<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Polres Sergai Arsip - LIVESUMUT.com</title>
	<atom:link href="https://livesumut.com/tag/polres-sergai/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://livesumut.com/tag/polres-sergai/</link>
	<description>&#34;Mengungkap Informasi &#38; Inspirasi&#34;</description>
	<lastBuildDate>Sun, 12 Apr 2026 03:42:22 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://livesumut.com/wp-content/uploads/2025/09/1002442469-removebg-preview-1-80x80.png</url>
	<title>Polres Sergai Arsip - LIVESUMUT.com</title>
	<link>https://livesumut.com/tag/polres-sergai/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Pemeriksaan Senpi di Polres Sergai, Ada Catatan Penting dari Propam</title>
		<link>https://livesumut.com/2026/04/12/pemeriksaan-senpi-di-polres-sergai-ada-catatan-penting-dari-propam/</link>
					<comments>https://livesumut.com/2026/04/12/pemeriksaan-senpi-di-polres-sergai-ada-catatan-penting-dari-propam/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[By : Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 12 Apr 2026 03:42:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[TNI/Polri]]></category>
		<category><![CDATA[Pemeriksaan Senpi]]></category>
		<category><![CDATA[Pengawasan Internal]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Sergai]]></category>
		<category><![CDATA[Propam Polda Sumut]]></category>
		<category><![CDATA[Senjata Api Dinas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://livesumut.com/?p=14960</guid>

					<description><![CDATA[<p>Serdang Bedagai, LIVESUMUT.com – Seksi Profesi dan Pengamanan...</p>
<p>Artikel <a href="https://livesumut.com/2026/04/12/pemeriksaan-senpi-di-polres-sergai-ada-catatan-penting-dari-propam/">Pemeriksaan Senpi di Polres Sergai, Ada Catatan Penting dari Propam</a> pertama kali tampil pada <a href="https://livesumut.com">LIVESUMUT.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Serdang Bedagai, LIVESUMUT.com </strong>– Seksi Profesi dan Pengamanan (Si Propam) Polres Serdang Bedagai mendampingi Subdit Provos Bid Propam Polda Sumatera Utara dalam kegiatan pemeriksaan senjata api (senpi) dinas jajaran Polres Sergai, Kamis (09/04/2026) mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai.</p>
<p>Pemeriksaan dilakukan di penjagaan Satuan Samapta serta gudang senpi di Bagian Logistik Polres Serdang Bedagai. Kegiatan ini dipimpin oleh AKP O. Simanjuntak selaku Paurbinplin Bid Propam Polda Sumut, bersama tim yang terdiri dari AKP Muhamad Rony, S.H., M.H (Kasi Propam), IPDA Olo F. Munthe, S.H (Kanit Provos), AIPTU Ahmad Pranoto, S.H (Banit Paminal), dan Brigadir Hendra C. Tarigan (Banit Hartib Subdit Provos Bid Propam Polda Sumut).</p>
<p>Dalam pemeriksaan tersebut, tim Propam tidak hanya melakukan pengecekan fisik senpi, tetapi juga memberikan sejumlah catatan penting sebagai bahan evaluasi dan peningkatan pengelolaan inventaris senjata di lingkungan Polres Sergai.</p>
<p>Pada Satuan Samapta, petugas diminta agar nomor registrasi senpi dimasukkan ke dalam buku mutasi sebagai bukti administrasi bahwa senjata tersebut merupakan inventaris resmi di penjagaan.</p>
<p>Sementara itu, di Bagian Logistik, ditemukan beberapa hal yang perlu segera dibenahi. Di antaranya, pintu gudang senpi yang baru menggunakan satu gembok agar ditingkatkan menjadi dua lapis pengamanan. Selain itu, ruangan gudang senpi juga direkomendasikan dilengkapi pendingin ruangan (AC) dan kamera pengawas (CCTV).</p>
