<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Laporan Polisi Arsip - LIVESUMUT.com</title>
	<atom:link href="https://livesumut.com/tag/laporan-polisi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://livesumut.com/tag/laporan-polisi/</link>
	<description>&#34;Mengungkap Informasi &#38; Inspirasi&#34;</description>
	<lastBuildDate>Wed, 15 Apr 2026 03:58:56 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1</generator>

<image>
	<url>https://livesumut.com/wp-content/uploads/2025/09/1002442469-removebg-preview-1-80x80.png</url>
	<title>Laporan Polisi Arsip - LIVESUMUT.com</title>
	<link>https://livesumut.com/tag/laporan-polisi/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Lerai Keributan, Pria di Siantar Jadi Korban Pengeroyokan dan Lapor Polisi</title>
		<link>https://livesumut.com/2026/04/15/lerai-keributan-pria-di-siantar-jadi-korban-pengeroyokan-dan-lapor-polisi/</link>
					<comments>https://livesumut.com/2026/04/15/lerai-keributan-pria-di-siantar-jadi-korban-pengeroyokan-dan-lapor-polisi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[By : Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 15 Apr 2026 03:58:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Jalan Merpati]]></category>
		<category><![CDATA[korban pengeroyokan]]></category>
		<category><![CDATA[kriminal Siantar]]></category>
		<category><![CDATA[Laporan Polisi]]></category>
		<category><![CDATA[pengeroyokan Siantar]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Pematangsiantar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://livesumut.com/?p=15063</guid>

					<description><![CDATA[<p>PEMATANGSIANTAR, LIVESUMUT.com – Niat melerai keributan justru berujung petaka...</p>
<p>Artikel <a href="https://livesumut.com/2026/04/15/lerai-keributan-pria-di-siantar-jadi-korban-pengeroyokan-dan-lapor-polisi/">Lerai Keributan, Pria di Siantar Jadi Korban Pengeroyokan dan Lapor Polisi</a> pertama kali tampil pada <a href="https://livesumut.com">LIVESUMUT.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>PEMATANGSIANTAR, LIVESUMUT.com</strong> – Niat melerai keributan justru berujung petaka bagi seorang warga Kota Pematangsiantar, Radiansyah (46). Ia menjadi korban dugaan pengeroyokan dan akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke Polres Pematangsiantar.</p>
<p>Warga Jalan Rakuta Sembiring, Gang Metro, Kelurahan Naga Pita, Kecamatan Siantar Martoba itu resmi membuat laporan yang telah teregister dengan nomor: LP/B/199/IV/2026/SPKT/Polres Pematang Siantar/Polda Sumatera Utara, tertanggal Senin (13/04/2026) sekitar pukul 16.47 WIB.</p>
<p>Dalam laporan tersebut, peristiwa dugaan pengeroyokan terjadi pada Sabtu malam (11/04/2026) di kawasan Jalan Merpati, Kecamatan Siantar Barat, Kota Pematangsiantar.</p>
<p>Berdasarkan keterangan dalam laporan polisi, kejadian bermula saat pelapor berada di sebuah kedai di depan rumah makan Merpati. Saat itu, ia mencoba melerai keributan dan mengamankan dua temannya, yakni Hutapri Sinuaji dan Irwansyah Daulay, dengan menggunakan sepeda motor menuju arah Jalan Rajawali.</p>
<p>Namun, setibanya di persimpangan Jalan Merpati, Irwansyah Daulay terjatuh setelah diduga ditarik oleh seseorang berinisial J yang disebut sebagai terlapor.</p>
<p>Pelapor kemudian tetap melanjutkan perjalanan dengan membawa satu temannya, Hutapri. Tidak lama kemudian, pelapor kembali ke lokasi kejadian bersama sejumlah rekannya, tepatnya di depan rumah makan Merpati.</p>
<p>Di lokasi tersebut, pelapor mengaku menjadi korban pengeroyokan. Ia diduga dipukuli oleh seseorang berinisial J bersama beberapa rekannya, yang saat itu terlihat membawa kayu dan alat lainnya. Sementara itu, teman-teman pelapor melarikan diri dari lokasi kejadian.</p>
<p>Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka-luka di bagian tubuh, terutama di atas pinggang. Merasa dirugikan, korban akhirnya melaporkan kejadian yang dialaminya ke Polres Pematangsiantar.</p>
