Scroll untuk baca artikel
Advertisement
Advertisement
Promo Mitsubishi Medan - Hubungi Santo Manalu
Daerah

Gerakan Pangan Murah Digelar di Tarutung, Pemkab Taput Tekan Harga dan Jaga Daya Beli Warga

24
×

Gerakan Pangan Murah Digelar di Tarutung, Pemkab Taput Tekan Harga dan Jaga Daya Beli Warga

Sebarkan artikel ini

TARUTUNG, LIVESUMUT.com — Upaya menjaga harga kebutuhan pokok tetap terjangkau kembali dilakukan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara. Gerakan Pangan Murah digelar di Pasar Tarutung, Rabu (2/9/2026), sekaligus menjadi momentum pemerintah untuk memastikan stok bahan pangan pokok tetap tersedia di tengah masyarakat.

Kegiatan tersebut dibuka langsung Bupati Tapanuli Utara, Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, S.Si., M.Si. Bersama jajaran Forkopimda, Bupati turut meninjau kondisi pasar dan memantau ketersediaan sejumlah komoditas yang menjadi kebutuhan utama masyarakat.

Turut mendampingi Bupati, Komandan Kodim 0210/TU Letkol Arm. Kiky Hardian, S.Sos., Sekretaris Daerah Tapanuli Utara Henry M. M. Sitompul, M.Si., serta sejumlah unsur Forkopimda.

Bagi pemerintah daerah, Gerakan Pangan Murah bukan sekadar kegiatan menjual bahan kebutuhan pokok dengan harga lebih rendah. Program tersebut menjadi salah satu strategi untuk mengendalikan inflasi sekaligus menjaga agar masyarakat tetap memiliki kemampuan membeli kebutuhan sehari-hari.

Baca Juga :  RSUD Tarutung Hadirkan MRI dan Layanan Spesialis Berstandar Tinggi

Bupati Jonius mengatakan, pemerintah terus memonitor perkembangan harga sejumlah komoditas pangan agar kenaikannya tetap terkendali dan tidak menimbulkan tekanan bagi masyarakat.

“Pemerintah secara berkala memantau pergerakan harga komoditas pokok agar tidak melonjak melebihi daerah lain. Melalui operasi pasar murah ini, kita ingin memastikan masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga di bawah pasar,” kata Jonius.

Menurutnya, perbedaan harga antara komoditas yang dijual dalam Gerakan Pangan Murah dengan harga di pasaran diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, terutama dalam mengurangi pengeluaran rumah tangga.

Program tersebut terlaksana melalui kolaborasi Pemkab Tapanuli Utara dengan Bank Indonesia Kantor Perwakilan Sibolga dan Perum Bulog Cabang Pematang Siantar.

Baca Juga :  Dikunjungi Media, SMAN 1 Silaen Buktikan Transparansi Pengelolaan Dana BOS

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Tapanuli Utara, SEY Pasaribu, menjelaskan Gerakan Pangan Murah berlangsung selama dua hari, yakni 2–3 September 2026. Pelaksanaannya mengacu pada Surat Edaran Gubernur Sumatera Utara Nomor 500.1.2.1/7083 Tahun 2026 tentang Pelaksanaan Gerakan Pangan Murah Serentak di seluruh Provinsi Sumatera Utara.

Sejumlah kebutuhan pokok disiapkan dengan harga yang relatif terjangkau. Beras disediakan sebanyak 8 ton dengan harga Rp58.000 per 5 kilogram. Kemudian minyak goreng sebanyak 4.000 liter dijual seharga Rp15.000 per liter.

Untuk gula pasir, pemerintah menyediakan 500 kilogram dengan harga Rp17.800 per kilogram, sementara tepung terigu tersedia sebanyak 200 kilogram dengan harga Rp13.000 per kilogram. Komoditas telur ayam juga disiapkan sebanyak 6.000 butir, dengan harga Rp51.000 per papan.

Baca Juga :  Bupati Taput Fokus Pemulihan Lahan Terdampak Banjir Sarulla, Target Selesai Akhir 2025

Pemkab Taput memastikan stok yang disiapkan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat selama pelaksanaan kegiatan. Pemerintah juga telah menyiapkan langkah antisipasi apabila sejumlah komoditas habis pada hari pertama.

Jika persediaan bahan pangan tertentu habis terjual, pasokan tambahan akan kembali disalurkan pada hari berikutnya. Kebijakan ini dilakukan agar manfaat Gerakan Pangan Murah tidak hanya dinikmati oleh masyarakat yang datang lebih awal, tetapi dapat diakses secara lebih merata.

Dengan kegiatan tersebut, Pemkab Tapanuli Utara berharap stabilitas harga pangan tetap terjaga, tekanan inflasi dapat ditekan, dan masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih bersahabat.

Advertisement
Advertisement
ADVERTISEMENT

You cannot copy content of this page