<p>Penataan senpi di dalam gudang juga menjadi perhatian, di mana senjata diminta disusun sesuai jenis dan merek. Penerangan ruangan juga harus dimaksimalkan untuk mendukung keamanan dan kemudahan pengawasan. Untuk amunisi, petugas diminta menyimpannya dalam kotak khusus dan diberi label sesuai jenis senjata.</p>
<p>Di sisi lain, pemeriksaan pada Satuan Narkoba dan Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) tidak menemukan adanya pelanggaran maupun catatan khusus.</p>
<p>Pengecekan juga dilakukan di sejumlah Polsek jajaran, antara lain Polsek Firdaus, Teluk Mengkudu, Perbaungan, Tanjung Beringin, Dolok Masihul, Kotarih, dan Pantai Cermin. Secara umum, arahan yang diberikan serupa, yakni agar setiap nomor registrasi senpi dicatat dalam buku mutasi sebagai bukti sah inventaris di masing-masing Polsek.</p>
<p>Dari hasil pemeriksaan, seluruh senpi di Polres Serdang Bedagai dinyatakan dalam kondisi lengkap. Rinciannya, senjata jenis revolver tercatat sebanyak 235 pucuk, terdiri dari 228 dalam kondisi baik dan 7 rusak ringan. Untuk pistol kaliber 9 mm jenis HS sebanyak 7 pucuk seluruhnya dalam kondisi baik. Sementara senpi bahu jenis SS1 V1 dan SS1 V2 berjumlah 50 pucuk, seluruhnya juga dalam kondisi baik.</p>
<p>Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pengawasan internal untuk memastikan penggunaan dan penyimpanan senjata api dinas tetap sesuai prosedur, serta meminimalisir potensi penyalahgunaan di lapangan.</p>
<p>Artikel <a href="https://livesumut.com/2026/04/12/pemeriksaan-senpi-di-polres-sergai-ada-catatan-penting-dari-propam/">Pemeriksaan Senpi di Polres Sergai, Ada Catatan Penting dari Propam</a> pertama kali tampil pada <a href="https://livesumut.com">LIVESUMUT.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://livesumut.com/2026/04/12/pemeriksaan-senpi-di-polres-sergai-ada-catatan-penting-dari-propam/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Terungkap, Penculik Balita di Serdang Bedagai Ternyata Pembunuh Nenek Korban</title>
		<link>https://livesumut.com/2026/03/17/terungkap-penculik-balita-di-serdang-bedagai-ternyata-pembunuh-nenek-korban/</link>
					<comments>https://livesumut.com/2026/03/17/terungkap-penculik-balita-di-serdang-bedagai-ternyata-pembunuh-nenek-korban/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[By : Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 17 Mar 2026 08:25:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[kasus kriminal Serdang Bedagai]]></category>
		<category><![CDATA[Pembunuhan]]></category>
		<category><![CDATA[pembunuhan nenek di Sergai]]></category>
		<category><![CDATA[Penculikan]]></category>
		<category><![CDATA[penculikan balita Sergai]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Sergai]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://livesumut.com/?p=14350</guid>

					<description><![CDATA[<p>SERDANG BEDAGAI – Kasus penculikan seorang balita di...</p>
<p>Artikel <a href="https://livesumut.com/2026/03/17/terungkap-penculik-balita-di-serdang-bedagai-ternyata-pembunuh-nenek-korban/">Terungkap, Penculik Balita di Serdang Bedagai Ternyata Pembunuh Nenek Korban</a> pertama kali tampil pada <a href="https://livesumut.com">LIVESUMUT.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SERDANG BEDAGAI</strong> – Kasus penculikan seorang balita di Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Sumatera Utara, akhirnya terungkap setelah penyelidikan polisi menemukan fakta mengejutkan. Peristiwa tersebut ternyata berkaitan dengan pembunuhan terhadap nenek korban. Dua orang pelaku kini telah diamankan oleh Satreskrim Polres Sergai.</p>
