Taput, LIVESUMUT.com – Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) memperoleh tambahan alokasi dana Transfer ke Daerah (TKD) sebesar Rp74,3 miliar dari Pemerintah Pusat. Tambahan anggaran tersebut diharapkan menjadi dorongan besar untuk mempercepat pemulihan infrastruktur dan menggerakkan kembali perekonomian masyarakat pascabencana.
Kepastian penambahan anggaran itu dibahas dalam pertemuan bersama Tim Monitoring Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang berlangsung di Aula Martua, Kantor Bupati Tapanuli Utara, Tarutung, Rabu (1/7/2026).
Pertemuan tersebut dihadiri Bupati Tapanuli Utara, Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, S.Si., M.Si., didampingi Wakil Bupati Dr. Deni Parlindungan Lumbantoruan, M.Eng., Sekretaris Daerah Henry M. M. Sitompul, M.Si., serta para kepala perangkat daerah terkait. Dari pihak Kemendagri hadir Staf Khusus Menteri Dalam Negeri Bidang Politik dan Media, Dr. Kastorius Sinaga, dan Sekretaris Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah, Dr. Drs. Horas Maurits Panjaitan, M.Ec.Dev.
Bupati Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat menegaskan bahwa dana tambahan tersebut akan dikelola secara akuntabel, transparan, dan tepat sasaran. Menurutnya, prioritas utama pemerintah daerah adalah mempercepat rehabilitasi infrastruktur yang terdampak bencana, terutama jalan dan jembatan, sekaligus memberikan dukungan kepada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar aktivitas ekonomi masyarakat dapat kembali bergeliat.
“Setiap anggaran yang dipercayakan kepada Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara akan dimanfaatkan sebaik-baiknya demi kepentingan masyarakat. Kami ingin proses pemulihan berjalan cepat dan manfaatnya benar-benar dirasakan warga,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Tim Monitoring Kemendagri juga menekankan pentingnya keterbukaan informasi kepada publik. Menindaklanjuti hal itu, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara berkomitmen menyampaikan perkembangan pelaksanaan program, mulai dari perbaikan infrastruktur hingga penyaluran bantuan, melalui berbagai media resmi secara berkala.
Langkah tersebut diharapkan dapat memberikan informasi yang jelas kepada masyarakat sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap proses pemulihan yang sedang berlangsung.
Meski tantangan masih dihadapi, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara optimistis proses pemulihan dapat berjalan dengan baik. Dengan dukungan pemerintah pusat, sinergi seluruh pemangku kepentingan, serta partisipasi masyarakat, Taput diyakini mampu bangkit menjadi daerah yang lebih kuat, maju, dan sejahtera.













