Scroll untuk baca artikel
Peristiwa

Dua Pria Sumbar Diamuk Massa di Siantar Usai Tabrak Lari 2 Kali, Satu Ngaku Wartawan

702
×

Dua Pria Sumbar Diamuk Massa di Siantar Usai Tabrak Lari 2 Kali, Satu Ngaku Wartawan

Sebarkan artikel ini
Dua pria asal Sumatera Barat diamankan polisi setelah mobil yang mereka tumpangi diduga melakukan tabrak lari dua kali di Kota Pematangsiantar, Jumat (21/8/2026). Keduanya sempat diamuk massa sebelum diamankan personel kepolisian.

PEMATANGSIANTAR, LIVESUMUT.com – Dua pria asal Sumatera Barat (Sumbar) nyaris menjadi sasaran amuk massa setelah diduga melakukan tabrak lari sebanyak dua kali di wilayah Kota Pematangsiantar, Jumat (21/8/2026) siang.

Salah satu dari dua pria tersebut bahkan mengaku sebagai wartawan saat diamankan polisi. Peristiwa ini bermula dari aksi mobil Toyota Calya yang diduga menabrak pengguna jalan dan kemudian melarikan diri.

Kejadian pertama berlangsung sekitar pukul 12.30 WIB di Jalan Gereja, tepatnya di kawasan Simpang SKI, Pematangsiantar.

Mobil Honda Cayla dengan pelat nomor BK 1827 NW yang dikemudikan S, 47 tahun, diduga hilang kendali hingga menabrak pengguna jalan.

Baca Juga :  Mobil Terbakar di Sei Rampah, Polri dan Warga Sigap Padamkan Api
Mobil Toyota Calya dengan pelat nomor BK 1827 NW yang diduga terlibat tabrak lari dua kali di Kota Pematangsiantar, Jumat (21/8/2026), menjadi sasaran amuk massa sebelum diamankan polisi.

Namun, bukannya berhenti, pengemudi justru melanjutkan perjalanan dan tancap gas setelah diteriaki warga.

“Awalnya menabrak di area penjualan daging babi itu. Karena panik diteriaki warga, saya takut dan langsung tancap gas,” ujar S saat diperiksa.

Mobil tersebut kemudian terus melaju hingga Jalan Merdeka. Di depan Kantor Cabang BRI Siantar, mobil kembali menabrak seorang pengendara sepeda motor.

Korban kemudian dilarikan ke RS Vita Insani untuk mendapatkan perawatan.

Aksi tabrak lari dua kali itu membuat warga yang mengejar semakin emosi. Mobil akhirnya berhasil dikepung massa.

Baca Juga :  Sabu Disembunyikan dalam Tas Jahitan, Polisi Ringkus 7 Pengedar di Batubara

Kaca mobil dipecahkan dan kedua pria tersebut sempat diamuk massa sebelum akhirnya diamankan oleh personel kepolisian.

Kedua pria tersebut selanjutnya dibawa ke SPKT Polres Pematangsiantar dan kemudian dilimpahkan ke Satlantas Polres Pematangsiantar untuk menjalani pemeriksaan.

Dari pemeriksaan awal, polisi menemukan bahwa pelat nomor BK 1827 NW yang digunakan pada mobil Toyota Calya tersebut ternyata palsu.

Dalam pemeriksaan itu, salah satu pelaku, yakni S, juga berulang kali mengaku sebagai wartawan.

“Kami juga wartawan, Bang, mau meliput. Pakai pelat palsu ini cuma supaya mudah lewat dari Sumut,” dalihnya.

Baca Juga :  MK Putuskan Wartawan Tak Boleh Langsung Digugat Hukum Pidana atau Perdata

Berdasarkan pengakuan sementara, kedua pria tersebut sebelumnya datang dari Pulau Samosir. Mereka kemudian hendak menuju Tebing Tinggi sebelum melanjutkan perjalanan pulang ke Sumatera Barat.

Kasus tabrak lari dua kali yang melibatkan dua pria asal Sumbar tersebut kini ditangani Satlantas Polres Pematangsiantar.

Hingga kini, polisi masih melakukan pemeriksaan secara intensif terhadap kedua pria tersebut.

Polisi juga masih melakukan pengecekan terhadap kelengkapan dokumen kendaraan serta mendalami kondisi pengemudi saat kejadian, termasuk apakah pengemudi berada di bawah pengaruh alkohol atau narkoba.

Hasil pemeriksaan lebih lanjut dari pihak kepolisian masih ditunggu.

You cannot copy content of this page