Tarutung, LIVESUMUT.com — Antrean panjang kendaraan tampak mengular di SPBU 14224302 Tarutung pada Minggu (30/11/2025) malam. Warga berbondong-bondong memadati stasiun pengisian tersebut hingga menyebabkan kemacetan cukup parah di sepanjang Jalan DI. Panjaitan dan Jalan Raja Johannes Tarutung.
Situasi padat membuat petugas SPBU terlihat kewalahan menghadapi desakan masyarakat yang khawatir tidak kebagian BBM. Sejumlah kendaraan roda dua maupun roda empat tampak memenuhi area pengisian, sementara antrean terus memanjang hingga ke badan jalan.
Untuk mengantisipasi kondisi semakin kacau, aparat kepolisian bersama personel Dinas Perhubungan turun langsung ke lokasi. Mereka mengatur arus lalu lintas dan menjaga ketertiban agar proses pengisian BBM tetap berjalan aman.
Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan Taput, ZK. Lumbantobing, menjelaskan bahwa tingginya antrean terjadi karena kekhawatiran masyarakat akan kelangkaan BBM.
“Masyarakat berbondong-bondong untuk mengisi BBM karna takut tidak kebagian, dimana kelangkaan BBM di Tarutung sebenarnya imbas dari bencana alam banjir bandang dan longsor yang terjadi di beberapa titik di Sumatera khususnya di Tapanuli Utara sehingga pendistribusian dari Pertamina mengalami kendala,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa sejak pagi, warga sudah memadati SPBU tersebut. Hingga malam hari, kemacetan masih terjadi akibat panjangnya antrean kendaraan.
“Hingga malam ini masih terjadi kemacetan panjang akibat antrian kendaraan yang panjang,” tambahnya.
Hingga berita ini diterbitkan, situasi di SPBU Tarutung masih dipenuhi antrean warga. Petugas kepolisian dan Dishub Taput terus berjaga untuk memastikan keamanan dan kelancaran arus kendaraan.













