist.</p>
<p>Hingga berita ini diturunkan, Redi Siregar Kepala SDN 173206 Sibingke ketika dikonfirmasi tidak bisa menjawab dan memberikan keterangan terkait hasil temuan tersebut.</p>
<p>Artikel <a href="https://livesumut.com/2025/07/19/dpw-lidik-sumut-pembangunan-uks-sdn-173206-sibingke-rp120-juta-diduga-bukan-bangunan-baru/">DPW LIDIK Sumut: Pembangunan UKS SDN 173206 Sibingke Rp120 Juta Diduga Bukan Bangunan Baru</a> pertama kali tampil pada <a href="https://livesumut.com">LIVESUMUT.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://livesumut.com/2025/07/19/dpw-lidik-sumut-pembangunan-uks-sdn-173206-sibingke-rp120-juta-diduga-bukan-bangunan-baru/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
