Medan, LIVESUMUT.com – Spekulasi soal Patrick Kluivert menjadi pelatih Timnas Indonesia semakin memanas.
Di tengah euforia dan kritik pedas dari netizen, agen atau managemen Kluivert memberikan klarifikasi mengejutkan.
Dilansir dari media Belanda, NOS Voetbal, managemen tersebut menyatakan bahwa Kluivert belum menandatangani kontrak apapun dengan PSSI, pada Selasa (07/01/2024) pukul 11:30 waktu setempat di Belanda.
“Kami masih dalam tahap pembicaraan, belum ada yang ditandatangani,” ungkap manajemen Kluivert, meredam spekulasi yang sebelumnya disampaikan oleh pakar transfer Eropa, Fabrizio Romano.
Sebelumnya, Romano melalui akun media sosialnya menyebut bahwa Kluivert telah resmi menjadi pelatih kepala Timnas Indonesia.
“Patrick Kluivert telah menandatangani kontrak sebagai pelatih kepala Timnas Indonesia. Kesepakatan selesai dengan durasi dua tahun dan opsi perpanjangan dua tahun. Ia akan diperkenalkan pada 12 Januari mendatang di Indonesia,” tulis Romano.
Namun, alih-alih disambut antusias, kabar ini justru memicu gelombang kritik tajam dari netizen Indonesia.
Banyak yang mempertanyakan kemampuan Kluivert untuk membawa Timnas Indonesia menuju prestasi yang lebih baik.
“Jangan berharap ini dah pliss, nglatih Curacao aja di bantai Bahrain 4-0,” tulis salah seorang netizen.
Kritik ini juga muncul di tengah kekecewaan publik atas pemecatan Shin Tae-yong, yang dinilai sukses membawa perubahan signifikan bagi Timnas.
“CV-nya aja bagus sty,” tulis seorang netizen lainnya, menyindir pengalaman Kluivert yang dianggap lebih mengandalkan nama besar ketimbang hasil nyata.
Bahkan, tagar “Kluivert Out” mulai ramai bermunculan di berbagai platform media sosial.
Di sisi lain, Kluivert, jika resmi menandatangani kontrak, akan menghadapi tantangan besar.
Dengan sisa waktu yang sempit menuju putaran final kualifikasi Piala Dunia 2026, ia harus segera beradaptasi dengan karakteristik pemain Indonesia dan meraih hasil maksimal dalam empat laga terakhir.
Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari PSSI terkait status Kluivert.
Publik sepak bola Indonesia pun masih menunggu kejelasan kabar ini di tengah pro-kontra yang terus memanas.