<p>Dalam Press Release Polres Serdang Bedagai pada Selasa (17/3/2025), kasus ini bermula dari laporan penculikan yang tercatat dalam LP/B/88/II/2026/SPKT.SAT RESKRIM/POLRES SERGAI POLDA SUMUT, tertanggal 7 Maret 2026. Pelapor adalah Efendi (64), seorang buruh harian lepas yang tinggal di Dusun V Desa Pulau Gambar, Kecamatan Serba Jadi, Kabupaten Serdang Bedagai.</p>
<p>Korban penculikan adalah cucunya, Fitrianti alias Fitri (3), yang hilang setelah diambil oleh pelaku dari depan rumahnya saat sedang bermain.</p>
<p>Dalam pengungkapan kasus ini, polisi menetapkan dua tersangka yakni Anita alias Utet (49), seorang ibu rumah tangga warga Dusun V Desa Pulau Gambar, serta Zulkifli alias Kifli (30), seorang kuli bangunan yang tinggal di Jalan Karya Gang Naruto, Kelurahan Karang Berombak, Kecamatan Medan Barat, Kota Medan.</p>
<p>Keduanya diduga terlibat dalam penculikan balita tersebut sekaligus pembunuhan terhadap nenek korban, Irawati alias Ira (58).</p>
<p><strong>Kronologi Penculikan</strong></p>
<p>Berdasarkan hasil penyelidikan, penculikan terjadi pada Minggu, 8 Februari 2026 sekitar pukul 15.00 WIB di Dusun V Desa Pulau Gambar, Kecamatan Serba Jadi.</p>
<p>Saat itu, pelaku Anita alias Utet mengambil korban Fitrianti yang sedang bermain di depan rumahnya. Anak tersebut kemudian diserahkan kepada Zulkifli alias Kifli, yang diketahui merupakan ayah tiri korban.</p>
<p>Setelah itu, Anita mengantar Zulkifli dan korban menggunakan sepeda motor menuju wilayah Galang, Kabupaten Deli Serdang. Setibanya di sana, Zulkifli membawa korban ke rumah orang tuanya di Jalan Karya, Kota Medan. Korban berada di rumah tersebut hingga 15 Februari 2026.</p>
<p>Pada 16 Februari 2026, keduanya sempat sepakat untuk mengembalikan korban kepada kakeknya, Efendi, setelah ibu Zulkifli menilai keberadaan anak tersebut akan menyulitkan mereka. Namun rencana tersebut tidak terlaksana karena Anita membawa korban tanpa memberi tahu Zulkifli.</p>
<p>Keesokan harinya, 17 Februari 2026, Zulkifli menghubungi Anita melalui video call untuk memastikan apakah korban telah dikembalikan. Ternyata korban masih bersama Anita di kawasan Jalan Karya Ujung, Kota Medan. Zulkifli kemudian menyusul mereka dan membawa kembali Anita serta korban ke rumah orang tuanya.</p>
<p>Pada 18 Februari 2026 sekitar pukul 11.00 WIB, Anita kembali membawa korban pergi meninggalkan rumah Zulkifli. Ia sempat tinggal selama dua hari di rumah seseorang bernama Ajo yang dikenalnya dari seorang penjual bakso. Bahkan pada 19 Februari 2026, Anita menikah dengan Ajo.</p>
<p>Namun pada 20 Februari 2026, ia meninggalkan rumah tersebut bersama korban. Sehari kemudian, 21 Februari 2026, Anita menitipkan Fitrianti kepada pasangan Hotman Ryadi Harahap dan Nurtianna Tumanggor. Kepada pasangan tersebut, Anita mengaku bahwa korban adalah anak kandungnya dan mengatakan akan pergi bekerja.</p>
<p>Setelah itu, Anita kembali ke rumahnya di Dusun V Desa Pulau Gambar.</p>
<p><strong>Pelaku Sempat Melarikan Diri</strong></p>
<p>Pada 6 Maret 2026, kedua pelaku berusaha melarikan diri dengan menggunakan sepeda milik warga menuju Kota Galang. Namun di tengah perjalanan, mereka bertemu dengan masyarakat yang telah mengetahui peristiwa tersebut dan berusaha menangkap mereka.</p>
