Scroll untuk baca artikel
Daerah

Puluhan Massa Kepung Kejatisu, Desak Kejelasan Kasus Korupsi di Padangsidempuan

527
×

Puluhan Massa Kepung Kejatisu, Desak Kejelasan Kasus Korupsi di Padangsidempuan

Sebarkan artikel ini

Medan, LIVESUMUT.com – Puluhan massa yang tergabung dalam Gabungan Mahasiswa Masyarakat Peduli Hukum Tapanuli Bagian Selatan (GMMPH Tabagsel) bersama LSM Penjara PN menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu), Jalan Jenderal Besar AH Nasution, Medan pada Senin (17/03/2025).

Massa menuntut kejelasan terkait penanganan dugaan kasus korupsi di Kabupaten Padangsidempuan yang dinilai tak kunjung tuntas.

Dalam orasinya, massa meminta Kejatisu segera menuntaskan berbagai dugaan tindak pidana korupsi di Tabagsel agar tidak menimbulkan opini liar di masyarakat terkait adanya permainan dalam proses penyelidikan.

Baca Juga :  Pemilik Sabu 2,52 Gram Berhasil Ditangkap Polres Pematangsiantar Dari Lapangan Adam Malik 

Setelah berorasi selama sekitar satu jam, perwakilan Kejatisu akhirnya menemui massa aksi.

Pihak Kejatisu menyampaikan bahwa kasus-kasus yang dilaporkan masih dalam tahap pemeriksaan dan meminta massa bersabar menunggu hasil penyidikan.

Selain itu, Kejatisu juga mengimbau agar masyarakat tidak berasumsi negatif terhadap institusi tersebut.

“Kita akan menyampaikan perkembangan kasus ini kepada pihak yang berwenang dalam penanganannya,” ujar perwakilan Kejatisu kepada massa.

Sementara itu, Koordinator Aksi, Saut MT Harahap, menegaskan bahwa kedatangan mereka ke Kejatisu bertujuan untuk mendapatkan kejelasan terkait berbagai kasus dugaan korupsi yang telah dilaporkan, termasuk kasus pemotongan Alokasi Dana Desa (ADD) serta dugaan korupsi di Dinas BAPELITBANGDA Padangsidempuan.

Baca Juga :  Jambore Cabang dan Kemah Budaya Pramuka Samosir 2025 Resmi Ditutup

“Sudah lama laporan ini bergulir di Kejatisu, tetapi tidak selesai juga. Seharusnya Kejatisu mampu menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan Sumatera Utara sebagai Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM),” ujar Saut Harahap.

Aksi ini mencerminkan tingginya harapan masyarakat agar aparat penegak hukum bekerja secara transparan dan profesional dalam memberantas korupsi di daerah.

You cannot copy content of this page