Scroll untuk baca artikel
Daerah

Progress Perobohan Gedung IV Pasar Horas Capai 35 Persen, Alat Berat Rusak

359
×

Progress Perobohan Gedung IV Pasar Horas Capai 35 Persen, Alat Berat Rusak

Sebarkan artikel ini

Pematangsiantar, LIVESUMUT.com — Proses perobohan Gedung IV Pasar Horas di Jalan Merdeka, Kota Pematangsiantar, terus berlanjut.

Hingga Sabtu (11/10/2025), progres perobohan Gedung IV yang sempat terbakar pada September tahun lalu telah mencapai sekitar 35 persen sejak dimulai Rabu (08/10/2025).

Kepala Bidang Tata Ruang dan Bangunan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kota Pematangsiantar, Henry Jhon Musa Silalahi ST MEng, mengatakan bahwa pekerjaan perobohan Gedung IV tersebut dilakukan oleh CV Sihujur Jaya sebagai pihak penyedia jasa.

Baca Juga :  Polsek Siantar Barat Pantau Pendataan Pedagang Pasar Horas

“Pihak penyedia CV Sihujur Jaya telah memulai proses perobohan Gedung IV Pasar Horas sejak Rabu (08/10/2025). Hingga Sabtu (11/10/2025), progres pekerjaan selama empat hari telah mencapai 35 persen dari seluruh luasan gedung yang direncanakan dirobohkan,” terang Musa, Senin (13/10/2025).

Namun, Musa tidak menampik bahwa terdapat sejumlah kendala teknis di lapangan.

Salah satunya adalah kondisi cuaca dan kerusakan pada pipa hidrolik dua unit alat berat breaker yang digunakan dalam pembongkaran.

“Pipa hidrolik alat berat rusak akibat terkena besi beton. Sehingga selang hidrolik pecah, dan sedang dalam proses perbaikan,” jelas Musa.

Baca Juga :  Lepas dari Kawasan Hutan, Areal 47 Hektar di Nagori Panombean Huta Urung Jadi Sorotan

Akibat kendala tersebut, pekerjaan tidak dapat dilanjutkan pada Minggu (12/10/2025).

Meski begitu, ia memastikan kegiatan perobohan Gedung IV akan kembali berjalan pada Senin (14/10/2025) siang, meskipun hanya dengan satu unit alat berat yang masih berfungsi.

“Sedangkan satu unit alat berat lagi belum bisa digunakan. Sebab masih menunggu suku cadang dari Medan,” tambahnya.

Selain memperbaiki alat berat, tim di lapangan juga terus melakukan pemotongan besi beton di area gedung.

Langkah ini dilakukan untuk memperlancar mobilisasi alat berat sekaligus mengurangi risiko kerusakan alat selama proses perobohan berlangsung.

Baca Juga :  PP Unit Pusat Pasar Sayangkan Aksi KP2H di Pasar Horas, Pedagang: Kami Merugi

“Rencana penggunaan bucket/excavator juga akan dikerahkan dalam percepatan pengurangan material bongkaran di lokasi untuk dibawa keluar,” tukas Musa.

You cannot copy content of this page