<p>Keduanya kemudian membuang sepeda dan bersembunyi di ruang kelas sebuah TK di Dusun II Pulau Gambar. Saat warga mendekat, Zulkifli berhasil memanjat jendela dan melarikan diri, sementara Anita terjatuh saat mencoba memanjat jendela sehingga berhasil diamankan oleh warga.</p>
<p>Dari penangkapan tersebut, polisi mengamankan barang bukti berupa satu unit handphone merek OPPO warna hitam dan satu lembar surat pernyataan penitipan anak.</p>
<p><strong>Penemuan Mayat Nenek Korban</strong></p>
<p>Di tengah proses penyelidikan kasus penculikan tersebut, polisi menerima laporan penemuan mayat pada Senin, 9 Maret 2026 sekitar pukul 09.00 WIB di Dusun V Desa Pulau Gambar, Kecamatan Serba Jadi.</p>
<p>Korban diketahui bernama Irawati alias Ira (58), seorang ibu rumah tangga yang merupakan nenek dari Fitrianti.</p>
<p>Laporan awal dibuat oleh Polsek Dolok Masihul, kemudian Satreskrim Polres Sergai melakukan penyelidikan lebih lanjut. Dari hasil penyelidikan ditemukan fakta bahwa penemuan mayat tersebut berkaitan dengan kasus penculikan balita yang tengah ditangani.</p>
<p><strong>Zulkifli Ditangkap di Tanah Karo</strong></p>
<p>Tim Opsnal Satreskrim Polres Sergai yang dipimpin Kasat Reskrim AKP Binrod Situngkir, SH, MH kemudian melakukan pengejaran terhadap Zulkifli.</p>
<p>Pada Senin, 16 Maret 2026 sekitar pukul 03.00 WIB, Zulkifli berhasil ditangkap di Bandar Tongging, Kecamatan Merek, Kabupaten Tanah Karo. Ia kemudian dibawa ke Mapolres Sergai untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.</p>
<p>Dalam pemeriksaan tersebut, Zulkifli mengakui bahwa dirinya bersama Anita terlibat dalam pembunuhan terhadap Irawati.</p>
<p><strong>Pembunuhan Dipicu Dendam</strong></p>
<p>Menurut pengakuan Zulkifli kepada penyidik, pembunuhan terjadi pada Jumat, 7 Maret 2026 sekitar pukul 10.30 WIB di rumah Anita.</p>
<p>Saat itu korban datang ke rumah Anita setelah diajak berbicara mengenai keberadaan cucunya, Fitrianti. Namun ketika korban hendak pulang, Anita mendorong korban hingga terjatuh di ruang tamu.</p>
<p>Anita kemudian membalikkan posisi tubuh korban dan mencekiknya. Karena korban masih bergerak, Anita meminta Zulkifli memegang tubuh korban. Anita lalu mengambil tali timba dan kain dari atas lemari.</p>
<p>Tangan dan kaki korban diikat menggunakan tali, sementara Zulkifli membekap mulut dan hidung korban dengan kain hingga korban tidak bernapas dan meninggal dunia.</p>
<p>Motif pembunuhan disebut karena sakit hati. Anita mengaku tersinggung terhadap ucapan Efendi, suami korban, terkait uang yang dikirim oleh ibu korban yang bekerja di Malaysia untuk merawat Fitrianti.</p>
<p><strong>Mayat Dibuang dan Barang Korban Diambil</strong></p>
<p>Setelah memastikan korban meninggal, kedua pelaku sempat mendatangi rumah korban untuk mencari Efendi dengan niat membunuhnya. Namun saat itu Efendi tidak berada di rumah.</p>
<p>Pelaku kemudian masuk ke dalam rumah korban dan mengambil sejumlah dokumen dari lemari, termasuk kartu keluarga, buku tabungan, foto dan paspor. Mereka juga mengambil kotak berisi berbagai perhiasan yang ternyata hanya perhiasan imitasi.</p>
<p>Setelah itu, kedua pelaku kembali ke rumah Anita, mengangkat jasad korban, lalu membuangnya di tempat pembakaran sampah di depan rumah tersebut. Dokumen milik korban kemudian dibakar di belakang rumah sebelum mereka melarikan diri.</p>
<p><strong>Polisi Amankan Barang Bukti</strong></p>
