Scroll untuk baca artikel
Daerah

Pesta Bolon Toga Samosir di Onan Runggu, Wabup Serukan Bangun Bona Pasogit

33
×

Pesta Bolon Toga Samosir di Onan Runggu, Wabup Serukan Bangun Bona Pasogit

Sebarkan artikel ini
Wakil Bupati Samosir menerima penyambutan dengan pemberian karangan bunga saat menghadiri Pesta Bolon Punguan Toga Samosir, Boru, Bere, Ibebere (PTSBI) se-Indonesia di Kecamatan Onan Runggu, Kabupaten Samosir.

Samosir, LIVESUMUT.com – Suasana penuh kebanggaan budaya Batak mewarnai Pesta Bolon Punguan Toga Samosir, Boru, Bere, Ibebere (PTSBI) se-Indonesia yang digelar di Kecamatan Onan Runggu, Kabupaten Samosir, Minggu (25/6/2026).

Lantunan lagu “O Tano Batak” menggema di lokasi pesta, membangkitkan rasa haru sekaligus kebanggaan ribuan pomparan Toga Samosir yang hadir dari berbagai daerah. Lagu tersebut diperdengarkan atas permintaan Pemerintah Kabupaten Samosir sebagai simbol kecintaan terhadap Tanah Batak dan bona pasogit (tanah asal).

Kehadiran Wakil Bupati Samosir bersama jajaran pemerintah daerah disambut antusias oleh ribuan peserta. Suasana semakin meriah ketika Wakil Bupati bersama Ketua Umum PTSBI Raya Pontus Samosir dan jajaran pengurus melakukan pemukulan gondang sebagai tanda dimulainya rangkaian Pesta Bolon yang berlangsung selama tiga hari, 25-27 Juni 2026.

Wakil Bupati Samosir mengapresiasi pelaksanaan Pesta Bolon PTSBI yang dinilai menjadi momentum penting dalam mempererat persatuan seluruh pomparan Toga Samosir di berbagai penjuru Indonesia.

Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi bentuk kecintaan terhadap bona pasogit, tetapi juga memberikan dampak positif bagi masyarakat, terutama melalui keterlibatan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) selama acara berlangsung.

Baca Juga :  Event Perdana HSF 2026, Horja Bius Mangase Taon Pukau Warga dan Wisatawan

“Suatu kebanggaan bagi kita melihat pomparan Toga Samosir bisa bersatu. Ini terjadi karena hubungan emosional yang tidak mengenal batas,” ujar Wakil Bupati.

Ia berharap PTSBI terus mengambil peran dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui berbagai program, khususnya pemberian beasiswa dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Menurutnya, dukungan pendidikan bagi generasi muda merupakan investasi penting agar keturunan Toga Samosir mampu meraih kesuksesan, berkiprah di berbagai bidang, serta memberikan manfaat bagi bangsa dan daerah.

Ariston menilai pembangunan Kabupaten Samosir menuju daerah yang lebih maju membutuhkan kolaborasi dari berbagai pihak, termasuk punguan marga-marga.

Ia mengajak seluruh keluarga besar Toga Samosir untuk terus menjaga sinergitas dan bersama-sama mengambil bagian dalam pembangunan daerah.

“Pesta ini menjadi perekat persaudaraan. Pemerintah Kabupaten Samosir mengucapkan selamat atas Pesta Bolon Toga Samosir. Semoga kegiatan ini semakin mempererat dan mempersatukan seluruh pomparan Toga Samosir. Mari bersama-sama membangun Bona Pasogit,” katanya.

Sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Samosir menyerahkan bantuan sebesar Rp100 juta kepada panitia pelaksana.

Baca Juga :  Hari Kedua Mangase Taon, Prosesi Mangalahat Horbo Memukau di Ronggur Nihuta

Selain menjadi ajang mempererat hubungan kekeluargaan, Pesta Bolon PTSBI juga membawa misi mempromosikan Kecamatan Onan Runggu melalui slogan “Ayo ke Onan Runggu” sebagai upaya menjadikan kawasan tersebut sebagai destinasi wisata unggulan berbasis budaya dan ekonomi kreatif.

Beragam atraksi budaya Batak turut ditampilkan dalam kegiatan tersebut, mulai dari tarian tradisional hingga pertunjukan yang mengangkat legenda serta nilai-nilai luhur budaya leluhur. Pesta Bolon ini sekaligus menjadi ruang pelestarian adat istiadat serta memperkuat semangat gotong royong antar pomparan Toga Samosir.

Ketua Umum PTSBI Raya Pontus Samosir menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Kabupaten Samosir yang dinilai sangat membantu sejak tahap persiapan hingga pelaksanaan kegiatan.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Samosir. Berbagai kegiatan kami mendapat dukungan dan kemudahan, mulai dari penaburan benih ikan, penanaman pohon hingga pelaksanaan Pesta Bolon ini,” ujarnya.

Raya Pontus menjelaskan bahwa PTSBI tidak hanya bergerak dalam bidang adat dan budaya, tetapi juga memiliki perhatian terhadap pengembangan sumber daya manusia.

Baca Juga :  Personel Polsek Siantar Utara Sambangi BPR Solider, Ada Apa?

Saat ini, sebanyak 60 anak keturunan Toga Samosir telah menerima bantuan pendidikan untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Program tersebut diharapkan terus berkembang sehingga semakin banyak generasi muda yang mendapatkan kesempatan pendidikan lebih baik.

Sementara itu, Ketua Panitia Pesta Bolon Mangaratua Samosir mengungkapkan bahwa sejak tahun 2025 pihaknya telah aktif menggelar berbagai kegiatan tahunan yang bertujuan memperkuat tali persaudaraan sekaligus mendukung pengembangan kawasan Onan Runggu.

Ia mengakui dukungan Pemerintah Kabupaten Samosir sangat dirasakan sejak tahap awal perencanaan hingga pelaksanaan kegiatan.

“Terasa sekali dukungan Pemerintah Kabupaten Samosir sehingga seluruh rangkaian kegiatan bisa berjalan maksimal,” katanya.

Selain menggelar forum diskusi bagi generasi muda Toga Samosir, panitia juga menghadirkan 21 pelaku UMKM yang turut meramaikan Pesta Bolon. Kehadiran pelaku usaha tersebut diharapkan mampu memperkuat ekonomi kreatif sekaligus mendukung perkembangan sektor pariwisata di Kecamatan Onan Runggu.

Pesta Bolon PTSBI se-Indonesia menjadi bukti kuat bahwa ikatan budaya dan kekeluargaan tetap menjadi kekuatan besar dalam menjaga persatuan sekaligus mendorong kemajuan Kabupaten Samosir.

You cannot copy content of this page