Scroll untuk baca artikel
Daerah

Doa Lintas Agama dan Bantuan Pemulihan Iringi Duka Pascabencana

201
×

Doa Lintas Agama dan Bantuan Pemulihan Iringi Duka Pascabencana

Sebarkan artikel ini
Oplus_131072

Taput, LIVESUMUT.com — Suasana haru dan kebersamaan menyelimuti Gedung Sopo Partungkoan Tarutung saat Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara menggelar ibadah doa bersama untuk keselamatan dan pemulihan pascabencana, Selasa (9/12/2025). Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Tapanuli Utara Dr. Jonius Taripar P. Hutabarat, S.Si, M.Si, Kapolres Taput AKBP Ernis Sitinjak, S.H, S.IK, Dandim 0210/TU Letkol Kav Ronald Tampubolon, SH, M.Han, Ketua TP PKK Ny. Neny Angelina JTP Hutabarat, para pimpinan OPD, tokoh masyarakat, tokoh agama hingga keluarga korban bencana.

Sebagai bentuk empati, pemerintah menyerahkan santunan kepada 23 keluarga yang kehilangan anggota keluarga dalam bencana alam terakhir, masing-masing senilai Rp 2.000.000. Langkah ini menjadi wujud kehadiran negara bagi masyarakat yang tengah berduka.

Baca Juga :  Saat Warga Berjuang Bangkit dari Bencana, PT SOL Justru Dinilai Bungkam dan Tak Hadir

Ibadah dipimpin oleh Pdt. Donald Pieter Sinaga yang membawakan kotbah bertema “Dari Keterbatasan Menjadi Ketidakterbatasan” berdasarkan Yohanes 2:1–11. Dalam pesannya, ia mendorong masyarakat untuk memohon pertolongan Tuhan agar keterbatasan yang dialami daerah dapat berubah menjadi kekuatan serta peluang untuk bangkit.

Momentum kebersamaan semakin kuat dengan digelarnya doa lintas agama yang dipimpin tokoh Kristen Protestan, Katolik, dan Islam. Pemerintah berharap doa bersama ini menjadi penguat solidaritas sosial masyarakat di tengah masa pemulihan yang masih berlangsung.

Dalam sambutannya, Bupati Taput menyampaikan bahwa masa tanggap darurat yang telah berjalan 14 hari akan diperpanjang bekerja sama dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) selama dua minggu ke depan.

Baca Juga :  BRI Kantor Cabang Tarutung Gelar Berbagai Pertandingan untuk Meriahkan HUT ke-129

Ia juga menegaskan operasional tiga posko utama di Tarutung, Adiankoting, dan Parmonangan yang menjadi pusat informasi, pengumpulan, dan penyaluran bantuan. Peringatan kewaspadaan turut disampaikan menyusul prediksi BMKG tentang curah hujan tinggi dalam sepekan ke depan.

“Mari kita hindari wilayah yang berpotensi longsor dan selalu mengutamakan keselamatan,” ujar Bupati.

Dalam kesempatan itu, ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkolaborasi dalam penanganan bencana.

“Terima kasih atas kolaborasi yang baik. Semoga kita dapat bergerak lebih cepat dalam memberikan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat. Horas.”

Baca Juga :  TPL Bangun Kemandirian Ekonomi Warga Tornauli dengan 3.000 Bibit Kopi dan Pelatihan

Usai ibadah, Ketua TP PKK Taput Ny. Neny Angelina JTP Hutabarat turut menyalurkan bantuan permakanan kepada warga yang terdampak bencana dan hadir dalam kegiatan tersebut.

You cannot copy content of this page