<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Ulos Arsip - LIVESUMUT.com</title>
	<atom:link href="https://livesumut.com/tag/ulos/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://livesumut.com/tag/ulos/</link>
	<description>&#34;Mengungkap Informasi &#38; Inspirasi&#34;</description>
	<lastBuildDate>Wed, 12 Aug 2026 00:21:51 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1</generator>

<image>
	<url>https://livesumut.com/wp-content/uploads/2025/09/1002442469-removebg-preview-1-80x80.png</url>
	<title>Ulos Arsip - LIVESUMUT.com</title>
	<link>https://livesumut.com/tag/ulos/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>ECO-Ulos Taput Dorong Tenun Ramah Lingkungan hingga Pasar Global</title>
		<link>https://livesumut.com/2026/08/12/eco-ulos-taput-dorong-tenun-ramah-lingkungan-hingga-pasar-global/</link>
					<comments>https://livesumut.com/2026/08/12/eco-ulos-taput-dorong-tenun-ramah-lingkungan-hingga-pasar-global/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 12 Aug 2026 00:21:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Dekranasda Taput]]></category>
		<category><![CDATA[Serat Limbah]]></category>
		<category><![CDATA[Tapanuli Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Ulos]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://livesumut.com/?p=16602</guid>

					<description><![CDATA[<p>TARUTUNG, LIVESUMUT.com — Limbah pelepah pisang dan daun...</p>
<p>Artikel <a href="https://livesumut.com/2026/08/12/eco-ulos-taput-dorong-tenun-ramah-lingkungan-hingga-pasar-global/">ECO-Ulos Taput Dorong Tenun Ramah Lingkungan hingga Pasar Global</a> pertama kali tampil pada <a href="https://livesumut.com">LIVESUMUT.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>TARUTUNG, LIVESUMUT.com</strong> — Limbah pelepah pisang dan daun nanas yang selama ini kerap dianggap tidak bernilai kini mendapat “kehidupan kedua” di tangan para penenun Tapanuli Utara. Melalui inovasi ECO-Ulos, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara mendorong lahirnya produk ulos berbasis serat limbah pertanian yang tidak hanya bernilai ekonomi, tetapi juga mengusung konsep ramah lingkungan.</p>
<p>Terobosan tersebut mulai diperkenalkan melalui Program Sosialisasi dan Pelatihan Penenunan Ulos Berbasis Serat Limbah Pertanian (ECO-Ulos) yang digelar di Gedung Dekranasda, Sopo Partungkoan Tarutung, Selasa (11/8/2026).</p>
<p>Kegiatan yang digagas Pemkab Taput melalui Dekranasda bersama Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan (Koperindag) itu melibatkan 50 penenun atau partonun dari Kecamatan Tarutung, Sipoholon, Siatas Barita, dan Pahae Julu.</p>
<p>Pelatihan tersebut menghadirkan Founder dan CEO PT Saree Jaya Indonesia (Saree Ulos), Juliana Sianturi, sebagai narasumber utama. Para peserta diperkenalkan pada pemanfaatan serat dari pelepah pisang dan daun nanas sebagai bahan baku benang tenun.</p>
<p>Inovasi ini dinilai menjadi langkah strategis untuk mempertemukan kekayaan budaya dengan tuntutan industri kreatif masa kini. Ulos tidak hanya dipertahankan sebagai warisan budaya Batak, tetapi juga diarahkan menjadi produk wastra yang memiliki nilai tambah dan memenuhi tren pasar berkelanjutan.</p>
<p>Ketua Dekranasda Kabupaten Tapanuli Utara, Ny. Neny Angelina JTP Hutabarat, mengatakan potensi tersebut semakin kuat karena Taput memiliki lebih dari 6.000 penenun yang menjadi bagian penting dari ekosistem ekonomi kreatif daerah.</p>
<p>Menurutnya, keberadaan para penenun harus diikuti dengan inovasi agar produk yang dihasilkan mampu menjangkau pasar yang lebih luas.</p>
<p>“Ulos bagi masyarakat Batak bukan sekadar kain, melainkan identitas, warisan leluhur, dan sumber penghidupan. Melalui ECO-Ulos, kita membuktikan bahwa limbah pertanian dapat diubah menjadi produk bernilai ekonomi tinggi,” ujarnya.</p>