<p>Dalam pengungkapan kasus ini, polisi menyita sejumlah barang bukti, di antaranya sekrap bergagang kuning, kotak perhiasan, 5 kalung, 4 cincin, 19 gelang tangan, 37 anting-anting, 5 bros, 17 manik-manik, serta 5 jarum pentol.</p>
<p>Namun beberapa dokumen milik korban seperti paspor atas nama Irawati dan kartu keluarga atas nama Efendi hingga kini belum ditemukan.</p>
<p><strong>Ancaman Hukuman</strong></p>
<p>Atas perbuatannya, kedua pelaku dijerat Pasal 83 Jo Pasal 76F Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, dengan ancaman pidana penjara maksimal 15 tahun.</p>
<p>Selain itu, keduanya juga dijerat Pasal 458 ayat (1) Jo Pasal 20 huruf C Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP terkait tindak pidana pembunuhan dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.</p>
<p>Kasus ini masih terus didalami oleh Satreskrim Polres Sergai untuk mengungkap kemungkinan adanya fakta lain dalam rangkaian peristiwa tersebut.</p>
<p>Artikel <a href="https://livesumut.com/2026/03/17/terungkap-penculik-balita-di-serdang-bedagai-ternyata-pembunuh-nenek-korban/">Terungkap, Penculik Balita di Serdang Bedagai Ternyata Pembunuh Nenek Korban</a> pertama kali tampil pada <a href="https://livesumut.com">LIVESUMUT.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://livesumut.com/2026/03/17/terungkap-penculik-balita-di-serdang-bedagai-ternyata-pembunuh-nenek-korban/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Buang Bungkus Koran ke Tanah di dekat SPBU, Pria Ini Langsung Ditangkap Polisi Sergai</title>
		<link>https://livesumut.com/2026/03/13/buang-bungkus-koran-ke-tanah-di-dekat-spbu-pria-ini-langsung-ditangkap-polisi-sergai/</link>
					<comments>https://livesumut.com/2026/03/13/buang-bungkus-koran-ke-tanah-di-dekat-spbu-pria-ini-langsung-ditangkap-polisi-sergai/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[By : Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 13 Mar 2026 02:57:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Narkoba]]></category>
		<category><![CDATA[Penangkapan Narkoba]]></category>
		<category><![CDATA[Percut Sei Tuan]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Sergai]]></category>
		<category><![CDATA[Sabu Sei Bamban]]></category>
		<category><![CDATA[Satres Narkoba Polres Sergai]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://livesumut.com/?p=14159</guid>

					<description><![CDATA[<p>Serdang Bedagai, LIVESUMUT.com – Seorang pria ditangkap personel...</p>
<p>Artikel <a href="https://livesumut.com/2026/03/13/buang-bungkus-koran-ke-tanah-di-dekat-spbu-pria-ini-langsung-ditangkap-polisi-sergai/">Buang Bungkus Koran ke Tanah di dekat SPBU, Pria Ini Langsung Ditangkap Polisi Sergai</a> pertama kali tampil pada <a href="https://livesumut.com">LIVESUMUT.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Serdang Bedagai, LIVESUMUT.com </strong>– Seorang pria ditangkap personel Satuan Reserse Narkoba Polres Serdang Bedagai (Sergai) setelah kedapatan membuang bungkusan koran ke tanah di dekat SPBU Sukadamai, Desa Suka Damai, Kecamatan Sei Bamban, Kabupaten Serdang Bedagai.</p>
<p>Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (7/3/2026) sekitar pukul 17.20 WIB. Pria yang diamankan diketahui bernama Pauzan (39), warga Kelurahan Bandar Setia, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang.</p>
