Doloksanggul, LIVESUMUT.com – Wakil Bupati Humbang Hasundutan, Junita R. Marbun, SH, MAP, melakukan kunjungan kerja (kunker) ke tiga Organisasi Perangkat Daerah (OPD), yakni Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes dan P2KB), serta Dinas Sosial (Dinsos) pada Selasa, 25 Maret 2025.
Kunjungan ini disambut langsung oleh para kepala OPD beserta staf masing-masing dinas. Dalam pertemuan tersebut, Wakil Bupati dan jajaran OPD membahas berbagai program prioritas yang harus segera dilaksanakan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
Saat berkunjung ke Diskominfo, Junita R. Marbun menekankan pentingnya digitalisasi di seluruh OPD agar dapat terintegrasi dengan baik.
Menurutnya, konsep Work From Anywhere (WFA) kini perlu diterapkan agar pelayanan publik menjadi lebih efektif.
“Diskominfo harus menjadi dapur utama digitalisasi bagi semua OPD sehingga proses pelayanan kepada masyarakat bisa lebih cepat,” ujarnya.
Namun, ia juga menyoroti berbagai kendala dalam penerapan konsep Smart City, termasuk kesiapan Sumber Daya Manusia (SDM) Aparatur Sipil Negara (ASN) di masing-masing OPD.
Banyak aplikasi yang telah diluncurkan, tetapi belum berjalan maksimal sehingga perlu dilakukan sosialisasi lebih lanjut.
Dalam kunjungannya ke Dinkes dan P2KB, Wakil Bupati membahas berbagai aspek terkait pelayanan kesehatan masyarakat dan ketersediaan fasilitas kesehatan di Kabupaten Humbang Hasundutan.

Saat ini, terdapat 1 rumah sakit umum daerah (RSUD) dan 12 UPTD Puskesmas di 10 kecamatan.
Dari jumlah tersebut, 3 puskesmas sudah memiliki fasilitas rawat inap, yaitu Puskesmas Pakkat, Puskesmas Parlilitan, dan Puskesmas Baktiraja.
Meski demikian, masih terdapat kekurangan tenaga dokter gigi di beberapa puskesmas, seperti Puskesmas Baktiraja, Puskesmas Parlilitan, dan Puskesmas Paranginan.
Selain pelayanan kesehatan umum, Wakil Bupati juga menyoroti permasalahan stunting yang masih menjadi perhatian utama pemerintah daerah.
Ia menegaskan bahwa penanganan stunting harus dilakukan hingga mencapai angka nol kasus di Humbang Hasundutan.
“Peningkatan SDM tidak mungkin terjadi jika kesehatan masyarakat tidak diperhatikan dengan serius,” tegasnya.
Ia pun meminta seluruh pegawai dan tenaga kesehatan untuk bekerja lebih serius dan ikhlas dalam menjalankan tugas mereka.
Setelah dari Dinkes, Wakil Bupati melanjutkan kunjungannya ke Dinas Sosial, yang disambut langsung oleh Kepala Dinas Sosial, Frans Judika Pasaribu, beserta staf.

Dalam pertemuan tersebut, ia menyoroti pentingnya penyaluran Program Keluarga Harapan (PKH) dan berbagai bantuan sosial agar dapat dilakukan dengan cepat dan tepat sasaran.
Menurutnya, ketepatan sasaran sangat bergantung pada akurasi data penerima manfaat.
Oleh karena itu, ia menginstruksikan agar pendataan keluarga penerima PKH dan bantuan sosial lainnya dilakukan sesuai dengan petunjuk teknis serta selalu diperbarui agar tidak menimbulkan polemik di masyarakat.
“Jangan sampai ada warga yang berhak justru tidak menerima bantuan karena kesalahan data,” tegasnya.
Kunjungan kerja ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan dalam meningkatkan efektivitas pelayanan publik di berbagai sektor.
Dengan adanya sinergi yang baik antar OPD, diharapkan berbagai program yang telah dirancang dapat berjalan dengan lebih optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.













