Pematangsiantar, LIVESUMUT.com | Warga Kelurahan Setia Negara, Kecamatan Siantar Sitalasari, Kota Pematangsiantar digegerkan dengan penemuan sesosok mayat pria di Sungai Pancur Lima Pasar Pagi, Selasa (22/7) sekitar pukul 11.30 WIB.
Kapolsek Siantar Martoba AKP Restuadi SH memimpin langsung pengecekan Tempat Kejadian Perkara (TKP) bersama personel piket dan Tim Inafis Sat Reskrim Polres Pematangsiantar.
Korban diketahui berinisial BM (48), warga Jalan Rindam III Pasar Pagi Kelurahan Setia Negara, Kecamatan Siantar Sitalasari.
Penemuan mayat tersebut pertama kali diketahui oleh saksi yang juga kakak kandung korban, Rumondang br. Manurung (55), setelah mendapat telepon dari warga.

“Awalnya saksi Rumondang Manurung selaku saudara kandung korban mendapat telepon dari salah satu warga yang memberitahukan bahwa korban (BM) meninggal dunia dalam kondisi telungkup di dalam sungai Pancur Lima,” ungkap AKP Restuadi.
Mendengar kabar itu, Rumondang segera menuju lokasi dan mendapati korban sudah tidak bernyawa, dalam posisi telungkup di sungai.
Warga sekitar kemudian membantu mengevakuasi jenazah korban ke rumah duka di Jalan Rindam III Pasar Pagi.
Kapolsek menjelaskan, setelah dilakukan olah TKP dan pengecekan kondisi korban, pihak keluarga memutuskan tidak dilakukan autopsi karena tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban.
“Keluarga korban sudah membuat surat pernyataan tidak dilakukan autopsi,” jelas AKP Restuadi.
Menurut keterangan para tetangga, sebelum kejadian korban sempat mengeluh sakit perut dan diduga hendak ke sungai untuk buang air.
Diduga korban terjatuh di sekitar TKP dan meninggal dunia.
Jenazah korban selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga untuk disemayamkan dan dikuburkan.
Polisi memastikan tidak ada unsur pidana dalam peristiwa ini.













