MEDAN, LIVESUMUT.com – Pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang optimistis Indonesia akan menjadi negara dengan ekonomi terbesar keempat di dunia dalam 25 tahun mendatang mendapat perhatian publik. Di tengah proyeksi tersebut, masih adanya pemadaman listrik di sejumlah daerah memunculkan pertanyaan mengenai kesiapan infrastruktur nasional untuk menopang target besar tersebut.
Dalam berbagai kesempatan, Prabowo menyampaikan bahwa banyak pakar ekonomi dunia memprediksi Indonesia akan menjadi kekuatan ekonomi terbesar keempat di dunia. Bahkan, kapasitas ekonomi Indonesia diperkirakan mampu melampaui sejumlah negara maju seperti Prancis, Jerman, dan Inggris.
Optimisme tersebut didasarkan pada potensi besar yang dimiliki Indonesia, mulai dari bonus demografi, kekayaan sumber daya alam, hingga peluang pertumbuhan ekonomi jangka panjang.
Namun, di sisi lain, masyarakat masih menghadapi berbagai persoalan mendasar. Salah satunya adalah pemadaman listrik yang masih kerap terjadi di sejumlah wilayah. Kondisi tersebut dinilai dapat mengganggu aktivitas masyarakat, dunia usaha, sektor pendidikan, pelayanan publik, hingga iklim investasi.
Salah satu contoh terjadi di Kota Pematangsiantar pada Senin (3/8/2026) sekitar pukul 20.30 WIB, ketika listrik dilaporkan padam beberapa kali. Pemadaman tersebut mengganggu aktivitas warga, termasuk masyarakat yang sedang menyaksikan pertandingan Timnas Indonesia melawan Vietnam, sehingga siaran pertandingan sempat terputus dan memicu keluhan dari sejumlah warga.
Salah seorang warga bermarga Sinaga mengaku kecewa karena momen yang telah lama dinantikan harus terganggu akibat listrik yang padam berulang kali.
“Kami sudah semangat menunggu pertandingan ini. Tapi saat pertandingan berlangsung, listrik malah padam beberapa kali. Tentu kami kecewa karena momen penting Timnas jadi terganggu. Harapan kami, ke depan pasokan listrik bisa lebih andal, apalagi saat masyarakat sedang menikmati acara penting seperti pertandingan sepak bola,” ujar Sinaga.
Keandalan pasokan listrik menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung pertumbuhan industri dan perekonomian. Karena itu, berbagai kalangan menilai target menjadikan Indonesia sebagai ekonomi terbesar keempat dunia harus diiringi dengan percepatan pembangunan infrastruktur dasar, termasuk sistem kelistrikan yang andal, merata, dan berkelanjutan.
Selain sektor energi, Indonesia juga masih dihadapkan pada tantangan peningkatan kualitas sumber daya manusia, pemerataan pembangunan, transformasi industri, serta penguatan daya saing nasional agar mampu bersaing dengan negara-negara maju.












