Padang Lawas, LIVESUMUT.com – Suasana penuh sukacita dan kehangatan iman terasa kental dalam perayaan Paskah keluarga besar Kebun dan PKS Sosa, PTPN IV Regional 2 yang berlangsung di Gereja HKBP Ressort Sosa Sion Nauli, Kecamatan Sosa, Kabupaten Padang Lawas, Sabtu (17/5/2025).
Dengan mengangkat tema “Damai Sejahtera Kristus di Tengah Keluarga” yang diambil dari Yohanes 20:26.
Kegiatan ini tak sekadar menjadi peringatan kebangkitan Kristus, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat tali kasih dan persaudaraan lintas gereja serta antarwarga di lingkungan kebun.
Firman Tuhan disampaikan oleh Pdt. M. Nababan dari HKBP Ressort Sosa.
Dalam khotbahnya, ia mengajak seluruh jemaat untuk memaknai Paskah secara mendalam, bukan hanya sebagai peristiwa iman, tetapi juga sebagai panggilan untuk hidup dalam damai, saling menopang, dan menjadi terang bagi sesama.
“Kita diajak untuk membawa damai dalam keluarga, di tempat kerja, dan di tengah masyarakat. Itulah makna kebangkitan yang sejati,” tegas Pdt. Nababan dalam pesannya yang menyentuh hati jemaat.
Manajer Kebun dan PKS Sosa, Aulia Irfan, yang berhalangan hadir, diwakili oleh Askep Tanaman sekaligus Ketua Panitia, Andrew Silalahi.
Dalam sambutannya, Andrew menekankan pentingnya menjaga semangat kebersamaan dan menjadikan kasih Kristus sebagai fondasi dalam membangun relasi sosial yang harmonis.
“Semoga persaudaraan lintas gereja semakin erat, dan kasih Kristus menjadi dasar dalam membangun komunitas yang harmonis,” ujarnya di hadapan hadirin.
Perayaan ini dihadiri oleh karyawan Nasrani, para tokoh gereja, serta masyarakat sekitar.
Turut hadir juga Askep PKS dan para pimpinan unit Nasrani lainnya, menciptakan suasana yang penuh keakraban dan kekeluargaan.
Sebagai penutup, panitia membagikan sembako kepada anak-anak yatim dan para lansia yang tinggal di sekitar kebun, sebuah wujud nyata dari kasih dan kepedulian sosial yang menjadi bagian tak terpisahkan dari semangat Paskah.
Perayaan ini menjadi refleksi kuat bahwa iman yang hidup akan selalu berdampak pada lingkungan, menjembatani perbedaan, dan menebarkan damai di tengah masyarakat kebun yang majemuk.













