Scroll untuk baca artikel
DaerahNasional

Bupati Samosir Serahkan Bantuan Alsintan dari APBN 2025

344
×

Bupati Samosir Serahkan Bantuan Alsintan dari APBN 2025

Sebarkan artikel ini

Samosir, LIVESUMUT.com – Bupati Samosir Vandiko Timotius Gultom, ST menyerahkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada tiga kelompok tani penerima, Kamis (17/4/2025), bertempat di Kantor Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Samosir.

Penyerahan ini turut didampingi oleh Kepala Dinas Ketapang dan Pertanian, Dr. Tumiur Gultom, SP, MP.

Bantuan alsintan yang bersumber dari dana APBN 2025 ini terdiri atas satu unit traktor roda empat untuk Kelompok Tani Marlundu dari Desa Partungko Naginjang, tiga unit handsprayer elektrik untuk Kelompok Tani Sejahtera dari Desa Cinta Dame, Kecamatan Simanindo, dan dua unit handsprayer elektrik untuk Kelompok Tani Harapan dari Desa Hariara Pohan, Kecamatan Harian.

Baca Juga :  Samosir Panen PAD Rp2,26 Miliar dari Wisata Selama Libur Nyepi–Lebaran 2026

Kepala Dinas Ketapang dan Pertanian, Tumiur Gultom, menyampaikan harapannya agar alsintan ini dapat mendorong peningkatan produktivitas pertanian di Samosir, khususnya pada komoditas jagung, padi, ubi jalar, serta hortikultura seperti kentang, cabai merah, dan bawang merah.

“Berkat komunikasi yang baik dari Bapak Bupati Vandiko kepada pemerintah atasan, sehingga bantuan ini dapat kita terima,” ujar Tumiur, menekankan bahwa bantuan ini merupakan hasil dari kolaborasi antara Pemkab Samosir, Pemprov Sumatera Utara, dan Kementerian Pertanian RI.

Dalam kesempatan yang sama, Forkopimda yang diwakili oleh Pabung Kodim 0210/TU, Kapten G. Sebayang, turut menyampaikan apresiasinya kepada kelompok tani penerima, seraya berharap agar bantuan tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal.

Baca Juga :  Telkom Witel Sumut Apresiasi SMA Negeri 21 Medan, Dukung Digitalisasi Pendidikan

Bupati Samosir, Vandiko Timotius Gultom, ST, dalam arahannya menegaskan pentingnya penggunaan dan perawatan alsintan ini secara baik dan bertanggung jawab.

“Gunakan dan rawat sebaik mungkin, sebagai alat untuk mempermudah proses bertani, dan saya harap harus bisa meningkatkan produktifitas,” tegasnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa mendapatkan bantuan ini bukan hal yang mudah, mengingat kompetisi dari ribuan kelompok tani di seluruh Indonesia.

“Berdasarkan proposal permohonan dari Bapak/Ibu, kemudian kami sampaikan ke pemerintah atasan dan puji Tuhan bantuan ini bisa kita dapatkan, berkat komunikasi dan sinergitas yang baik,” tutur Vandiko.

Baca Juga :  Menguak Konflik PT Toba Pulp Lestari: Deforestasi, Pelanggaran Hak Adat, dan Krisis Lingkungan di Kawasan Danau Toba

Dengan adanya tambahan alat pertanian ini, diharapkan proses pengolahan lahan menjadi lebih maksimal, produktivitas meningkat, dan pada akhirnya dapat meningkatkan kesejahteraan petani di Samosir.

Bupati Vandiko juga meminta agar Dinas Ketapang dan Pertanian turut mengawasi penggunaan alsintan, baik dari sisi pengelolaan maupun perawatannya.

You cannot copy content of this page