<p>Kasus dugaan pengeroyokan ini kini tengah dalam penanganan pihak kepolisian. Polisi diharapkan segera melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap para pelaku serta motif di balik kejadian tersebut.</p>
<p>Artikel <a href="https://livesumut.com/2026/04/15/lerai-keributan-pria-di-siantar-jadi-korban-pengeroyokan-dan-lapor-polisi/">Lerai Keributan, Pria di Siantar Jadi Korban Pengeroyokan dan Lapor Polisi</a> pertama kali tampil pada <a href="https://livesumut.com">LIVESUMUT.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://livesumut.com/2026/04/15/lerai-keributan-pria-di-siantar-jadi-korban-pengeroyokan-dan-lapor-polisi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tak Punya Brimo, Nasabah BRI Warga Padangsidimpuan Kehilangan Rp579 Juta dan Laporkan ke Polisi</title>
		<link>https://livesumut.com/2025/08/21/tak-punya-brimo-nasabah-bri-padangsidimpuan-kehilangan-rp579-juta-dan-laporkan-ke-polisi/</link>
					<comments>https://livesumut.com/2025/08/21/tak-punya-brimo-nasabah-bri-padangsidimpuan-kehilangan-rp579-juta-dan-laporkan-ke-polisi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[By : Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 21 Aug 2025 14:03:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[BRI]]></category>
		<category><![CDATA[BRI Unit Willem Iskandar]]></category>
		<category><![CDATA[Laporan Polisi]]></category>
		<category><![CDATA[Pembobolan Rekening]]></category>
		<category><![CDATA[Uang Raib]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://livesumut.com/?p=9306</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padangsidimpuan, LIVESUMUT.com &#124; Keamanan perbankan kembali menjadi sorotan...</p>
<p>Artikel <a href="https://livesumut.com/2025/08/21/tak-punya-brimo-nasabah-bri-padangsidimpuan-kehilangan-rp579-juta-dan-laporkan-ke-polisi/">Tak Punya Brimo, Nasabah BRI Warga Padangsidimpuan Kehilangan Rp579 Juta dan Laporkan ke Polisi</a> pertama kali tampil pada <a href="https://livesumut.com">LIVESUMUT.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p><strong>Padangsidimpuan, LIVESUMUT.com</strong> | Keamanan perbankan kembali menjadi sorotan setelah seorang nasabah Bank Rakyat Indonesia (BRI) kehilangan tabungannya senilai Rp579,3 juta hanya dalam waktu lima menit.</p></blockquote>
<p>Peristiwa ini menimpa Rudi Siregar, warga Padangsidimpuan Selatan, Sumatera Utara, yang sudah menjadi nasabah BRI Unit Willem Iskandar Medan sejak 2016.</p>
<p>Rudi mengaku sangat kecewa dan merasa dikhianati oleh pihak bank yang selama ini ia percayai untuk menyimpan dananya dengan aman.</p>
<p>“Saya tidak pernah punya akun Brimo, tapi rekening saya dibobol lewat aplikasi itu. Anehnya, saat tabungan saya disedot, tidak ada satu pun kode OTP masuk ke email atau SMS banking saya. Bagaimana mungkin sistem bank sebesar BRI bisa jebol begitu saja? Ini jelas ada kebocoran data,” kata Rudi dengan nada tegas, Selasa (12/08/2025).</p>
<p>Menurut catatan transaksi resmi BRI, aksi pembobolan terjadi pada 23 Juli 2025.</p>
<figure id="attachment_9308" aria-describedby="caption-attachment-9308" style="width: 1600px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-9308" src="https://livesumut.com/wp-content/uploads/2025/08/IMG-20250821-WA0050.jpg" alt="" width="1600" height="1200" /><figcaption id="caption-attachment-9308" class="wp-caption-text">Foto: Rudi Siregar (tengah).</figcaption></figure>
<p>Empat kali transfer mencurigakan dilakukan dalam rentang waktu 10.21–10.25 WIB, dan uang ratusan juta rupiah langsung mengalir ke rekening atas nama Diki Firmansyah, Kartini, dan Nbmb Nispidja.</p>
<p>Yang lebih janggal, Rudi menyebut limit transaksi rekeningnya hanya Rp20 juta.</p>
