PEMATANGSIANTAR, LIVESUMUT.com – Perselisihan antara ibu dan anak terjadi di Jalan Sumber Jaya II, Kelurahan Sumber Jaya, Kecamatan Siantar Martoba, Kota Pematangsiantar, Jumat (28/8/2026) malam.
Cekcok tersebut dipicu permintaan seorang anak yang ingin dibelikan sepeda motor. Karena permintaan tersebut tidak sanggup dipenuhi, pertengkaran antara ibu dan anak pun terjadi hingga disertai pengancaman.
Peristiwa itu dilaporkan kepada Polres Pematangsiantar melalui layanan Call Center 110 sekitar pukul 23.45 WIB. Mendapat laporan tersebut, personel piket Polsek Siantar Martoba langsung bergerak mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan.
Kapolres Pematangsiantar AKBP Sah Udur T.M. Sitinjak, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kasi Humas IPTU Agustina T.D. mengatakan, laporan awal diterima Operator Call Center 110 Polres Pematangsiantar dari masyarakat berinisial AS.
“Awalnya Operator Call Center 110 Polres Pematangsiantar menerima laporan masyarakat inisial AS bahwa telah terjadi perselisihan antara Ibu kandung inisial ZS dengan anak kandung insial TRT.”
Setelah menerima laporan tersebut, Operator Call Center 110 kemudian meneruskannya kepada personel piket Polsek Siantar Martoba. Petugas pun merespons dengan melakukan pengecekan langsung ke lokasi kejadian.
“Selanjutnya Operator Call Center 110 meneruskan laporan tersebut ke piket PolseÄ· Siantar Martoba dan respon cepat tindaklanjuti dengan melakukan pengecekan.”
Cekcok Dipicu Permintaan Dibelikan Motor
Sesampainya di lokasi, personel piket Polsek Siantar Martoba menemukan bahwa perselisihan antara ibu dan anak memang telah terjadi.
Cekcok tersebut bermula ketika anak kandung berinisial TRT meminta dibelikan sepeda motor. Namun, permintaan tersebut tidak sanggup atau tidak dapat dipenuhi sehingga memicu pertengkaran antara TRT dengan ibu kandungnya, ZS.
Pertengkaran tersebut kemudian disertai pengancaman.
“Setibanya di TKP, personil piket PolseÄ· Siantar Martoba menemukan telah terjadi perselisihan antara ibu dan anak yang disebabkan tidak sanggupnya atau dipenuhinya permintaan anak untuk dibelikan sepeda motor sehingga memicu pertengkaran disertai pengancaman.”
Meski polisi telah tiba di lokasi, anak kandung berinisial TRT sudah tidak berada di rumah. Ia diketahui telah meninggalkan lokasi sebelum personel piket datang.
Petugas kemudian meneruskan penanganan kepada Bhabinkamtibmas setempat untuk ditindaklanjuti.
“Namun saat itu anak kandung inisial TRT sudah tidak ada dilokasi atau meninggalkan rumah. Lalu personil piket meneruskan kepada Babinkamtibmas setempat tersebut agar ditindaklanjuti.”
Respons cepat personel Polsek Siantar Martoba tersebut dilakukan setelah adanya laporan masyarakat melalui Call Center 110 Polres Pematangsiantar. Petugas melakukan pengecekan guna memastikan situasi di lokasi sekaligus meneruskan penanganan kepada Bhabinkamtibmas setempat.












