Taput, LIVESUMUT.com – Akses jalan yang menantang tak menghalangi langkah Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara untuk menjangkau masyarakat di wilayah terpencil. Demi melihat langsung kondisi dan kebutuhan warga, Bupati Tapanuli Utara, Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, S.Si., M.Si., menempuh perjalanan dengan sepeda motor menuju Desa Hutatua, Kecamatan Parmonangan, Rabu (5/8/2026).
Kunjungan tersebut menjadi bukti bahwa pembangunan tidak hanya direncanakan dari balik meja, tetapi juga lahir dari kehadiran langsung pemerintah di tengah masyarakat. Dalam agenda kerja itu, berbagai solusi strategis disiapkan untuk menjawab persoalan yang selama ini dihadapi warga, mulai dari infrastruktur hingga penguatan ekonomi desa.
Salah satu fokus utama adalah peningkatan akses transportasi. Tahun ini, Pemkab Tapanuli Utara mengalokasikan anggaran sebesar Rp400 juta untuk perbaikan ruas jalan Jembatan Aek Pinang menuju Desa Hutatua, termasuk penanganan jembatan yang mengalami kerusakan akibat longsor. Sementara itu, program jangka panjang berupa peningkatan jalan Parratusan–Hutatua dengan nilai usulan mencapai Rp11,5 miliar akan dilakukan secara bertahap.
Tidak hanya infrastruktur fisik, pemerintah juga menaruh perhatian pada akses komunikasi masyarakat. Melalui program “Merdeka Sinyal”, Desa Hutatua akan mendapatkan dua unit perangkat internet Starlink guna membuka keterhubungan digital dan mengurangi keterisolasian informasi yang selama ini dirasakan warga.
Di sektor pertanian, dukungan diberikan melalui penyerahan satu unit traktor mini (zetor). Bantuan ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus memperkuat posisi Desa Hutatua sebagai salah satu sentra produksi beras di Kecamatan Parmonangan.
Upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat juga menjadi perhatian. Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara menegaskan bahwa seluruh proyek pembangunan di wilayah Parmonangan harus melibatkan tenaga kerja lokal dan memanfaatkan material yang tersedia di daerah setempat. Kebijakan ini diyakini dapat memberikan manfaat ekonomi langsung bagi masyarakat dan mempercepat perputaran ekonomi desa.
Pemkab Tapanuli Utara juga terus mendorong agar berbagai investasi dan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) yang masuk ke wilayah tersebut benar-benar memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
Melalui langkah-langkah tersebut, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pembangunan yang merata dan inklusif, memastikan masyarakat di wilayah terpencil seperti Desa Hutatua memperoleh kesempatan yang sama untuk berkembang dan sejahtera.












