TAPUT, LIVESUMUT.com — Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara mulai memperkuat pelayanan kebersihan dengan mengoperasikan dua unit dump truck baru. Armada tersebut resmi dilepas Bupati Tapanuli Utara, Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, S.Si., M.Si., dalam rangkaian Apel Pagi di Kantor Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (Perkim LH), Kecamatan Siatas Barita, Jumat (2/10/2026).
Penambahan armada ini menjadi bagian dari upaya Pemkab Tapanuli Utara meningkatkan efektivitas pengelolaan sampah, khususnya dalam mempercepat proses pengangkutan dari Tempat Penampungan Sementara (TPS) menuju Tempat Pemrosesan Akhir (TPA).
Bupati Jonius mengatakan, peningkatan fasilitas kebersihan harus diikuti dengan pengelolaan yang tertib serta keterlibatan masyarakat. Menurutnya, persoalan kebersihan tidak dapat hanya dibebankan kepada pemerintah.
“Menjaga kebersihan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi merupakan tanggung jawab kita bersama. Dengan adanya armada baru ini, kita berharap pelayanan persampahan dapat semakin baik dan lingkungan kita tetap bersih, sehat, dan nyaman,” ujar Jonius.
Kepala Dinas Perkim LH Tapanuli Utara, Nokman Simanungkalit, menjelaskan pengadaan dua armada baru tersebut dilakukan melihat volume sampah yang terus meningkat. Produksi sampah masyarakat saat ini diperkirakan mencapai sekitar 68 ton setiap hari.
Besarnya volume tersebut membuat kebutuhan terhadap kendaraan pengangkut sampah semakin mendesak. Terlebih, sebagian armada lama sudah kerap mengalami kendala teknis sehingga dapat memengaruhi kelancaran pelayanan di lapangan.
Dua unit dump truck yang kini dioperasikan tersebut diperoleh melalui dukungan Dana Transfer Keuangan Daerah (TKD) Tahun Anggaran 2026.
Pada tahap awal, armada baru akan difokuskan untuk mendukung pelayanan di empat wilayah, yakni Kecamatan Tarutung, Parmonangan, Adian Koting, dan Sipoholon.
Tarutung menjadi salah satu wilayah prioritas karena berstatus sebagai pusat perkotaan dan memiliki aktivitas masyarakat yang relatif tinggi. Sementara tiga kecamatan lainnya juga menjadi sasaran penguatan layanan pengangkutan sampah.
Dengan tambahan armada tersebut, Pemkab Tapanuli Utara berharap rantai pengangkutan sampah dari kawasan permukiman hingga lokasi pemrosesan akhir dapat berjalan lebih optimal.
Pengoperasian kendaraan baru ini sekaligus menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah menghadirkan pelayanan publik yang lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya dalam menjaga kebersihan lingkungan.












