P.SIDIMPUAN | LIVESUMUT.com – Pagi itu, udara lembap terasa di balik tembok tinggi Lapas Kelas IIB Padangsidimpuan.
Derap langkah tegas terdengar di lorong sempit area branggang ruang antara tembok luar dan bangunan blok hunian yang jarang dilalui.
Di depan, Ka KPLP M. Nurdin Tanjung memimpin langsung tim pengamanan menyusuri jalur tersebut, memeriksa setiap detail yang mungkin luput dari pandangan.
Bukan tanpa alasan. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian kontrol keliling dan deteksi dini gangguan keamanan serta ketertiban (kamtib).
Dalam setiap langkahnya, Nurdin memastikan tak ada celah sekecil apa pun yang bisa dimanfaatkan untuk pelarian maupun gangguan dari dalam lapas.
“Kadang masalah besar berawal dari hal kecil yang terlewat. Karena itu, deteksi dini wajib jadi kebiasaan,” ujar Nurdin dengan nada tegas namun tenang.
Tim pengamanan menelusuri seluruh sisi branggang, mengecek tembok keliling, kawat berduri, teralis, hingga sistem CCTV.
Beberapa petugas mencatat titik yang perlu perawatan, sementara yang lain memastikan pos pengawasan berfungsi optimal.
Ditegaskannya, kontrol lapangan ini bukan sekadar menjalankan perintah pimpinan, melainkan bentuk tanggung jawab moral terhadap keamanan lembaga pemasyarakatan.
“Ini soal menjaga kepercayaan negara dan masyarakat. Kalau lapas aman, maka sistem pembinaan pun berjalan baik,” tambahnya.
Sementara itu, Kalapas Padangsidimpuan, Mathrios Zulhidayat Hutasoit, mendukung penuh langkah pengawasan ketat yang dilakukan jajarannya.
Ia mengingatkan agar setiap regu jaga tetap solid, waspada, dan tak mudah lengah meski situasi terlihat aman.
“Pengawasan itu bukan hanya tugas, tapi kesadaran. Baik lewat patroli langsung maupun pemantauan kamera, semua harus aktif,” pesannya.
Dari hasil pengecekan menyeluruh, seluruh area lapas terpantau aman, terkendali, dan bebas dari potensi gangguan. Tidak ditemukan indikasi pelanggaran maupun aktivitas mencurigakan selama kontrol berlangsung.
Langkah rutin yang dilakukan Ka KPLP bersama petugas pengamanan ini diharapkan menjadi benteng pertama dalam menjaga stabilitas dan kewibawaan Lapas Padangsidimpuan.
Ia juga sekaligus menegaskan bahwa di balik tembok tinggi itu, ada dedikasi yang terus berjaga demi ketertiban dan keamanan bersama.