<p>Ia menilai setiap produk yang dihasilkan para penenun memiliki peluang untuk menjadi bagian dari gerakan ekonomi hijau sekaligus membuka sumber pendapatan baru bagi masyarakat.</p>
<p>Konsep ECO-Ulos juga tidak berhenti pada proses produksi. Pemkab Taput bersama Dekranasda tengah membangun ekosistem yang menghubungkan petani sebagai pemasok bahan baku, penenun sebagai produsen, pelaku UMKM sebagai penggerak usaha, hingga desainer yang dapat membawa produk tersebut ke pasar yang lebih luas.</p>
<p>Untuk memperkuat sisi riset dan inovasi, Pemkab Taput dan Dekranasda juga menggandeng Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dalam pengembangan pewarnaan alam. Kolaborasi turut melibatkan Science Techno Park (STP) IPB University serta Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.</p>
<p>Rangkaian kolaborasi tersebut dipersiapkan untuk meningkatkan kualitas produk sekaligus membuka peluang ECO-Ulos menembus pasar nasional hingga internasional.</p>
<p>Sementara itu, Kepala Dinas Koperindag Tapanuli Utara, Augus Sinaga, memastikan pemerintah daerah akan memberikan pendampingan secara berkelanjutan agar inovasi tersebut tidak berhenti sebatas pelatihan.</p>
<p>Pendampingan akan mencakup legalitas usaha, peningkatan keterampilan, pengembangan produk hingga pemasaran. Fasilitas pemasaran digital yang tersedia di Dekranasda juga akan dimanfaatkan untuk membantu memperluas jangkauan pasar.</p>
<p>“Harapan kami, para penenun tidak hanya memproduksi kain, tetapi juga naik kelas menjadi pengusaha tenun yang mandiri dan memiliki daya saing global,” kata Augus.</p>
<p>Melalui program tersebut, para peserta diharapkan tidak sekadar menjadi penerima pelatihan, tetapi mampu berperan sebagai Duta ECO-Ulos di wilayah masing-masing. Mereka diharapkan menjaga kualitas, mengembangkan inovasi, sekaligus memperkenalkan konsep wastra berkelanjutan kepada masyarakat.</p>
<p>Jika dikembangkan secara konsisten, ECO-Ulos berpotensi menjadi lebih dari sekadar inovasi bahan baku. Program ini dapat menjadi model bagaimana limbah pertanian, tradisi, teknologi, dan kreativitas dipadukan untuk menciptakan sumber ekonomi baru tanpa meninggalkan identitas budaya.</p>
<p>Bagi Tapanuli Utara, langkah tersebut sekaligus membuka jalan untuk memperkuat posisi daerah sebagai salah satu pusat pengembangan wastra hijau berkelanjutan di Indonesia.</p>
<p>Artikel <a href="https://livesumut.com/2026/08/12/eco-ulos-taput-dorong-tenun-ramah-lingkungan-hingga-pasar-global/">ECO-Ulos Taput Dorong Tenun Ramah Lingkungan hingga Pasar Global</a> pertama kali tampil pada <a href="https://livesumut.com">LIVESUMUT.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://livesumut.com/2026/08/12/eco-ulos-taput-dorong-tenun-ramah-lingkungan-hingga-pasar-global/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dekranasda Taput Bawa Ulos Simetria ke IFW 2026, Angkat Potensi Daerah Menuju Panggung Fesyen Nasional</title>
		<link>https://livesumut.com/2026/07/29/dekranasda-taput-bawa-ulos-simetria-ke-ifw-2026-angkat-potensi-daerah-menuju-panggung-fesyen-nasional/</link>
					<comments>https://livesumut.com/2026/07/29/dekranasda-taput-bawa-ulos-simetria-ke-ifw-2026-angkat-potensi-daerah-menuju-panggung-fesyen-nasional/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 29 Jul 2026 13:07:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Dekranasda Taput]]></category>
		<category><![CDATA[IFW 2026]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab Taput]]></category>
		<category><![CDATA[Ulos]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://livesumut.com/?p=16192</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA,.LIVESUMUT.com – Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten...</p>