<p>Kasat Narkoba Polres Sergai AKP Arif Suhadi melalui Ps Kasi Humas Polres Sergai IPTU L.B. Manulang kepada wartawan, Kamis (12/3/2026), menjelaskan bahwa pengungkapan kasus ini berawal dari informasi masyarakat terkait aktivitas mencurigakan yang diduga berkaitan dengan transaksi narkoba di sekitar SPBU Sukadamai.</p>
<p>“Personel Satres Narkoba menerima informasi dari masyarakat yang dapat dipercaya bahwa di sekitar SPBU Sukadamai sering terjadi aktivitas mencurigakan yang diduga berkaitan dengan transaksi narkotika jenis sabu,” ujar IPTU Manulang.</p>
<p>Menindaklanjuti informasi tersebut, tim Unit 2 Satres Narkoba Polres Sergai yang dipimpin Kanit Iptu Anggiat Sidabutar langsung melakukan penyelidikan dengan mendatangi lokasi yang dimaksud di Jalan Lintas Tebing Tinggi–Medan.</p>
<p>Setibanya di lokasi, petugas menemukan seorang pria dengan ciri-ciri sesuai informasi yang diterima sedang berada di depan kios di samping SPBU Sukadamai.</p>
<p>Saat hendak diamankan, tersangka terlihat membuang sebuah bungkusan koran ke tanah di dekat lokasi tersebut. Petugas kemudian mengambil dan membuka bungkusan itu di hadapan tersangka.</p>
<p>“Setelah diperiksa, bungkusan tersebut berisi plastik klip yang diduga berisi narkotika jenis sabu,” jelas IPTU Manulang.</p>
<p>Petugas kemudian mengamankan tersangka beserta barang bukti untuk proses hukum lebih lanjut di Mapolres Serdang Bedagai.</p>
<p>Dari hasil penangkapan tersebut, polisi menyita sejumlah barang bukti berupa tiga plastik klip transparan ukuran sedang berisi kristal yang diduga narkotika jenis sabu dengan berat bruto 14,55 gram, kertas koran dan tisu yang digunakan untuk membungkus sabu, serta satu unit telepon genggam warna hitam merah merek PIPO.</p>
<p>Berdasarkan keterangan awal kepada petugas, tersangka mengaku membawa sabu tersebut dari wilayah Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang.</p>
<p>Saat ini tersangka telah diamankan di Satres Narkoba Polres Serdang Bedagai untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut serta pengembangan kasus guna mengungkap kemungkinan adanya jaringan peredaran narkotika lainnya.</p>
<p>Artikel <a href="https://livesumut.com/2026/03/13/buang-bungkus-koran-ke-tanah-di-dekat-spbu-pria-ini-langsung-ditangkap-polisi-sergai/">Buang Bungkus Koran ke Tanah di dekat SPBU, Pria Ini Langsung Ditangkap Polisi Sergai</a> pertama kali tampil pada <a href="https://livesumut.com">LIVESUMUT.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://livesumut.com/2026/03/13/buang-bungkus-koran-ke-tanah-di-dekat-spbu-pria-ini-langsung-ditangkap-polisi-sergai/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Polres Sergai Gelar Patroli KRYD: Antisipasi Unjuk Rasa di Perbatasan Sei Bamban – Tebing Tinggi</title>
		<link>https://livesumut.com/2025/09/01/polres-sergai-gelar-patroli-kryd-antisipasi-unjuk-rasa-di-perbatasan-sei-bamban-tebing-tinggi/</link>
					<comments>https://livesumut.com/2025/09/01/polres-sergai-gelar-patroli-kryd-antisipasi-unjuk-rasa-di-perbatasan-sei-bamban-tebing-tinggi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[By : Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 01 Sep 2025 11:05:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[TNI/Polri]]></category>
		<category><![CDATA[Patroli]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Sergai]]></category>
		<category><![CDATA[Unjukrasa]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://livesumut.com/?p=9702</guid>

					<description><![CDATA[<p>Serdang Bedagai, LIVESUMUT.com &#124; Suasana siang di Kecamatan...</p>