<p>“Pernah saya coba transfer Rp30 juta ke rekening istri saja tidak bisa. Tapi kok uang saya bisa ditarik sampai ratusan juta dalam sekali jalan? Saya menduga ada keterlibatan oknum di dalam,” tegasnya.</p>
<p>Merasa dizalimi, Rudi langsung melayangkan somasi ke pihak BRI pada 1 Agustus 2025.</p>
<p>Namun, pertemuan yang dilakukan tidak menghasilkan solusi berarti.</p>
<p>“Saya minta SOP dan penjelasan resmi, tapi mereka hanya berputar-putar tanpa jawaban jelas. Sampai sekarang belum ada tanggung jawab nyata,” ujarnya.</p>
<p>Kasus ini pun telah dilaporkan ke Polres Padangsidimpuan dengan nomor laporan STTPL/B/343/VII/2025/SPKT/POLRES PADANGSIDIMPUAN/POLDA SUMUT.</p>
<p>Pihak kepolisian kini melibatkan Polda Sumut karena peristiwa ini tergolong kejahatan siber (cyber crime).</p>
<p>Hingga berita ini diterbitkan, pihak BRI Cabang Padangsidimpuan belum memberikan konfirmasi resmi.</p>
<p>Pihak bank hanya menyampaikan bahwa pimpinan cabang sedang berada di luar kota.</p>
<p>Rudi berharap uangnya segera diganti penuh oleh pihak BRI.</p>
<p>“Ini bukan sekadar kerugian materi, tapi juga kehancuran kepercayaan masyarakat terhadap BRI. Kalau bank sebesar ini tidak bisa menjamin keamanan nasabah, untuk apa orang menabung?” pungkasnya.</p>
<p>Artikel <a href="https://livesumut.com/2025/08/21/tak-punya-brimo-nasabah-bri-padangsidimpuan-kehilangan-rp579-juta-dan-laporkan-ke-polisi/">Tak Punya Brimo, Nasabah BRI Warga Padangsidimpuan Kehilangan Rp579 Juta dan Laporkan ke Polisi</a> pertama kali tampil pada <a href="https://livesumut.com">LIVESUMUT.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://livesumut.com/2025/08/21/tak-punya-brimo-nasabah-bri-padangsidimpuan-kehilangan-rp579-juta-dan-laporkan-ke-polisi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Komentar Akun Ratna R Lubis di Facebook Diduga Penghinaan, Para Wartawan Lapor ke Polisi</title>
		<link>https://livesumut.com/2025/06/11/komentar-akun-ratna-r-lubis-di-facebook-diduga-penghinaan-17-wartawan-lapor-ke-polisi/</link>
					<comments>https://livesumut.com/2025/06/11/komentar-akun-ratna-r-lubis-di-facebook-diduga-penghinaan-17-wartawan-lapor-ke-polisi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[By : Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 11 Jun 2025 12:04:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Akun Facebook]]></category>
		<category><![CDATA[Jurnalis]]></category>
		<category><![CDATA[Laporan Polisi]]></category>
		<category><![CDATA[Ratna R Lubis]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://livesumut.com/?p=7273</guid>

					<description><![CDATA[<p>Tapanuli Utara, LIVESUMUT.com – Para wartawan dari berbagai...</p>
<p>Artikel <a href="https://livesumut.com/2025/06/11/komentar-akun-ratna-r-lubis-di-facebook-diduga-penghinaan-17-wartawan-lapor-ke-polisi/">Komentar Akun Ratna R Lubis di Facebook Diduga Penghinaan, Para Wartawan Lapor ke Polisi</a> pertama kali tampil pada <a href="https://livesumut.com">LIVESUMUT.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p><strong>Tapanuli Utara, LIVESUMUT.com</strong> – Para wartawan dari berbagai media di Kabupaten Tapanuli Utara dan Humbang Hasundutan resmi melaporkan akun Facebook bernama Ratna R Lubis (Mom bagas) ke Polres Tapanuli Utara pada Selasa (10/6/2025).</p></blockquote>
<p>Laporan tersebut terkait dugaan penghinaan terhadap profesi jurnalis melalui komentar terbuka oleh Ratna R Lubis, di unggahan video Facebook akun Jusniar Pasaribu dengan caption Korban bully an.</p>
<p>Unggahan tersebut menampilkan sebuah video yang memperlihatkan seorang Mantri BRI Unit Doloksanggul yang telah meninggal dunia.</p>
<p>Sebelumnya, almarhumah yang merupakan pegawai BRI tersebut sempat diberitakan di sejumlah media terkait aktivitas penagihan.</p>