<p>Artikel <a href="https://livesumut.com/2026/07/29/dekranasda-taput-bawa-ulos-simetria-ke-ifw-2026-angkat-potensi-daerah-menuju-panggung-fesyen-nasional/">Dekranasda Taput Bawa Ulos Simetria ke IFW 2026, Angkat Potensi Daerah Menuju Panggung Fesyen Nasional</a> pertama kali tampil pada <a href="https://livesumut.com">LIVESUMUT.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA,.LIVESUMUT.com</strong> – Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Tapanuli Utara kembali menunjukkan komitmennya dalam mempromosikan kekayaan budaya daerah melalui ajang bergengsi BTN Indonesia Fashion Week (IFW) 2026 yang berlangsung di Jakarta International Convention Center (JICC), Senayan, Rabu (29/7).</p>
<p>Partisipasi Dekranasda Tapanuli Utara dipimpin langsung oleh Ketua Dekranasda Tapanuli Utara, Ny. Neny Angelina JTP Hutabarat, bersama Wakil Ketua Dekranasda Tapanuli Utara, Ny. Lisa Deni Lumbantoruan. Kehadiran mereka merupakan tindak lanjut atas undangan resmi dari Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia (APPMI) dan Dekranasda Provinsi Sumatera Utara.</p>
<p>Pada gelaran fesyen terbesar di Indonesia tahun ini, tema &#8220;Ulos Simetria&#8221; diusung sebagai konsep utama yang memadukan keindahan kain Ulos dengan sentuhan desain modern. Tema tersebut menjadi simbol harmonisasi antara warisan budaya Nusantara dan kreativitas fesyen masa kini.</p>
<p>President IFW sekaligus Ketua Umum APPMI, Poppy Dharsono, mengatakan bahwa pengangkatan tema Ulos Simetria merupakan bagian dari upaya memperkuat eksistensi budaya Indonesia melalui inovasi di industri fesyen. Menurutnya, kekayaan budaya lokal memiliki peluang besar untuk bersaing dan menjadi bagian dari perkembangan fesyen di tingkat global.</p>
<p>Dalam rangkaian BTN IFW 2026, Dekranasda Tapanuli Utara mengambil bagian dalam dua agenda utama. Pertama, mengikuti pameran produk kerajinan unggulan daerah yang digelar selama lima hari di Assembly Hall JICC. Kedua, menampilkan koleksi busana berbahan Ulos pada peragaan busana pembukaan yang berlangsung Rabu (29/7), serta tampil kembali pada pagelaran busana puncak yang dijadwalkan pada Minggu (2/8) pukul 16.00–17.00 WIB di Plenary Hall JICC.</p>
<p>Ajang bergengsi ini turut dihadiri sejumlah pejabat dan tokoh nasional, di antaranya Wakil Menteri Perdagangan RI Dyah Roro Esti Widya Putri, Direktur Network &amp; Retail Funding Bank BTN Rully Setiawan, Ketua Dekranasda Provinsi Sumatera Utara Kahiyang Ayu Bobby Nasution, para duta besar negara sahabat, serta para Ketua Dekranasda dari berbagai daerah di Indonesia.</p>
<p>Keikutsertaan Dekranasda Tapanuli Utara dalam BTN Indonesia Fashion Week 2026 menjadi langkah strategis Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara untuk memperluas promosi produk kerajinan berbasis budaya sekaligus membuka peluang pasar yang lebih luas bagi para pelaku ekonomi kreatif. Melalui panggung fesyen nasional ini, Ulos diharapkan semakin dikenal, memiliki nilai tambah, serta mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui penguatan sektor industri kreatif.</p>
<p>Artikel <a href="https://livesumut.com/2026/07/29/dekranasda-taput-bawa-ulos-simetria-ke-ifw-2026-angkat-potensi-daerah-menuju-panggung-fesyen-nasional/">Dekranasda Taput Bawa Ulos Simetria ke IFW 2026, Angkat Potensi Daerah Menuju Panggung Fesyen Nasional</a> pertama kali tampil pada <a href="https://livesumut.com">LIVESUMUT.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://livesumut.com/2026/07/29/dekranasda-taput-bawa-ulos-simetria-ke-ifw-2026-angkat-potensi-daerah-menuju-panggung-fesyen-nasional/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ulos Ragidup Taput Menuju Pengakuan Nasional</title>
		<link>https://livesumut.com/2026/05/06/ulos-ragidup-taput-menuju-pengakuan-nasional/</link>
