Scroll untuk baca artikel
Peristiwa

Anak 9 Tahun Tewas Tenggelam di Pollung, Pemkab Humbahas Kunjungi Keluarga Korban

183
×

Anak 9 Tahun Tewas Tenggelam di Pollung, Pemkab Humbahas Kunjungi Keluarga Korban

Sebarkan artikel ini
Pemkab Humbang Hasundutan melalui jajaran terkait saat melakukan kunjungan sosial ke rumah duka korban tenggelam di Desa Sipituhuta, Kecamatan Pollung, Minggu (29/3/2026).

HUMBAHAS, LIVESUMUT.com – Duka menyelimuti Desa Sipituhuta, Kecamatan Pollung, setelah seorang anak berusia 9 tahun meninggal dunia akibat tenggelam. Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan bergerak cepat menunjukkan kepedulian dengan mengunjungi langsung keluarga korban, Minggu (29/3/2026).

Kunjungan sosial ini dipimpin oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Sabar H. Purba, mewakili Bupati Humbang Hasundutan Dr. Oloan Paniaran Nababan, SH., MH. Turut hadir Kepala Dinas Sosial Rambe Manalu, Camat Pollung Saul Hutabarat, serta Kepala Desa Sipituhuta.

Rombongan mendatangi rumah duka almarhum Limrod Siregar (9), siswa kelas 3 SD, anak dari pasangan Jimpos Siregar dan Rosmawati Simamora. Kehadiran pemerintah daerah menjadi bentuk empati sekaligus dukungan moril bagi keluarga yang tengah berduka.

Baca Juga :  Mayat Pria dengan Leher Terjerat Tali Pinggang Gegerkan Warga Pijorkoling

Peristiwa tragis itu terjadi pada Minggu, 29 Maret 2026, di Dusun II Desa Sipituhuta. Saat itu, korban bersama lima orang temannya bermain di sekitar sungai. Diduga terpeleset saat mandi, korban tenggelam dan tidak sempat diselamatkan oleh teman-temannya.

Warga yang mengetahui kejadian tersebut langsung bergerak cepat melakukan pencarian secara gotong royong. Korban akhirnya ditemukan dan dievakuasi, kemudian dibawa ke rumah duka.

Dalam kesempatan itu, Asisten Pemerintahan dan Kesra menyampaikan belasungkawa mendalam atas nama Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan. Ia berharap keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan, ketabahan, serta penghiburan di tengah duka.

Baca Juga :  Kunker ke Tiga OPD, Wakil Bupati Humbahas: "Digitalisasi, Kesehatan, dan Bantuan Sosial Harus Tepat Sasaran"

Sebagai bentuk perhatian, pemerintah daerah melalui Dinas Sosial juga menyerahkan bantuan kepada keluarga korban.

Selain itu, pemerintah mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama saat beraktivitas di sekitar sungai atau lokasi berisiko, guna mencegah kejadian serupa terulang di kemudian hari.

You cannot copy content of this page