Peristiwa

Dua Toko di Perdagangan I Dilalap Si Jago Merah, Kerugian Ditaksir Capai Rp1,5 Miliar

43
×

Dua Toko di Perdagangan I Dilalap Si Jago Merah, Kerugian Ditaksir Capai Rp1,5 Miliar

Sebarkan artikel ini
Petugas pemadam kebakaran bersama personel Polsek Bandar Huluan dan warga berjibaku memadamkan api yang melalap dua toko di Kelurahan Perdagangan I, Kecamatan Bandar, Kabupaten Simalungun, Selasa (4/8/2026).

SIMALUNGUN, LIVESUMUT.com – Kebakaran melanda dua unit toko prabot dan elektronik di Jalan S.M. Raja, Kelurahan Perdagangan I, Kecamatan Bandar, Kabupaten Simalungun, Selasa (4/8/2026). Kobaran si jago merah menghanguskan seluruh isi bangunan dengan kerugian materiil ditaksir mencapai Rp1,5 miliar.

Meski kerugian yang ditimbulkan sangat besar, peristiwa tersebut tidak menyebabkan korban jiwa. Dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh hubungan arus pendek listrik, namun penyebab pastinya masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.

Kedua toko yang terbakar diketahui milik Hendra Wijaya (60). Api mulai terlihat sekitar pukul 06.15 WIB dan baru berhasil dipadamkan sekitar pukul 09.30 WIB setelah petugas berjibaku selama lebih dari tiga jam.

Kasi Humas Polres Simalungun AKP Verry Purba membenarkan peristiwa tersebut saat dikonfirmasi pada Selasa (4/8/2026) sekitar pukul 13.20 WIB.

Menurutnya, personel Polsek Bandar Huluan bergerak cepat begitu menerima laporan kebakaran dengan mengamankan lokasi, berkoordinasi dengan petugas pemadam kebakaran, serta membantu proses pemadaman bersama masyarakat.

“Begitu menerima informasi kebakaran, personel Polsek Bandar Huluan langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian, mengamankan TKP, menghubungi pemadam kebakaran, dan bersama masyarakat membantu proses pemadaman,” ujar AKP Verry Purba.

Baca Juga :  Lerai Keributan, Pria di Siantar Jadi Korban Pengeroyokan dan Lapor Polisi

Kapolsek Bandar Huluan IPTU Patar Banjarnahor, SH, MH, yang memimpin langsung penanganan di lokasi, menjelaskan kebakaran pertama kali diketahui oleh Firdiana (58), istri pemilik toko.

Saat terbangun pada pagi hari, Firdiana mendapati lantai bawah toko dalam kondisi gelap. Ketika membuka jendela dari lantai dua, ia mendengar suara percikan dari lantai satu dan segera membangunkan suaminya.

“Saksi Firdiana bangun pagi dan melihat kondisi toko dalam keadaan gelap. Saat membuka jendela lantai dua, ia mendengar suara percikan di lantai satu dan segera membangunkan suaminya, korban Hendra Wijaya, untuk melihat kondisi di bawah,” ucap AKP Verry Purba mengutip keterangan di lapangan.

Ketika korban bersama istrinya turun ke lantai bawah, api sudah membesar disertai kepulan asap hitam pekat dari dalam toko. Demi keselamatan, Firdiana melarang suaminya memadamkan api dan mengajaknya segera keluar melalui pintu belakang.

Baca Juga :  Ditinggal Kerja dan Jemput Cucu, Rumah di Gunung Malela Hangus Dilalap Api

Setelah berhasil menyelamatkan diri, Firdiana kemudian melompat ke bangunan sebelah untuk membangunkan tetangganya, Tanjong Erpin (39), agar segera menghubungi petugas pemadam kebakaran.

“Setelah berhasil keluar, saksi Firdiana langsung melompat ke bangunan sebelah untuk membangunkan tetangganya, saksi Tanjong Erpin (39), guna meminta tolong menghubungi petugas pemadam kebakaran. Saat pintu depan rumah Tanjong Erpin dibuka, warga sudah berdatangan dan petugas BPBD Kabupaten Simalungun telah berada di lokasi,” ungkap AKP Verry Purba.

Proses pemadaman melibatkan tujuh unit mobil pemadam kebakaran, terdiri atas dua unit dari KEK Sei Mangke, satu unit dari Kabupaten Batu Bara, dua unit dari BPBD Kabupaten Simalungun, serta dua unit dari Kota Pematangsiantar. Personel Polsek Bandar Huluan bersama warga sekitar turut membantu memadamkan api agar tidak merambat ke bangunan lain.

Akibat kebakaran tersebut, dua unit ruko permanen berukuran 10 x 25 meter beserta seluruh barang prabot, elektronik, dan satu unit sepeda motor Yamaha Frego warna abu-abu tanpa pelat nomor hangus terbakar.

Baca Juga :  Polres Simalungun Teguhkan Semangat Kebangsaan di Upacara Hari Bela Negara Ke-76

Petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain satu unit stabilizer listrik yang telah terbakar, satu lembar pintu lemari yang hangus, serta dua batang besi jemuran yang ikut terbakar.

“Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp1,5 miliar. Penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan, sementara dugaan awal mengarah pada hubungan arus pendek listrik,” jelas AKP Verry Purba.

Ia menambahkan, sebanyak 12 personel Polsek Bandar Huluan diterjunkan ke lokasi di bawah pimpinan Kapolsek IPTU Patar Banjarnahor, SH, MH. Selain melakukan pengamanan, polisi juga berkoordinasi dengan Tim Inafis Polres Simalungun untuk mengungkap penyebab pasti kebakaran.

“Kami akan segera berkoordinasi dengan Tim Inafis Polres Simalungun untuk mengungkap penyebab pasti kebakaran. Pemeriksaan saksi-saksi juga akan terus dilakukan, serta koordinasi bersama Camat dan Kelurahan Perdagangan I Kecamatan Bandar,” pungkas AKP Verry Purba.

You cannot copy content of this page