					<comments>https://livesumut.com/2026/05/06/ulos-ragidup-taput-menuju-pengakuan-nasional/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 06 May 2026 10:15:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya Lokal]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Tapanuli Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Dekranasda Taput]]></category>
		<category><![CDATA[Ragidup]]></category>
		<category><![CDATA[Ulos]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://livesumut.com/?p=15232</guid>

					<description><![CDATA[<p>Tarutung, LIVESUMUT.com – Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara terus...</p>
<p>Artikel <a href="https://livesumut.com/2026/05/06/ulos-ragidup-taput-menuju-pengakuan-nasional/">Ulos Ragidup Taput Menuju Pengakuan Nasional</a> pertama kali tampil pada <a href="https://livesumut.com">LIVESUMUT.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Tarutung, LIVESUMUT.com</strong> – Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara terus memperkuat langkah pelestarian budaya lokal. Bupati Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat memimpin langsung pembahasan dan evaluasi dokumen Indikasi Geografis (IG) Tenun Ulos Ragidup Silindung di Kantor Dekranasda Taput, Tarutung, Rabu (6/5/2026).</p>
<p>Pertemuan tersebut menjadi tahapan penting dalam proses pengajuan Tenun Ulos Ragidup Silindung ke Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual. Saat ini, dokumen yang diajukan telah memasuki tahap pemeriksaan substantif setelah sebelumnya diumumkan secara resmi.</p>
<p>Bupati menegaskan, Ulos Ragidup Silindung bukan hanya hasil karya tenun, tetapi juga identitas budaya yang melekat kuat dalam kehidupan masyarakat Batak, khususnya di Taput. Karena itu, perlindungan melalui Indikasi Geografis dinilai penting untuk menjaga keaslian produk sekaligus melindungi para penenun lokal.</p>
<p>“Warisan budaya harus dijaga, bukan hanya untuk dikenang, tetapi juga agar memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Bupati.</p>
<p>Selain melindungi nilai budaya, pengakuan IG juga diharapkan mampu meningkatkan nilai jual produk, membuka pasar yang lebih luas, dan memperkuat posisi Ulos Ragidup Silindung sebagai produk unggulan daerah.</p>
<p>Kegiatan ini turut dihadiri jajaran pemerintah daerah, tim ahli Indikasi Geografis, perwakilan Kementerian Hukum, serta komunitas pelestari tenun tradisional. Pemerintah Taput optimistis Ulos Ragidup Silindung segera memperoleh pengakuan resmi sebagai warisan budaya bernilai tinggi.</p>
<p>Artikel <a href="https://livesumut.com/2026/05/06/ulos-ragidup-taput-menuju-pengakuan-nasional/">Ulos Ragidup Taput Menuju Pengakuan Nasional</a> pertama kali tampil pada <a href="https://livesumut.com">LIVESUMUT.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://livesumut.com/2026/05/06/ulos-ragidup-taput-menuju-pengakuan-nasional/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>“Jabu Bonang 6 Tahun: Dari Ulos Tradisional Menuju Kemandirian Perempuan dan Ekonomi Kreatif Taput”</title>
		<link>https://livesumut.com/2026/04/21/jabu-bonang-6-tahun-dari-ulos-tradisional-menuju-kemandirian-perempuan-dan-ekonomi-kreatif-taput/</link>
					<comments>https://livesumut.com/2026/04/21/jabu-bonang-6-tahun-dari-ulos-tradisional-menuju-kemandirian-perempuan-dan-ekonomi-kreatif-taput/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 21 Apr 2026 15:59:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi Kreatif]]></category>
		<category><![CDATA[Jabu Bonang]]></category>
		<category><![CDATA[Ulos]]></category>
		<category><![CDATA[Wakil Bupati Taput]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://livesumut.com/?p=15116</guid>

					<description><![CDATA[<p>Tarutung, LIVESUMUT.com – Semangat pelestarian budaya dan pemberdayaan...</p>
