Taput, LIVESUMUT.com — Upaya memperkuat konektivitas antarwilayah sekaligus mendukung aktivitas ekonomi masyarakat terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara.
Salah satunya melalui pembangunan jalan hotmix yang menghubungkan Desa Tapian Nauli 2 dengan Desa Tapian Nauli III, Kecamatan Sipahutar.
Bupati Tapanuli Utara, Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, S.Si., M.Si., turun langsung meninjau progres pembangunan jalan tersebut pada Jumat (11/9/2026). Infrastruktur yang dibiayai melalui APBD Kabupaten Tapanuli Utara Tahun Anggaran 2026 itu dinilai memiliki peran penting bagi masyarakat, terutama dalam memperlancar distribusi hasil pertanian.
Dalam kunjungan tersebut, Bupati didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan David Sipahutar, Plt. Kepala Dinas PUTRHub Dalan Simanjuntak, serta sejumlah pimpinan perangkat daerah terkait.
Kedatangan rombongan pemerintah daerah mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Warga menyampaikan apresiasi karena pembangunan jalan tersebut dinilai menjawab kebutuhan utama mereka, khususnya untuk mempermudah pengangkutan komoditas pertanian seperti jagung dan kopi dari sentra produksi menuju lokasi pemasaran.
Setelah melihat langsung kondisi pembangunan di lapangan, Bupati melanjutkan agenda dengan berdialog bersama masyarakat Desa Tapian Nauli III. Dalam pertemuan itu, warga menyampaikan sejumlah kebutuhan yang masih menjadi perhatian, mulai dari kelanjutan pembangunan jalan, kejelasan dan penataan lahan bekas PT Toba Pulp Lestari (ex-TPL), pembangunan tower telekomunikasi, bantuan alat dan mesin pertanian, penyediaan bibit tanaman hingga perluasan jaringan listrik PLN.
Menanggapi aspirasi tersebut, Bupati Jonius menyampaikan bahwa pemerintah daerah terus berupaya mencari solusi dan membuka akses dukungan dari berbagai program pemerintah.
Untuk sektor infrastruktur, khususnya ruas jalan yang masih membutuhkan penanganan lanjutan, Pemkab Taput telah mengupayakan dukungan melalui program Inpres Jalan Daerah (IJD) yang direncanakan dikerjakan pada 2026.
Sementara untuk mendukung produktivitas petani, pemerintah juga memberikan bantuan bibit kopi kepada kelompok tani dengan cakupan sekitar 20 hektare.
“Lanjutan perbaikan jalan ini telah kita upayakan melalui program Inpres Jalan Daerah untuk pengerjaannya pada tahun 2026 ini. Begitu pula untuk sektor pertanian, bantuan bibit kopi bagi kelompok tani seluas kurang lebih 20 hektare langsung kita salurkan,” ujar Bupati.
Ia menambahkan, kebutuhan lain seperti pembangunan menara telekomunikasi dan perluasan jaringan listrik akan terus diperjuangkan secara bertahap sesuai kewenangan dan dukungan yang tersedia.
Kunjungan kerja Bupati di Kecamatan Sipahutar kemudian berlanjut ke Jembatan Ambar Hoda di Desa Onan Runggu I. Jembatan tersebut telah selesai diperbaiki melalui kolaborasi berbagai pihak.
Perbaikan dilakukan dengan memanfaatkan swadaya masyarakat serta dukungan TNI AD dan tokoh perantau asal Sipahutar, Brigjen (Purn) Edison Simanjuntak.
Kolaborasi tersebut tidak hanya menyelesaikan Jembatan Ambar Hoda. Sebanyak tiga unit jembatan di Kecamatan Sipahutar berhasil diperbaiki melalui sinergi tersebut.
Keberadaan jalan dan jembatan yang semakin baik diharapkan memberikan dampak langsung terhadap mobilitas masyarakat. Tidak hanya memudahkan perjalanan sehari-hari, tetapi juga mempercepat arus distribusi hasil pertanian dari kawasan produksi.
Dengan konektivitas yang semakin kuat, pemerintah daerah berharap potensi komoditas unggulan Sipahutar dapat berkembang dan memberikan nilai ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat.
Pembangunan infrastruktur pun tidak sekadar dipandang sebagai proyek fisik, tetapi sebagai bagian dari upaya membuka akses ekonomi dan memperkuat kesejahteraan masyarakat di wilayah pedesaan Tapanuli Utara.












