Scroll untuk baca artikel
Pendidikan

149 Relawan TAGANA Digembleng di Toba, Siap Hadapi Bencana di Wilayah Rawan

204
×

149 Relawan TAGANA Digembleng di Toba, Siap Hadapi Bencana di Wilayah Rawan

Sebarkan artikel ini
Keterangan Foto: Wakil Bupati Toba, Audi Murphy O. Sitorus, saat membuka secara resmi pelatihan dasar penanggulangan bencana oleh Taruna Siaga Bencana (TAGANA) Unsur Rajawali di Dharmala Camping Ground Pangkodian, Desa Lintong Nihuta, Kecamatan Tampahan, Selasa (24/3/2026).

Toba, LIVESUMUT.com – Upaya memperkuat kesiapsiagaan menghadapi bencana terus dilakukan di kawasan Tapanuli. Wakil Bupati Toba, Audi Murphy O. Sitorus, secara resmi membuka pelatihan dasar penanggulangan bencana yang digelar Taruna Siaga Bencana (TAGANA) Unsur Rajawali di Dharmala Camping Ground Pangkodian, Desa Lintong Nihuta, Kecamatan Tampahan, Selasa (24/3/2026).

Kegiatan ini akan berlangsung selama tiga hari, mulai 24 hingga 26 Maret 2026, dengan melibatkan ratusan relawan dari berbagai daerah.

Dalam upacara pembukaan, Audi Murphy yang bertindak sebagai pembina upacara menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya pelatihan tersebut. Ia menilai, kegiatan ini sangat penting mengingat wilayah Tapanuli, termasuk Kabupaten Toba, memiliki potensi kerawanan bencana yang cukup tinggi.

Baca Juga :  Ketua TP PKK Taput Motivasi Siswa SMPN 2 Pagaran di Hari Anak Nasional

“Kami juga menganggap ini sangat penting terutama di daerah Tapanuli, karena kita berada di dataran tinggi yang rawan longsor. Karena itu dibutuhkan orang-orang yang memahami penanggulangan bencana,” kata beliau.

Menurutnya, keberadaan relawan yang terlatih menjadi kunci dalam meminimalisir dampak bencana, baik saat tanggap darurat maupun dalam proses evakuasi korban.

Audi Murphy juga menegaskan bahwa semangat membantu saja tidak cukup tanpa dibekali pengetahuan dan keterampilan yang memadai.

“Sekadar niat tulus tidak cukup. Kita harus paham SOP nya. Kita harus tau bagaimana cara menanggulangi bencana, bagaimana cara menolong orang yang terkena bencana. Maka dari itu, setelah menjalani pelatihan ini para relawan akan mendapat sertifikat,” lanjut Wakil Bupati.

Baca Juga :  CSSMORA Siap Berkontribusi di Toba: Edukasi, Kesehatan, dan Pemberdayaan Masyarakat

Pelatihan dasar ini diikuti oleh 149 relawan yang berasal dari sejumlah kabupaten di kawasan Tapanuli, bahkan hingga dari Provinsi Aceh. Mereka akan mendapatkan berbagai materi penting, mulai dari water rescue, vertical rescue, penguatan shelter, advokasi sosial, hingga simulasi sketsa bencana longsor dan gempa.

You cannot copy content of this page