Medan, LIVESUMUT.com – Miris, menjelang peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, yaitu 17 Agustus 2026, persoalan pemadaman listrik masih terjadi di sejumlah daerah di Indonesia, seakan-akan Kemerdekaan itu belum nyata dirasakan masyarakat. Aliran listrik bahkan dilaporkan padam berjam-jam dan berulang kali, sehingga mengganggu aktivitas masyarakat hingga menimbulkan kerugian bagi pelaku usaha.
Aliran listrik sempat padam selama beberapa menit ketika Komisi VI DPR RI menggelar rapat dalam kunjungan kerja reses di Kota Manado, Sulawesi Utara, Selasa (11/8/2026).
Anggota Komisi VI DPR RI Ismail menilai kejadian tersebut menjadi gambaran langsung atas persoalan keandalan pasokan listrik yang masih dikeluhkan masyarakat.
Anggota Komisi VI DPR RI, Ismail mengungkapkan bahwa pemadaman listrik yang terjadi saat rapat menjadi perhatian dalam pembahasan mengenai keandalan pasokan listrik di Sulawesi Utara.
Hal tersebut ia ungkapkan di sela-sela pertemuan Komisi VI DPR RI dengan sejumlah badan usaha dan perusahaan sektor energi, termasuk PLN Indonesia Power, di Kota Manado, dikutip pada Rabu (12/8/2026).
Persoalan pemadaman listrik juga terjadi di Semarang. PLN UP3 Semarang menjadwalkan pemeliharaan jaringan listrik dan pemotongan dahan pohon pada Kamis, 16 Juli 2026.
Kegiatan tersebut difokuskan di wilayah kerja ULP Semarang Selatan. Pemadaman listrik sementara menjadi konsekuensi dari kegiatan pemeliharaan yang direncanakan berlangsung mulai pukul 09.30 hingga 14.00 WIB.
Sejumlah kawasan jalan dan permukiman dipastikan terdampak penghentian aliran listrik sementara tersebut. Lokasi yang terdampak meliputi Jalan Dewi Sartika, Perum Sampangan View, Jalan Kradenan Lama, Jalan Deliksari, dan Jalan Kolonel HR Hadijanto.
Pemadaman listrik di Bontang juga dikeluhkan masyarakat. Warga menilai PLN tidak memberikan informasi yang akurat terkait jadwal pemadaman listrik.
Salah seorang warga Jalan Belanak, Hakim, mengaku kaget karena listrik di rumahnya padam sekitar pukul 13.00 Wita, Kamis (13/8/2026).
Padahal, berdasarkan pengumuman dari PLN, jadwal pemadaman baru akan dilakukan pada pukul 15.00 Wita.
“Ini kayak apa sih kok PLN kasih informasi pukul 15.00 Wita tapi matinya sekarang. Tidak profesional sekali kalau sampaikan informasi,” ucap Hakim.
Keluhan mengenai listrik padam juga datang dari warga Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang.
Warga menyebut listrik sudah tiga kali padam sepanjang malam. Kondisi tersebut membuat masyarakat terganggu dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
“Sudah tiga kali lah sejak maghrib tadi. Hidup mati terus,” ungkap seorang warga, Ana, kepada detikSumut, Selasa (11/8/2026).
Kondisi kelistrikan di Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, juga menjadi sorotan sejak beberapa hari lalu.
Byarpet yang terus-menerus terjadi lebih dari tiga jam membuat banyak warganet Nunukan mengunggah status bernada keluhan dan meluapkan kemarahan.
Pemadaman listrik tidak hanya mengganggu aktivitas warga, tetapi juga berdampak terhadap sektor peternakan. Ratusan ternak ayam dilaporkan mati sehingga sejumlah peternak mengalami kerugian.
“Dari sekitar 2.000 ekor ternak ayam, sekitar 200-an ekor mati. Saat lampu padam tiba-tiba, ayam stres. Belum lagi kita sedot air pakai dinamo. Kalau mesin mati, ayam ikut mati kehausan,” tutur salah satu peternak ayam di Selisun, Wisang, Rabu (12/8/2026).
Pemadaman listrik juga terjadi di Kota Pematangsiantar dan Kabupaten Simalungun.
Beberapa hari, mulai Minggu hingga Kamis, terjadi beberapa kali pemadaman listrik hingga berlangsung berjam-jam di sejumlah wilayah.
Kondisi tersebut turut dikeluhkan sejumlah pengusaha kuliner di Pematangsiantar. Pemadaman listrik membuat aktivitas usaha mereka terganggu, terutama kegiatan yang membutuhkan peralatan listrik.
“Kami tidak bisa melakukan beberapa aktivitas, seperti buat jus, menanak nasi, dan lainnya” ujar S.
Manajer PLN ULP Siantar Kota, Janno Elveri Marbun saat dikonfirmasi LIVESUMUT.com, mengatakan pemadaman listrik di Pematangsiantar terjadi akibat ada perbaikan, trafo rusak dan gangguan sistem.
“Yang di Simarimbun tadi, ada perbaikan dari PLN Pamatang Raya, tadi malam memang gangguan sistim, dan yang di kota Siantar semalam ada trafo rusak” jawab Janno saat dikonfirmasi LIVESUMUT.com pada Kamis (13/08/2026).
Rangkaian pemadaman listrik di sejumlah daerah Indonesia tersebut menjadi perhatian, terlebih terjadi menjelang peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia.
Presiden Prabowo mengatakan Indonesia memiliki sumber daya alam dan potensi energi yang besar, termasuk batu bara yang selama ini menjadi salah satu sumber energi untuk pembangkit listrik. Namun, ketersediaan sumber daya energi tersebut tetap membutuhkan sistem pembangkit, transmisi, dan distribusi yang andal agar pasokan listrik dapat dinikmati masyarakat secara optimal.
Pemadaman listrik yang berlangsung berulang dan berjam-jam bukan hanya mengganggu rumah tangga, tetapi juga dapat berdampak terhadap aktivitas ekonomi masyarakat, pelaku UMKM, pengusaha kuliner, hingga peternak.
Karena itu, keandalan pasokan listrik menjadi salah satu hal yang perlu mendapat perhatian serius. Masyarakat membutuhkan informasi pemadaman yang akurat serta pelayanan kelistrikan yang mampu meminimalkan gangguan.
Miris, di negeri yang akan merayakan 81 tahun kemerdekaan. Bendera Merah Putih berkibar, tetapi di sejumlah daerah listrik masih padam berjam-jam. Kemerdekaan seharusnya bukan hanya bebas dari penjajahan, tetapi juga menghadirkan pelayanan dasar yang dapat diandalkan. Indonesia kaya sumber daya energi, namun rakyat masih harus bertanya: kapan listrik benar-benar merdeka dari pemadaman?












