<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Pahae Julu Arsip - LIVESUMUT.com</title>
	<atom:link href="https://livesumut.com/tag/pahae-julu/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://livesumut.com/tag/pahae-julu/</link>
	<description>&#34;Mengungkap Informasi &#38; Inspirasi&#34;</description>
	<lastBuildDate>Tue, 18 Mar 2025 04:20:18 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.1</generator>

<image>
	<url>https://livesumut.com/wp-content/uploads/2025/09/1002442469-removebg-preview-1-80x80.png</url>
	<title>Pahae Julu Arsip - LIVESUMUT.com</title>
	<link>https://livesumut.com/tag/pahae-julu/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Gempa dan Longsor di Tapanuli Utara: Satu Rumah Roboh, Satu Orang Meninggal, Akses Jalan Terputus</title>
		<link>https://livesumut.com/2025/03/18/gempa-dan-longsor-di-tapanuli-utara-satu-rumah-roboh-satu-orang-meninggal-akses-jalan-terputus/</link>
					<comments>https://livesumut.com/2025/03/18/gempa-dan-longsor-di-tapanuli-utara-satu-rumah-roboh-satu-orang-meninggal-akses-jalan-terputus/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[By : Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 18 Mar 2025 04:09:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Gempa]]></category>
		<category><![CDATA[Longsor]]></category>
		<category><![CDATA[Pahae Julu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://livesumut.com/?p=5506</guid>

					<description><![CDATA[<p>Tapanuli Utara, LIVESUMUT.com &#8211; Tapanuli Utara diguncang gempa...</p>
<p>Artikel <a href="https://livesumut.com/2025/03/18/gempa-dan-longsor-di-tapanuli-utara-satu-rumah-roboh-satu-orang-meninggal-akses-jalan-terputus/">Gempa dan Longsor di Tapanuli Utara: Satu Rumah Roboh, Satu Orang Meninggal, Akses Jalan Terputus</a> pertama kali tampil pada <a href="https://livesumut.com">LIVESUMUT.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p><strong>Tapanuli Utara, LIVESUMUT.com</strong> &#8211; Tapanuli Utara diguncang gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,5 pada Selasa pagi (18/3/2025), menyebabkan kepanikan warga dan kerusakan di beberapa wilayah.</p></blockquote>
<p>Salah satu dampak terparah terjadi di Lumban Garaga, Pahae Julu, di mana longsor akibat gempa merobohkan sebuah rumah dan menewaskan satu orang warga.</p>
<p>Martulus Simorangkir, seorang warga setempat, menyampaikan bahwa gempa ini menyebabkan longsor yang mendorong rumah di tepi jalan lintas hingga roboh.</p>
<p>&#8220;Jalan tertutup akibat longsor, satu rumah penduduk terdorong longsor, dan satu orang meninggal dunia,&#8221; ujarnya kepada LIVESUMUT.com.</p>
<p>Korban meninggal dunia akibat kejadian ini adalah Kartini Manalu (68), sementara seorang pria berusia 70 tahun, Hulman Hutabarat, mengalami luka-luka dan saat ini dirawat di Puskesmas Onan Hasang, Pahae Julu.</p>
<p>Wakil Bupati Tapanuli Utara bersama rombongan telah mengunjungi korban dan memastikan mereka mendapatkan perawatan yang layak.</p>
<p>Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan bahwa pusat gempa berada di darat, sekitar 17 km tenggara Tapanuli Utara, dengan kedalaman 10 km.</p>
<p>Meski tidak berpotensi tsunami, masyarakat tetap diminta waspada terhadap kemungkinan gempa susulan.</p>
<p>Tim gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, BPBD, dan masyarakat setempat saat ini bekerja sama membersihkan material longsor yang menutupi akses jalan nasional dan rumah warga.</p>
<p>Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara telah menurunkan tiga unit alat berat untuk mempercepat proses pembersihan.</p>
<p>Saat ini, akses jalan nasional di Desa Hutabarat, Pahae Julu, sudah bisa dilalui kendaraan, namun jalur Lobu Pining Pahae Julu masih tertutup dan dalam proses penanganan.</p>
<figure id="attachment_5509" aria-describedby="caption-attachment-5509" style="width: 706px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-5509" src="https://livesumut.com/wp-content/uploads/2025/03/Screenshot_2025_0318_110808.jpg" alt="" width="706" height="407" /><figcaption id="caption-attachment-5509" class="wp-caption-text">Foto: Jalur Lobu Pining Pahae Julu masih tertutup dan dalam proses penanganan.</figcaption></figure>
<p>Wakil Bupati Tapanuli Utara mengajak masyarakat untuk bergotong royong dalam pemulihan pasca-bencana.</p>
<p>&#8220;Saya berharap masyarakat bersama pemerintah dan semua pihak dapat bersinergi membersihkan lingkungan yang terdampak longsor. Kami akan terus berkoordinasi agar kondisi kembali normal,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Sebagai langkah antisipasi, Pemkab Tapanuli Utara juga meliburkan sekolah di wilayah terdampak meskipun saat ini tengah berlangsung ujian tengah semester.</p>
<p>&#8220;Atas perintah langsung dari Bupati JTP Hutabarat, anak-anak sekolah diliburkan untuk mengantisipasi dampak pascagempa,&#8221; jelas Wakil Bupati.</p>
