<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Forum Publik Arsip - LIVESUMUT.com</title>
	<atom:link href="https://livesumut.com/tag/forum-publik/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://livesumut.com/tag/forum-publik/</link>
	<description>&#34;Mengungkap Informasi &#38; Inspirasi&#34;</description>
	<lastBuildDate>Tue, 27 May 2025 09:05:32 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.3</generator>

<image>
	<url>https://livesumut.com/wp-content/uploads/2025/09/1002442469-removebg-preview-1-80x80.png</url>
	<title>Forum Publik Arsip - LIVESUMUT.com</title>
	<link>https://livesumut.com/tag/forum-publik/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Warga Toba Desak Sanksi Sosial bagi Pelaku Kekerasan Seksual dalam Forum Dinsos</title>
		<link>https://livesumut.com/2025/05/27/warga-toba-desak-sanksi-sosial-bagi-pelaku-kekerasan-seksual-dalam-forum-dinsos/</link>
					<comments>https://livesumut.com/2025/05/27/warga-toba-desak-sanksi-sosial-bagi-pelaku-kekerasan-seksual-dalam-forum-dinsos/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[By : Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 27 May 2025 09:05:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Sosial]]></category>
		<category><![CDATA[Forum Publik]]></category>
		<category><![CDATA[Kekerasan Seksual]]></category>
		<category><![CDATA[Toba]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://livesumut.com/?p=6986</guid>

					<description><![CDATA[<p>Toba, LIVESUMUT.com &#8211; Dinas Sosial Kabupaten Toba menggelar...</p>
<p>Artikel <a href="https://livesumut.com/2025/05/27/warga-toba-desak-sanksi-sosial-bagi-pelaku-kekerasan-seksual-dalam-forum-dinsos/">Warga Toba Desak Sanksi Sosial bagi Pelaku Kekerasan Seksual dalam Forum Dinsos</a> pertama kali tampil pada <a href="https://livesumut.com">LIVESUMUT.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p><strong>Toba, LIVESUMUT.com</strong> &#8211; Dinas Sosial Kabupaten Toba menggelar Forum Konsultasi Publik sebagai sarana menampung aspirasi masyarakat terhadap pelayanan sosial yang diberikan pemerintah.</p></blockquote>
<p>Kegiatan ini berlangsung di SMP Negeri 2 Balige, Selasa (27/5/2025), dan dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat serta jajaran pemerintahan.</p>
<p>Sekretaris Daerah Kabupaten Toba, Augus Sitorus, dalam sambutannya menegaskan pentingnya transparansi dan evaluasi dalam pelayanan publik.</p>
<p>Ia membuka ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan kritik dan masukan secara terbuka.</p>
<p>&#8220;Inilah momennya kita berinteraksi. Bisa saja layanan itu tidak adil atau tidak berkualitas. Tolong sampaikan apa-apa saja yang belum terlaksana dengan baik. Bisa saja yang layak menerima tetapi tidak menerima, sebaliknya yang tidak layak menerima justru mendapat bantuan,&#8221; ujar Sekda sebelum secara resmi membuka forum diskusi tersebut.</p>
<p>Dinas Sosial juga memaparkan 26 jenis PPKS (Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial) sebagaimana diatur dalam Permensos Nomor 5 Tahun 2019.</p>
<p>Jenis-jenis PPKS yang dipaparkan mencakup anak-anak terlantar, lanjut usia terlantar, penyandang disabilitas, korban kekerasan, hingga komunitas adat terpencil.</p>
<p>Dari total 26 jenis tersebut, beberapa kategori tidak ditemukan kasusnya di Kabupaten Toba.</p>
<p>Namun, sorotan utama diskusi publik kali ini datang dari masyarakat yang menyoroti penanganan kasus kekerasan seksual.</p>
<p>Warga menyuarakan desakan agar pelaku kekerasan seksual diberikan sanksi sosial dan tidak dilindungi atau ditutupi identitasnya.</p>
<p>&#8220;Ada yang meminta agar pelakunya dipublish bahkan diberi sanksi sosial. Jangan ditutupi. Misalnya, jika pelaku sudah orang tua, maka saat meninggal tidak menjalankan adat saur matua atau sari matua,&#8221; ungkap Sekretaris Dinas Sosial, Adil Manurung.</p>
<p>&#8220;Itu salah satu masukan yang disampaikan peserta,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Forum ini menjadi wadah penting bagi pemerintah daerah untuk menyerap aspirasi dan memperbaiki sistem pelayanan sosial, serta mempertegas komitmen dalam menangani isu-isu sensitif seperti kekerasan seksual secara lebih tegas dan terbuka.</p>
<p>Artikel <a href="https://livesumut.com/2025/05/27/warga-toba-desak-sanksi-sosial-bagi-pelaku-kekerasan-seksual-dalam-forum-dinsos/">Warga Toba Desak Sanksi Sosial bagi Pelaku Kekerasan Seksual dalam Forum Dinsos</a> pertama kali tampil pada <a href="https://livesumut.com">LIVESUMUT.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://livesumut.com/2025/05/27/warga-toba-desak-sanksi-sosial-bagi-pelaku-kekerasan-seksual-dalam-forum-dinsos/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