<p>Komentar yang menjadi sorotan berbunyi: “Dek Nurrrr 😭😭😭, Semoga arwahmu diterima disisi Tuhan..Buat keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan, tuntut balik nasabah, wartawan dan advokatnya,,,jangan lepaskan nasabah, wartawan, dan advokatnya biar jgn merajalela.Membayar hutang TDK sanggup, membayar wartawan sanggup.”</p>
<figure id="attachment_7276" aria-describedby="caption-attachment-7276" style="width: 706px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-full wp-image-7276" src="https://livesumut.com/wp-content/uploads/2025/06/Screenshot_2025_0611_183415.jpg" alt="" width="706" height="844" /><figcaption id="caption-attachment-7276" class="wp-caption-text">Foto: Komentar akun Ratna R Lubis yang membuat wartawan keberatan.</figcaption></figure>
<p>Pernyataan itu dinilai sangat merendahkan profesi dan membuat wartawan merasa keberatan.</p>
<p>Komentar ini juga dinilai dapat menciptakan persepsi keliru di tengah publik, seolah-olah wartawan bisa “dibayar” untuk kepentingan tertentu.</p>
<p>Komentar tersebut dianggap mencoreng martabat jurnalis secara kolektif dan mengganggu kepercayaan masyarakat terhadap media sebagai pilar keempat demokrasi.</p>
<p>Laporan resmi dibuat oleh jurnalis Mardiono Simanjuntak mewakili 17 wartawan yang merasa nama baik profesinya telah dilecehkan.</p>
<p>Laporan tersebut tercatat dengan Surat Tanda Terima Laporan Polisi (STTLP) Nomor: STTLP/97/VI/2025/SPKT/POLRES TAPANULI UTARA/POLDA SUMUT.</p>
<p>“Pernyataan itu sangat menyakitkan dan mencemarkan citra profesi kami. Kami bekerja berdasarkan kode etik jurnalistik dan Undang-Undang Pers. Tuduhan semacam ini tidak bisa dibiarkan,” tegas Mardiono di Mapolres Taput.</p>
<p>Aleng Simanjuntak, S.H., selaku kuasa hukum dari para wartawan pelapor, memastikan bahwa laporan telah diterima secara sah oleh pihak Polres Tapanuli Utara.</p>
<p>“Saya pastikan bahwa laporan polisi atas dugaan penghinaan terhadap profesi wartawan ini telah diterima oleh Polres Tapanuli Utara. Kami berharap pihak penyidik segera menindaklanjuti laporan ini sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” ungkap Aleng kepada wartawan di sela-sela pertemuan di Kantor Aliansi Pers Humbang Hasundutan, Doloksanggul, Rabu (11/6/2025).</p>
<p>Ia juga menekankan pentingnya menjaga kehormatan profesi jurnalis dari berbagai bentuk ujaran fitnah di era keterbukaan informasi.</p>
<p>Para pelapor berasal dari 17 wartawan dari media berbeda, antara lain:</p>
<p>1. Media Putra Bhayangkara</p>
<p>2. Media Straightnews.id</p>
<p>3. Media LIVESUMUT.com</p>
<p>4. Indonesia Hari Ini</p>
<p>5. FocusNews</p>
<p>6. Sinar Indonesia Baru</p>
<p>7. Media Gapura News</p>
<p>8. Media Rakyat Nusantara</p>
<p>9. Media Indonesia.com</p>
<p>10. Media Top Berita.co.id</p>
<p>11. Detak Kompas News.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Laporan tersebut diterima secara langsung oleh AIPTU RK Simanjuntak, S.H., Kanit I SPKT Polres Taput, mewakili Kapolres Tapanuli Utara.</p>
<p>Seorang wartawan lain yang turut hadir menegaskan bahwa langkah hukum ini bukanlah serangan pribadi, melainkan bentuk pembelaan terhadap institusi pers.</p>
<p>“Ini bukan hanya soal kami sebagai individu, tapi juga menyangkut nama baik institusi pers yang harus dilindungi dari bentuk penghinaan atau fitnah,” ujarnya.</p>
<p>Para wartawan berharap agar laporan ini ditindaklanjuti secara profesional oleh pihak berwenang, guna menegakkan keadilan serta menjaga marwah jurnalisme di Indonesia.</p>
<p>Artikel <a href="https://livesumut.com/2025/06/11/komentar-akun-ratna-r-lubis-di-facebook-diduga-penghinaan-17-wartawan-lapor-ke-polisi/">Komentar Akun Ratna R Lubis di Facebook Diduga Penghinaan, Para Wartawan Lapor ke Polisi</a> pertama kali tampil pada <a href="https://livesumut.com">LIVESUMUT.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://livesumut.com/2025/06/11/komentar-akun-ratna-r-lubis-di-facebook-diduga-penghinaan-17-wartawan-lapor-ke-polisi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