<p>Warga diimbau tetap waspada terhadap cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi.</p>
<p>&#8220;Jika ada tanda-tanda gempa atau longsor, segera cari tempat aman dan jangan memaksakan aktivitas,&#8221; pungkasnya.</p>
<p>Artikel <a href="https://livesumut.com/2025/03/18/gempa-dan-longsor-di-tapanuli-utara-satu-rumah-roboh-satu-orang-meninggal-akses-jalan-terputus/">Gempa dan Longsor di Tapanuli Utara: Satu Rumah Roboh, Satu Orang Meninggal, Akses Jalan Terputus</a> pertama kali tampil pada <a href="https://livesumut.com">LIVESUMUT.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://livesumut.com/2025/03/18/gempa-dan-longsor-di-tapanuli-utara-satu-rumah-roboh-satu-orang-meninggal-akses-jalan-terputus/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Geger! Mayat Perempuan Ditemukan Membusuk di Pahae Julu</title>
		<link>https://livesumut.com/2025/02/21/geger-mayat-perempuan-ditemukan-membusuk-di-pahae-julu/</link>
					<comments>https://livesumut.com/2025/02/21/geger-mayat-perempuan-ditemukan-membusuk-di-pahae-julu/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[By : Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 21 Feb 2025 02:53:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Lumban Garaga]]></category>
		<category><![CDATA[Mayat Busuk Ditemukan]]></category>
		<category><![CDATA[Pahae Julu]]></category>
		<category><![CDATA[Tapanuli Utara]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://livesumut.com/?p=4412</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pahae Julu, LIVESUMUT.com – Warga Desa Lumban Garaga,...</p>
<p>Artikel <a href="https://livesumut.com/2025/02/21/geger-mayat-perempuan-ditemukan-membusuk-di-pahae-julu/">Geger! Mayat Perempuan Ditemukan Membusuk di Pahae Julu</a> pertama kali tampil pada <a href="https://livesumut.com">LIVESUMUT.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p><strong>Pahae Julu, LIVESUMUT.com</strong> – Warga Desa Lumban Garaga, Kecamatan Pahae Julu, Kabupaten Tapanuli Utara, dikejutkan dengan penemuan sesosok mayat perempuan dalam kondisi membusuk di sebuah gubuk di perladangan desa setempat pada Selasa (18/2/2025) sekitar pukul 17.00 WIB.</p></blockquote>
<p>Mayat tersebut diketahui bernama Sitinurbaya br Sihombing (60), seorang perempuan yang telah lama tinggal seorang diri di gubuk sederhana yang terbuat dari terpal di kebun Hau Arang, Desa Lumban Garaga.</p>
<p>Kronologi kejadian penemuan mayat pertama kali dilaporkan oleh Jusuf Simorangkir, seorang warga yang hendak pergi ke ladangnya.</p>
<p>Saat melintas di sekitar gubuk korban, ia mencium bau menyengat yang mencurigakan.</p>
<p>Setelah memanggil warga lainnya untuk memastikan, mereka menemukan jasad korban dalam kondisi membusuk.</p>
<p>Jusuf kemudian menghubungi pihak kepolisian untuk menangani kejadian ini.</p>
<p>Kesaksian Warga Rulan br Hutabarat (43), seorang warga Desa Lumban Garaga, mengaku terakhir kali bertemu dengan korban pada Selasa (11/2/2025) saat dirinya memberikan bantuan berupa beras dan ikan.</p>
<p>“Saat itu korban masih dalam kondisi sehat,” ujar Rulan. Ia juga menuturkan bahwa Sitinurbaya hidup seorang diri dan tidak memiliki pekerjaan tetap.</p>
<p>Tindakan Kepolisian dan Temuan di TKP Kapolsek Pahae Julu, AKP Krisman Saragih, SH, bersama personel Polsek Pahae Julu dan Unit Inafis segera mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan.</p>
<p>Dari hasil pemeriksaan awal yang dilakukan oleh dokter H. Sitompul di Puskesmas Onan Hasang, korban diperkirakan telah meninggal sekitar satu minggu sebelum ditemukan.</p>
<p>Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan atau senjata tajam di sekitar lokasi.</p>
<p>Barang bukti yang ditemukan di tempat kejadian meliputi satu potong baju berwarna merah maroon dan celana hitam.</p>
<p>Pihak kepolisian juga telah menyarankan agar dilakukan autopsi untuk memastikan penyebab kematian.</p>
<p>Namun, pihak kepala desa dan keluarga korban menolak dan memutuskan untuk segera mengurus pemakamannya.</p>
<p>Kepala desa bersama tokoh masyarakat telah berinisiatif untuk segera melakukan prosesi pemakaman hari itu juga mengingat korban tidak memiliki keluarga dekat.</p>
<p>Kapolsek Pahae Julu, AKP Krisman Saragih, SH, mengimbau warga untuk lebih peduli terhadap sesama, terutama bagi mereka yang tinggal seorang diri agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.</p>
<p>Artikel <a href="https://livesumut.com/2025/02/21/geger-mayat-perempuan-ditemukan-membusuk-di-pahae-julu/">Geger! Mayat Perempuan Ditemukan Membusuk di Pahae Julu</a> pertama kali tampil pada <a href="https://livesumut.com">LIVESUMUT.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://livesumut.com/2025/02/21/geger-mayat-perempuan-ditemukan-membusuk-di-pahae-julu/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