<p>Artikel <a href="https://livesumut.com/2026/04/21/jabu-bonang-6-tahun-dari-ulos-tradisional-menuju-kemandirian-perempuan-dan-ekonomi-kreatif-taput/">“Jabu Bonang 6 Tahun: Dari Ulos Tradisional Menuju Kemandirian Perempuan dan Ekonomi Kreatif Taput”</a> pertama kali tampil pada <a href="https://livesumut.com">LIVESUMUT.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Tarutung, LIVESUMUT.com</strong> – Semangat pelestarian budaya dan pemberdayaan ekonomi perempuan menggema dalam perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-6 Jabu Bonang yang digelar di Sopo Partungkoan, Tarutung, Selasa (21/04/2026). Momentum ini menjadi bukti nyata sinergi antara Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara dan komunitas dalam mengangkat martabat perajin tenun ulos di kawasan Danau Toba.</p>
<p>Wakil Bupati Tapanuli Utara, Dr. Deni Parlindungan Lumbantoruan, M.Eng., yang hadir langsung dalam acara tersebut, memberikan apresiasi tinggi kepada Jabu Bonang—komunitas yang diinisiasi oleh Tobatenun—atas konsistensinya memberdayakan para penenun hingga ke desa-desa tradisional.</p>
<p>Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa keahlian menenun ulos bukan sekadar keterampilan, melainkan warisan budaya yang diwariskan lintas generasi. Namun, menurutnya, tantangan zaman menuntut adanya pengembangan agar tradisi tersebut tetap relevan dan bernilai ekonomi.</p>
<p>“Jabu Bonang hadir bukan hanya menjaga warisan leluhur, tetapi juga mendorongnya berkembang secara profesional dan berkelanjutan,” ujar Wakil Bupati.</p>
<p>Lebih jauh, ia menilai pendekatan holistik yang diterapkan Jabu Bonang menjadi kunci keberhasilan pemberdayaan. Selain pelatihan teknik tenun khas Batak, komunitas ini juga membekali para perempuan dengan pengetahuan tata niaga, literasi kesehatan, hingga edukasi menyeluruh.</p>
<p>“Kehadiran Jabu Bonang membawa harapan baru. Para ibu penenun tidak hanya menghasilkan karya indah, tetapi juga menjadi lebih mandiri secara ekonomi dan sadar akan kesehatan,” tambahnya.</p>
<p>Sebagai bentuk dukungan, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara berkomitmen untuk terus memperkuat kolaborasi lintas sektor guna menciptakan ekosistem ekonomi kreatif berbasis budaya lokal.</p>
<p>Perayaan HUT ke-6 ini juga dimeriahkan dengan peluncuran karya inovasi tenun serta pameran benang dengan pewarna alami. Kegiatan ini bertujuan menghidupkan kembali teknik-teknik tradisional yang mulai langka sekaligus memperkenalkan konsep fesyen berkelanjutan (sustainable fashion) kepada masyarakat luas.</p>
<p>Acara tersebut turut dihadiri oleh jajaran perangkat daerah, tokoh masyarakat, pegiat budaya, serta ratusan perajin tenun dari berbagai desa di kawasan Danau Toba.</p>
<p>Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, Jabu Bonang diharapkan terus menjadi motor penggerak lahirnya generasi penenun yang cerdas, sehat, dan berdaya saing, sekaligus menjaga identitas budaya Batak tetap hidup di tengah arus modernisasi.</p>
<p>Artikel <a href="https://livesumut.com/2026/04/21/jabu-bonang-6-tahun-dari-ulos-tradisional-menuju-kemandirian-perempuan-dan-ekonomi-kreatif-taput/">“Jabu Bonang 6 Tahun: Dari Ulos Tradisional Menuju Kemandirian Perempuan dan Ekonomi Kreatif Taput”</a> pertama kali tampil pada <a href="https://livesumut.com">LIVESUMUT.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://livesumut.com/2026/04/21/jabu-bonang-6-tahun-dari-ulos-tradisional-menuju-kemandirian-perempuan-dan-ekonomi-kreatif-taput/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>ASN Samosir Kompak Kenakan Ulos di Upacara Hari Kesadaran Nasional</title>
		<link>https://livesumut.com/2025/10/17/asn-samosir-kompak-kenakan-ulos-di-upacara-hari-kesadaran-nasional/</link>
					<comments>https://livesumut.com/2025/10/17/asn-samosir-kompak-kenakan-ulos-di-upacara-hari-kesadaran-nasional/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[By : Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 17 Oct 2025 07:09:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[ASN]]></category>
