Scroll untuk baca artikel
Daerah

Basarnas Temukan Korban Tenggelam di Tano Ponggol, Pemkab Samosir: Turut Berdukacita

585
×

Basarnas Temukan Korban Tenggelam di Tano Ponggol, Pemkab Samosir: Turut Berdukacita

Sebarkan artikel ini

Samosir, LIVESUMUT.com | Tim Basarnas akhirnya berhasil menemukan dua korban tenggelam di Alur Jembatan Tano Ponggol, Danau Toba, Kabupaten Samosir, Senin pagi (22/09/2025).

Kedua korban masing-masing bernama Owen Siregar (24), warga Desa Garoga, Kabupaten Tapanuli Utara, dan Jendri Pardede (25), warga Desa Lumban Julu, Kabupaten Toba.

Peristiwa nahas ini terjadi pada Sabtu sore (20/09/2025) sekitar pukul 17.00 WIB, ketika keduanya tengah berenang di perairan Tano Ponggol.

Usai kejadian, Pemkab Samosir melalui BPBD bersama pihak kepolisian, TNI, pemerintah kecamatan, kelurahan, dan masyarakat sekitar segera melakukan upaya pencarian dengan peralatan seadanya.

Untuk memperkuat pencarian, BPBD berkoordinasi dengan Basarnas Danau Toba.

Baca Juga :  IHH Kembali Digelar di Danau Toba, Tingkatkan Kompetensi 60 Pelaku Wisata

Sejak Sabtu malam (20/09), tim Basarnas telah menurunkan personel dengan dukungan peralatan modern.

Puncaknya pada Senin pagi (22/09) sekitar pukul 09.30 WIB, tim berhasil menemukan korban pertama, Owen Siregar, di kedalaman sekitar 4 meter.

Tak lama berselang, sekitar pukul 09.50 WIB, korban kedua, Jendri Pardede, juga ditemukan di lokasi yang tidak jauh dari titik penemuan pertama.

Kedua jenazah kemudian dievakuasi dan dibawa ke RSUD Dr. Hadrianus Sinaga Pangururan sebelum diserahkan kepada keluarga masing-masing.

“Pemkab Samosir turut berdukacita atas kejadian ini, semoga keluarga dapat ikhlas dan tabah. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Basarnas, Kepolisian, TNI, dan seluruh lapisan masyarakat yang turut membantu pencarian,” ujar Kepala BPBD Kabupaten Samosir, Sarimpol Simanihuruk, yang ikut memantau pencarian bersama Koordinator Basarnas Danau Toba.

Baca Juga :  Bhabinkamtibmas Polsek Siantar Timur Perkuat Keamanan Warga Jalan Senangin

Koordinator Basarnas Danau Toba, Erikson Gultom, menjelaskan bahwa pencarian dilakukan menggunakan peralatan sonar, Aqua Eye, serta dukungan 6 penyelam.

Dengan ditemukannya kedua korban, operasi resmi ditutup dan personel ditarik kembali ke pos masing-masing.

Sementara itu, salah seorang penyelam, Holmes Hutapea, mengungkapkan tantangan yang dihadapi tim selam.

“Arus di terusan Tano Ponggol sebenarnya tidak ada, tapi kendala pencarian korban diakibatkan visibilitas minim dengan jarak pandang hanya sekitar 1 meter. Semalam sudah dilakukan penyelaman di tempat yang sama, kemungkinan korban tertutup sedimen lumpur. Tadi pagi korban mulai naik karena proses pembusukan, dan di situ kita temukan. Jarak korban pertama dengan korban kedua sekitar 5–7 meter,” jelasnya.

Baca Juga :  Liburan Berujung Duka, Anak 7 Tahun Tewas Tenggelam di Kolam Tao Toba Sipinsur

Pemerintah Kabupaten Samosir menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan koordinasi dan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana maupun musibah serupa.

Kehilangan dua pemuda ini menjadi duka bersama, namun sekaligus menunjukkan solidaritas lintas instansi dan masyarakat dalam penanganan darurat.

Dengan ditemukannya kedua korban, pencarian resmi ditutup.

Jenazah telah diserahkan kepada keluarga untuk dibawa ke rumah duka masing-masing di Tapanuli Utara dan Kabupaten Toba.

You cannot copy content of this page