Jakarta, LIVESUMUT.com | Ketika para pemain naturalisasi Timnas Indonesia sudah punya klub baru, Thom Haye justru masih berstatus pengangguran mewah.
Gelandang elegan berusia 30 tahun ini kini menjadi satu-satunya pemain naturalisasi skuad Garuda yang belum punya pelabuhan anyar, padahal musim kompetisi 2025/2026 sudah mulai memanas!
Sementara Jordi Amat (Persija Jakarta), Rafael Struick (Dewa United), dan Shayne Pattynama (Buriram United) sudah resmi berkostum baru, Haye justru masih melangkah sendirian di bursa transfer, tanpa kepastian, tanpa kontrak.
Kabar sempat berembus bahwa Haye akan bergabung dengan Persija Jakarta, namun rumor itu perlahan padam setelah klub Macan Kemayoran lebih memilih Van Basty Sousa, gelandang asal Brasil.
Sejak saat itu, status Haye sebagai free agent alias pengangguran elite belum berubah.
Tahun lalu, Haye juga termasuk yang terlambat mendapat klub ketika akhirnya digaet Almere City.
Sayangnya, klub itu terdegradasi, dan kini sang gelandang kembali tanpa klub.
Usia 30 tahun bukan angka yang muda di dunia sepak bola, dan posisi “menganggur” terlalu berisiko jika ingin terus tampil bersama Timnas.
Sejumlah netizen menyarankan Haye kembali memperkuat tim-tim Belanda seperti NAC Breda, FC Groningen, atau Fortuna Sittard.
Namun hingga saat ini, belum ada satupun laporan resmi dari klub Eredivisie atau Eerste Divisie yang tertarik meminangnya.
Apakah Haye terlalu “mahal” untuk klub-klub tersebut? Atau terlalu “ngambang”?
Situasi ini bisa berdampak serius pada tempat Haye di Timnas Indonesia, terutama menjelang Kualifikasi Piala Asia U-23 2026.
Tanpa klub, performa dan kebugaran sulit dijaga dan pelatih pasti menaruh perhatian soal ini.
Kini, arah karier Thom Haye menjadi pertanyaan besar.
Apakah ia akan segera keluar dari status pengangguran profesional ini?
Atau justru mengejutkan dunia dengan pilihan klub yang tak terduga?
Yang pasti, waktu tak berpihak pada pemain yang diam terlalu lama.