		<category><![CDATA[Samosir]]></category>
		<category><![CDATA[Ulos]]></category>
		<category><![CDATA[Upacara]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://livesumut.com/?p=11162</guid>

					<description><![CDATA[<p>Samosir, LIVESUMUT.com – Suasana berbeda terlihat dalam Upacara...</p>
<p>Artikel <a href="https://livesumut.com/2025/10/17/asn-samosir-kompak-kenakan-ulos-di-upacara-hari-kesadaran-nasional/">ASN Samosir Kompak Kenakan Ulos di Upacara Hari Kesadaran Nasional</a> pertama kali tampil pada <a href="https://livesumut.com">LIVESUMUT.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Samosir, LIVESUMUT.com</strong> – Suasana berbeda terlihat dalam Upacara Hari Kesadaran Nasional yang digelar di Halaman Kantor Bupati Samosir, Jumat (17/10/2025).</p>
<p>Seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Samosir tampil kompak mengenakan ulos dan pakaian bermotif ulos sebagai bentuk penghormatan terhadap Hari Ulos Nasional yang jatuh pada tanggal yang sama.</p>
<p>Diketahui, ulos, kain tradisional khas suku Batak, telah ditetapkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) sebagai warisan budaya tak benda Indonesia pada 17 Oktober 2014.</p>
<p>Setahun kemudian, pada 17 Oktober 2015, tanggal tersebut resmi ditetapkan sebagai Hari Ulos Nasional.</p>
<p>Sejak itu, setiap tahun masyarakat Batak dan berbagai daerah di Tanah Air merayakannya dengan penuh kebanggaan.</p>
<p>Bertindak sebagai Pembina Upacara, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekdakab Samosir, Hotraja Sitanggang, menyampaikan kekagumannya terhadap makna filosofis kain ulos yang dianggap sebagai simbol kasih sayang dan nilai-nilai luhur masyarakat Batak.</p>
<p>“Kain ulos tidak lepas kedudukannya dengan orang Batak, mulai dari dilahirkan sampai meninggalkan kehidupan. Selain simbol kasih sayang, ulos dimaknai sebagai harapan dan nilai-nilai luhur yang diterima keturunan atau marga di dalam Batak,” ujar Hotraja.</p>
<p>Ia mengajak seluruh ASN untuk bangga dengan jati diri dan tradisi budaya, sebagai bagian dari upaya menjaga warisan leluhur.</p>
<p>“Mari kita lestarikan budaya yang telah diturunkan dari leluhur kita, satu di antaranya adalah kain ulos,” ajaknya.</p>
<p>Dalam momentum Hari Kesadaran Nasional dan Hari Ulos ini, Hotraja juga mengingatkan seluruh aparatur untuk melakukan introspeksi terhadap sikap dan kinerja dalam menjalankan tugas sebagai pelayan publik.</p>
<p>“Ini menjadi perenungan kita, sudahkah pola pikir dan cara pandang saya mencerminkan makna ulos yang melambangkan kasih sayang melalui tindakan terbaik dalam pekerjaan saya? Sudahkah saya melakukan cara-cara terbaik dalam menjalankan tugas pokok dan fungsi saya?” tutur Hotraja penuh makna.</p>
<p>Menurutnya, pesan moral dari makna ulos perlu dijadikan inspirasi bagi ASN dalam memberikan pelayanan yang tulus dan profesional kepada masyarakat.</p>
<p>Menutup arahannya, Hotraja turut mengajak seluruh ASN untuk menyukseskan ajang internasional “Trail of The Kings (TOTK)”, kompetisi lari bergengsi dunia yang untuk pertama kalinya digelar di Indonesia dan berlangsung di Kabupaten Samosir.</p>
<p>“Diharapkan kita semua turut meramaikan event tersebut dan menjadi tuan rumah yang baik bagi seluruh peserta dan wisatawan yang berkunjung,” tambahnya.</p>
<p>Artikel <a href="https://livesumut.com/2025/10/17/asn-samosir-kompak-kenakan-ulos-di-upacara-hari-kesadaran-nasional/">ASN Samosir Kompak Kenakan Ulos di Upacara Hari Kesadaran Nasional</a> pertama kali tampil pada <a href="https://livesumut.com">LIVESUMUT.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://livesumut.com/2025/10/17/asn-samosir-kompak-kenakan-ulos-di-upacara-hari-kesadaran-nasional/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
