Scroll untuk baca artikel
Advertisement
Advertisement
Promo Mitsubishi Medan - Hubungi Santo Manalu
Peristiwa

Heboh di Siantar Timur! Mobil Dihentikan Istri dan Mertua, Polisi Turun Tangan

181
×

Heboh di Siantar Timur! Mobil Dihentikan Istri dan Mertua, Polisi Turun Tangan

Sebarkan artikel ini
Suasana di lokasi keributan di Jalan Ahmad Yani, Siantar Timur, saat personel Polsek turun tangan merespons laporan Call Center 110 dan mengamankan situasi.

Pematangsiantar, LIVESUMUT.com – Kejadian menghebohkan terjadi di wilayah Siantar Timur, Kota Pematangsiantar, saat sebuah mobil dihentikan oleh dua perempuan yang diketahui merupakan istri dan mertua pemilik kendaraan. Peristiwa ini sempat memicu keributan hingga akhirnya polisi turun tangan merespons laporan warga melalui Call Center 110.

Polres Pematangsiantar melalui personel piket Polsek Siantar Timur bergerak cepat melakukan pengecekan atas laporan keributan di Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Asuhan, Kecamatan Siantar Timur, Senin (13/4/2026) siang sekira pukul 13.50 WIB.

Baca Juga :  Polres Pematangsiantar Gelar Sertijab Kabag Log, Dua Kasat, dan Satu Kapolsek

Kapolres Pematangsiantar AKBP Sah Udur T.M. Sitinjak, SH, SIK, MH melalui Ps Kasi Humas IPTU Agustina Triyadewi mengatakan, awalnya keributan tersebut dilaporkan oleh pelapor berinisial RB melalui Layanan Polisi Call Center 110.

Dalam laporannya, RB menyebut mobil miliknya dihentikan dan ditahan oleh dua orang perempuan yang merupakan istri dan mertuanya.

Selanjutnya, operator Call Center 110 Polres Pematangsiantar meneruskan laporan tersebut ke piket Polsek Siantar Timur. Respon cepat pun dilakukan dengan langsung mendatangi lokasi kejadian.

Setibanya di tempat kejadian perkara (TKP), personel piket menemukan adanya keributan dan segera mengamankan situasi dengan membawa kedua belah pihak ke Mako Polsek Siantar Timur untuk dilakukan mediasi.

Baca Juga :  Pagar Kuburan Warga di Siantar Selatan Dilaporkan Hilang, Polisi Turun ke Lokasi

Setelah melalui proses mediasi, kedua belah pihak akhirnya sepakat menyelesaikan permasalahan tersebut secara kekeluargaan di rumah.

“Kedua belah pihak sudah dimediasi dan sepakat selesaikan di rumah,” pungkas IPTU Agustina.

Advertisement
Advertisement
ADVERTISEMENT

You cannot copy content of this page