Scroll untuk baca artikel
Advertisement
2 Tahun Anniversary
Bertumbuh dalam Kepercayaan, Bergerak untuk Kebenaran
Advertisement
Advertisement Mitsubishi Dipo Medan - Santo Manalu
Advertisement
Advertisement
Peristiwa

Geger! Mayat Perempuan Ditemukan Membusuk di Pahae Julu

770
×

Geger! Mayat Perempuan Ditemukan Membusuk di Pahae Julu

Sebarkan artikel ini

Pahae Julu, LIVESUMUT.com – Warga Desa Lumban Garaga, Kecamatan Pahae Julu, Kabupaten Tapanuli Utara, dikejutkan dengan penemuan sesosok mayat perempuan dalam kondisi membusuk di sebuah gubuk di perladangan desa setempat pada Selasa (18/2/2025) sekitar pukul 17.00 WIB.

Mayat tersebut diketahui bernama Sitinurbaya br Sihombing (60), seorang perempuan yang telah lama tinggal seorang diri di gubuk sederhana yang terbuat dari terpal di kebun Hau Arang, Desa Lumban Garaga.

Kronologi kejadian penemuan mayat pertama kali dilaporkan oleh Jusuf Simorangkir, seorang warga yang hendak pergi ke ladangnya.

Baca Juga :  Bupati Jonius Buka Futsal SMP se-Taput, Tekankan Sportivitas dan Persahabatan

Saat melintas di sekitar gubuk korban, ia mencium bau menyengat yang mencurigakan.

Setelah memanggil warga lainnya untuk memastikan, mereka menemukan jasad korban dalam kondisi membusuk.

Jusuf kemudian menghubungi pihak kepolisian untuk menangani kejadian ini.

Kesaksian Warga Rulan br Hutabarat (43), seorang warga Desa Lumban Garaga, mengaku terakhir kali bertemu dengan korban pada Selasa (11/2/2025) saat dirinya memberikan bantuan berupa beras dan ikan.

“Saat itu korban masih dalam kondisi sehat,” ujar Rulan. Ia juga menuturkan bahwa Sitinurbaya hidup seorang diri dan tidak memiliki pekerjaan tetap.

Baca Juga :  Lama Diincar! WLT, Pedagang Sabu di Tanah Jawa Akhirnya Dibekuk Polisi dengan BB 4,98 Gram

Tindakan Kepolisian dan Temuan di TKP Kapolsek Pahae Julu, AKP Krisman Saragih, SH, bersama personel Polsek Pahae Julu dan Unit Inafis segera mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan.

Dari hasil pemeriksaan awal yang dilakukan oleh dokter H. Sitompul di Puskesmas Onan Hasang, korban diperkirakan telah meninggal sekitar satu minggu sebelum ditemukan.

Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan atau senjata tajam di sekitar lokasi.

Barang bukti yang ditemukan di tempat kejadian meliputi satu potong baju berwarna merah maroon dan celana hitam.

Baca Juga :  Dua Pemuda Diamankan Polisi Saat Lakukan Pungli di Simpang Tol Tanjung Mulia

Pihak kepolisian juga telah menyarankan agar dilakukan autopsi untuk memastikan penyebab kematian.

Namun, pihak kepala desa dan keluarga korban menolak dan memutuskan untuk segera mengurus pemakamannya.

Kepala desa bersama tokoh masyarakat telah berinisiatif untuk segera melakukan prosesi pemakaman hari itu juga mengingat korban tidak memiliki keluarga dekat.

Kapolsek Pahae Julu, AKP Krisman Saragih, SH, mengimbau warga untuk lebih peduli terhadap sesama, terutama bagi mereka yang tinggal seorang diri agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.

Advertisement
Advertisement

You cannot copy content of this page