<p>Artikel <a href="https://livesumut.com/2025/09/01/polres-sergai-gelar-patroli-kryd-antisipasi-unjuk-rasa-di-perbatasan-sei-bamban-tebing-tinggi/">Polres Sergai Gelar Patroli KRYD: Antisipasi Unjuk Rasa di Perbatasan Sei Bamban – Tebing Tinggi</a> pertama kali tampil pada <a href="https://livesumut.com">LIVESUMUT.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p><strong>Serdang Bedagai, LIVESUMUT.com</strong> | Suasana siang di Kecamatan Sei Bamban, Kabupaten Serdang Bedagai, mendadak lebih ramai dari biasanya.</p></blockquote>
<p>Puluhan personel Kepolisian dari Polres Serdang Bedagai bersama Satpol-PP tampak bersiaga di sejumlah titik strategis.</p>
<p>Langkah ini bukan tanpa alasan, aparat tengah melaksanakan Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) guna mengantisipasi potensi unjuk rasa (unras) yang dikhawatirkan akan melintas dari arah Tebing Tinggi menuju Medan.</p>
<p>Patroli dimulai pukul 11.00 WIB hingga selesai, menyasar Pusat Perbelanjaan Kp. Pon Sei Bamban dan Jembatan Sukadamai Sei Bamban, yang berbatasan langsung dengan Kota Tebing Tinggi.</p>
<p>Lokasi ini dipilih karena dianggap rawan terhadap pergerakan massa maupun potensi penjarahan.</p>
<p>Kabag Ops Polres Sergai, Kompol Hendro Sutarno, yang memimpin apel sebelum patroli, menegaskan tiga arahan penting kepada personelnya.</p>
<p>“Dalam bertindak, jangan bersikap arogan. Utamakan keselamatan, laksanakan penyekatan terhadap masyarakat yang akan melaksanakan aksi unjuk rasa dari wilayah Tebing Tinggi menuju Medan, dan lakukan pengamanan di tempat rawan penjarahan, khususnya pusat pasar atau pertokoan sekitar Kp. Pon,” tegasnya.</p>
<p>Personel yang terlibat tidak hanya dari Polres Sergai, tetapi juga dibantu Satpol-PP, yang siap siaga jika terjadi pergerakan massa.</p>
<p>Sementara itu, Ps. Kasi Humas Polres Sergai, IPTU L. B. Manullang, menegaskan kondisi wilayah masih kondusif.</p>
<p>“Untuk sementara saat ini terpantau situasi Kamtibmas di Kabupaten Serdang Bedagai masih aman dan kondusif. Situasi Kamseltibcar Lantas juga secara umum di wilayah jajaran Polres Serdang Bedagai, khususnya Kecamatan Sei Bamban – Tebing Tinggi, masih lancar dan terkendali,” jelasnya.</p>
<p>Langkah pengamanan ini dilakukan sebagai bentuk antisipasi dini agar tidak terjadi gangguan keamanan yang dapat mengganggu stabilitas wilayah.</p>
<p>Aparat juga memastikan bahwa kegiatan masyarakat tetap berjalan normal tanpa hambatan.</p>
<p>Petugas yang terlibat dalam patroli KRYD ini antara lain:</p>
<ul>
<li>Kabag Ops Polres Sergai Kompol Hendro S.</li>
<li>Kasat Samapta Polres Sergai IPTU M. Sihombing</li>
<li>Kanit Patroli Sat Lantas IPDA Simanungkalit</li>
<li>Kanit Regident Sat Lantas IPDA M. Solehan</li>
<li>Personel Polres Sergai dan anggota Satpol PP.</li>
</ul>
<p>Dengan pengamanan yang ketat, Polres Sergai berharap situasi tetap kondusif dan masyarakat merasa aman menjalankan aktivitas sehari-hari.</p>
<p>Artikel <a href="https://livesumut.com/2025/09/01/polres-sergai-gelar-patroli-kryd-antisipasi-unjuk-rasa-di-perbatasan-sei-bamban-tebing-tinggi/">Polres Sergai Gelar Patroli KRYD: Antisipasi Unjuk Rasa di Perbatasan Sei Bamban – Tebing Tinggi</a> pertama kali tampil pada <a href="https://livesumut.com">LIVESUMUT.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://livesumut.com/2025/09/01/polres-sergai-gelar-patroli-kryd-antisipasi-unjuk-rasa-di-perbatasan-sei-bamban-tebing-tinggi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
