NasionalPendidikan

Prabowo Ingin Perbaiki Buku Pelajaran SD hingga SMA, Negara Tetangga Jadi Pembanding

12
×

Prabowo Ingin Perbaiki Buku Pelajaran SD hingga SMA, Negara Tetangga Jadi Pembanding

Sebarkan artikel ini
Foto: Beberapa buku dijual di toko online.

JAKARTA, LIVESUMUT.com – Presiden Prabowo Subianto ingin memperbaiki kualitas buku pelajaran yang digunakan siswa mulai tingkat sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP), hingga sekolah menengah atas (SMA).

Untuk mewujudkan keinginan tersebut, Prabowo meminta Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya membandingkan kualitas buku pelajaran Indonesia dengan buku yang digunakan di sejumlah negara tetangga.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan, Presiden ingin buku-buku sekolah diperbaiki agar memiliki kualitas yang lebih baik dan mampu menunjang proses belajar peserta didik.

“Intinya kita mau memperbaiki kualitas buku ajar bagi seluruh adik-adik peserta didik kita mulai dari SD, SMP, maupun SMA,” kata dia di Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat (7/8/2026), dilansir dari YouTube Media Indonesia.

Baca Juga :  Indonesia-Prancis Resmikan Kerja Sama Ekonomi Kreatif: Babak Baru Diplomasi di Era Prabowo-Macron

Sebagai bahan pembanding, pemerintah telah mendatangkan buku pelajaran dari sejumlah negara, di antaranya Thailand, Malaysia, Brunei Darussalam, Timor Leste, Kamboja, hingga Vietnam. Buku-buku tersebut secara khusus dipesan dari luar negeri oleh Seskab Teddy Indra Wijaya.

Pemerintah selanjutnya membentuk tim lintas kementerian untuk melakukan perbandingan sekaligus mengkaji kualitas buku pelajaran yang digunakan di Indonesia.

Tim tersebut melibatkan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, hingga Bappenas.

“Ini adalah menindaklanjuti petunjuk dari Bapak Presiden,” tuturnya.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengatakan, Presiden Prabowo memberikan perhatian khusus terhadap sejumlah mata pelajaran yang dinilai perlu disempurnakan materinya.

Beberapa bidang yang menjadi perhatian antara lain wawasan kebangsaan dan nasionalisme, sains dan teknologi, matematika, serta kemampuan berbahasa asing.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Subianto Cium Bendera Sebelum Dikibarkan Paskibraka

Dengan demikian, perbaikan buku pelajaran SD hingga SMA tidak hanya diarahkan pada kualitas tampilan, tetapi juga pada materi yang disampaikan kepada para siswa.

Prabowo juga ingin kualitas fisik buku pelajaran ditingkatkan. Buku diharapkan memiliki tampilan yang lebih menarik, ukuran huruf lebih besar dan nyaman dibaca, serta menggunakan bahan baku yang baik agar tidak mudah rusak.

Teddy mengatakan pembaruan buku ajar tersebut menjadi perhatian Presiden setelah Prabowo melakukan kunjungan ke sejumlah sekolah dan melihat langsung kondisi buku yang digunakan siswa.

“Saat mengecek buku pelajaran, itu beliau lihat satu per satu, kok ada yang bahannya mudah rusak, ada yang sudah rusak juga, kemudian tulisannya kecil-kecil sehingga anak SD khususnya baca sangat dekat. Kemudian ya kalau dibaca kurang baik,” ucap Teddy.

Baca Juga :  Mubes V PSSAB Indonesia Sukses Digelar, Sudung Situmorang Kembali Pimpin 2026–2031

Kondisi tersebut membuat Prabowo ingin pemerintah mengecek seluruh buku pelajaran yang digunakan di Indonesia, mulai dari jenjang SD hingga SMA.

Selain pembenahan buku secara fisik dan materi, pemerintah juga menyiapkan pemanfaatan teknologi untuk mendukung pembelajaran.

Teddy mengatakan, buku pelajaran yang telah diperbaiki nantinya diharapkan dapat diakses melalui interactive flat panel atau layar pintar yang dibagikan pemerintah ke sekolah-sekolah.

Dengan pembenahan tersebut, pemerintah berharap kualitas buku pelajaran Indonesia semakin baik, baik dari sisi materi, tampilan, maupun daya tahan buku, sekaligus mampu mendukung proses pembelajaran yang lebih efektif bagi peserta didik.

You cannot copy content of this page