Jakarta, LIVESUMUT.com – Mantan petarung UFC asal Simalungun, Sumatera Utara, Jeka Saragih siap memburu sabuk Byon Kickstriking Asia Title saat menghadapi petarung Malaysia, Ammarul Shafiq, dalam laga utama Byon Combat Showbiz 8. Duel bergengsi tersebut dijadwalkan berlangsung di Tennis Indoor Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, pada Sabtu, 29 Agustus 2026.
Byon Combat Showbiz 8 menjadi salah satu ajang olahraga tarung paling dinantikan tahun ini. Sebanyak 13 fight card akan tersaji dengan sejumlah perebutan gelar bergengsi, mulai dari ICB National Belt hingga Byon Kickstriking Asia Title. Beberapa pertandingan juga menjadi jalur kualifikasi menuju Byon Grand Prix yang akan digelar pada Desember 2026.
Presiden Byon Combat, Yoshua Marcellos, mengatakan ajang kali ini memiliki arti penting karena banyak pertarungan yang menjadi penentu langkah para petarung menuju Byon Grand Prix.
“Saya sangat antusias menatap event ini karena banyak pertandingan di Byon Combat Showbiz 8 yang akan menjadi penentu menuju Byon Grand Prix,” ujar Yoshua Marcellos dalam konferensi pers di SCTV Tower, Jakarta, Rabu (15/7/2026).
Sorotan utama tentu tertuju pada duel Jeka Saragih vs Ammarul Shafiq. Pertarungan tersebut bukan hanya menjadi laga utama, tetapi juga memperebutkan sabuk Byon Kickstriking Asia Title.
Bagi Jeka, laga ini menjadi momentum penting setelah mengakhiri kontraknya bersama UFC. Ia akan kembali naik ring, namun kali ini menjalani debut di cabang kickstriking, bukan mixed martial arts (MMA).
Menghadapi tantangan baru tersebut, Jeka mengaku sudah mempersiapkan diri untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya.
“Di pertandingan Byon 8 nanti, saya akan menunjukkan bagaimana kemampuan saya di stand up fighting,” kata Jeka Saragih saat ditemui dalam konferensi pers Byon Combat Showbiz 8 di Jakarta, Rabu.
Jeka menjelaskan bahwa bertarung di kickstriking memiliki perbedaan mendasar dibandingkan MMA karena hanya mengandalkan pukulan dan tendangan.
“Kalau di MMA kan kita bisa langsung pukul, tendang, lalu banting lawan dan bermain ground, tetapi di kickstriking ini berbeda kita cuma pukul dan tendang saja,” katanya.
Meski demikian, pengalaman bertanding di level dunia membuatnya optimistis mampu beradaptasi dengan cepat.
“Kickstriking ini memang bukan dunia (bertarung) saya, tetapi yang namanya Jeka selalu siap menerima tantangan. Siapa pun lawan saya, saya siap,” katanya.
Jeka juga mengaku antusias kembali bertarung di hadapan publik Indonesia. Ia bertekad mempersembahkan penampilan terbaik saat menghadapi Ammarul Shafiq yang dikenal memiliki gaya bertarung agresif.
“Saya bukan petarung yang asal datang. Saya datang dengan hasil latihan saya, hasil kerja keras saya yang akan saya tuangkan di pertandingan nanti,” katanya.
Selain duel Jeka Saragih melawan Ammarul Shafiq, Byon Combat Showbiz 8 juga menyajikan sejumlah laga menarik lainnya. Pada co-main event, Andi Cobra akan menjalani laga comeback menghadapi Wong Jhonson Wijaya sambil mempertahankan ICB National Title yang saat ini berada di tangannya.
Sementara itu, pertarungan Ronal Siahaan melawan Nyong Nelson dipastikan berlangsung sengit karena menjadi salah satu perebutan tiket menuju Byon Grand Prix 2026.
Ajang ini juga menghadirkan tiga pertarungan internasional. Selain Jeka Saragih menghadapi Ammarul Shafiq, petarung Indonesia Aditya Armadani akan bertemu Bashir Mazreavi dari Iran, sedangkan Umar Al-Matin akan berhadapan dengan Aaron Clarke asal Republik Irlandia. Seluruh duel internasional tersebut menggunakan aturan kickstriking.
Satu-satunya partai tinju wanita akan mempertemukan Winona Karamoy melawan Dinda Rimby. Byon Combat Showbiz 8 juga dibuka dengan sejumlah duel pendahuluan, termasuk pertarungan Juang Kadja menghadapi Kkbayan.
Sementara itu, SVP Content Acquisition & Partnership Vidio, Dhini W. Prayogo, menilai perkembangan Byon Combat menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat Indonesia terhadap olahraga tarung.
“Minat masyarakat Indonesia terhadap combat sports terus menunjukkan pertumbuhan yang positif dan kami melihat Byon telah berkembang menjadi salah satu ajang yang paling dinantikan oleh para penggemar olahraga tarung Tanah Air,” ujar Dhini.









