Scroll untuk baca artikel
Entertainment

Hadiri “Tona Sian Huta”, Vandiko Minta Danau Toba Dibangun Opera House Bertaraf Dunia

55
×

Hadiri “Tona Sian Huta”, Vandiko Minta Danau Toba Dibangun Opera House Bertaraf Dunia

Sebarkan artikel ini
Bupati Samosir Vandiko Timotius Gultom (tengah) menghadiri Pagelaran Opera dan Konser Musik "Tona Sian Huta" di Gedung Serbaguna Perkampungan Pemuda HKBP Jetun Silangit, Kabupaten Tapanuli Utara, Sabtu (11/7/2026).

Samosir, LIVESUMUT.com – Bupati Samosir Vandiko Timotius Gultom mengusulkan agar Kawasan Danau Toba memiliki Opera House bertaraf dunia sebagai pusat pertunjukan seni dan budaya. Usulan tersebut disampaikan saat menghadiri Pagelaran Opera dan Konser Musik “Tona Sian Huta” yang diprakarsai Persatuan Artis Batak Indonesia (PARBI) di Gedung Serbaguna Perkampungan Pemuda HKBP Jetun Silangit, Kabupaten Tapanuli Utara, Sabtu (11/7/2026).

Kehadiran Vandiko bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menjadi bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Samosir dalam mendukung pelestarian sekaligus pengembangan seni dan budaya Batak sebagai warisan budaya yang memiliki nilai sejarah, memperkuat identitas masyarakat, serta berpotensi besar menggerakkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Kawasan Danau Toba.

Dalam sambutannya, Vandiko menyampaikan apresiasi kepada Menteri Ekonomi Kreatif RI, Teuku Riefky Harsya, yang hadir bersama masyarakat menyaksikan pagelaran seni dan budaya tersebut. Pada kesempatan itu, Vandiko juga berharap pemerintah pusat memberikan dukungan nyata terhadap pengembangan ekosistem ekonomi kreatif, termasuk pembangunan Opera House di Kawasan Danau Toba.

Baca Juga :  Viral! Video Penggerebekan THM Evostar Pematangsiantar, Polisi Belum Buka Suara

“Sudah saatnya Danau Toba memiliki opera house sebagai pusat pertunjukan seni dan budaya, sehingga para pelaku ekonomi kreatif memiliki ruang untuk menampilkan karya secara berkelanjutan. Kehadiran fasilitas tersebut diyakini akan menjadi daya tarik wisata sekaligus membuka peluang peningkatan kesejahteraan masyarakat. Kami berharap dukungan dari Bapak Menteri Ekonomi Kreatif agar di kawasan Danau Toba dapat dibangun sebuah opera house seperti yang telah ada di beberapa negara. Dengan demikian, para pelaku ekonomi kreatif dapat menampilkan pertunjukan seni dan budaya secara berkelanjutan yang berdampak terhadap pertumbuhan pariwisata dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Vandiko.

Selain mengusulkan pembangunan Opera House bertaraf dunia di Danau Toba, Vandiko juga mengapresiasi Anggota DPR RI Komisi VII Lamhot Sinaga yang telah menginisiasi penyelenggaraan Pagelaran Opera dan Konser Musik “Tona Sian Huta”. Ia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi agenda tahunan yang digelar secara bergilir di seluruh kawasan Danau Toba sehingga manfaat ekonomi dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.

Baca Juga :  Netizen Kritik Razia THM Capital Building di Medan: “Lagu Lama Kaset Baru”

Sementara itu, Lamhot Sinaga menegaskan bahwa Opera Batak merupakan aset budaya yang harus diselamatkan dari ancaman kepunahan. Menurutnya, selama lebih dari empat dekade, pertunjukan seni budaya Batak semakin jarang dipentaskan, padahal masyarakat di sekitar Danau Toba memiliki potensi besar di bidang ekonomi kreatif, UMKM, pariwisata, dan seni budaya.

Ia menilai pelestarian budaya melalui pagelaran opera rakyat menjadi langkah penting untuk menghidupkan kembali kecintaan masyarakat terhadap warisan leluhur sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya Batak kepada generasi muda dan masyarakat internasional.

Mengusung tema “Dari Danau Toba untuk Dunia”, pagelaran ini membawa semangat memperkenalkan budaya Batak ke tingkat global sekaligus menjadikan ekonomi kreatif sebagai salah satu instrumen peningkatan kesejahteraan masyarakat di delapan kabupaten kawasan Danau Toba.

Baca Juga :  Viral Disebut Dibantu Raffi Ahmad, Ibu Penjual Snack: “Saya Belum Dibantu”

Menteri Ekonomi Kreatif RI Teuku Riefky Harsya mengatakan Sumatera Utara, khususnya Kawasan Danau Toba, memiliki akar budaya yang sangat kuat dan potensi ekonomi kreatif yang besar. Namun, pengembangannya memerlukan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan.

“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Diperlukan kolaborasi yang kuat untuk mendorong kesejahteraan masyarakat melalui ekonomi kreatif, UMKM, dan seni budaya. Kami mengucapkan selamat atas penyelenggaraan Pagelaran Opera dan Konser Musik Tona Sian Huta. Semoga kegiatan ini terus menjadi ruang kolaborasi yang memperkuat pelestarian budaya sekaligus membuka peluang pengembangan subsektor seni pertunjukan, musik, fesyen, kuliner, UMKM, pariwisata, dan ekonomi kreatif Indonesia,” ujar Menteri Ekraf.

Dalam kegiatan tersebut, Bupati Samosir turut didampingi para Staf Ahli Bupati (SAB), Asisten II Hotraja Sitanggang, Asisten III Arnod Sitorus, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Immanuel Sitanggang, serta para kepala OPD lainnya.

You cannot copy content of this page