Scroll untuk baca artikel
Daerah

Bupati Taput Lantik 36 Administrator dan 17 Pengawas: “Berpikirlah Luar Biasa!”

486
×

Bupati Taput Lantik 36 Administrator dan 17 Pengawas: “Berpikirlah Luar Biasa!”

Sebarkan artikel ini

Tapanuli Utara, LIVESUMUT.com — Bupati Tapanuli Utara (Taput) Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, S.Si., M.Si. melantik 36 Pejabat Administrator (Eselon III) dan 17 Pejabat Pengawas (Eselon IV) dalam sebuah upacara resmi yang digelar di Aula Martua, Kantor Bupati Tapanuli Utara, Selasa (14/10/2025).

Dalam arahannya, Bupati menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar pergantian jabatan, tetapi merupakan bagian dari penyegaran organisasi dan dinamika birokrasi yang bertujuan untuk memperkuat kinerja aparatur sipil negara (ASN) serta mempercepat pencapaian target pembangunan daerah.

Baca Juga :  Bupati Taput Hadiri Rakernas XVII APKASI di Batam, Perkuat Sinergi Daerah Menuju Pembangunan Berkelanjutan

“Evaluasi akan dilakukan setiap semester. Jika tidak ada prestasi dalam dua tahun, akan dirotasi. Yang berprestasi maksimal empat tahun, supaya ide dan semangat kerja tetap segar,” tegas Bupati Jonius Hutabarat.

Bupati menekankan bahwa jabatan adalah amanah dan kepercayaan negara serta masyarakat, bukan sekadar posisi atau status.

Karena itu, setiap pejabat harus menunjukkan tanggung jawab, integritas, dan profesionalisme, sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang ASN.

“Pejabat administrator dan pengawas juga harus aktif memberi kontribusi dalam pembangunan. Jangan hanya kepala dinas yang terlihat, semua harus menunjukkan kinerja agar bisa dinilai,” ujarnya.

Baca Juga :  Megawati Soekarnoputri Lantik Pengurus DPP PDI Perjuangan Periode 2025–2030

Dalam kesempatan itu, Bupati Jonius juga memberikan perhatian khusus kepada para camat di wilayah Tapanuli Utara.

Ia menegaskan bahwa camat merupakan ujung tombak pemerintahan yang harus mampu menjalankan program prioritas kabupaten, menjaga kebersihan lingkungan, serta meningkatkan gotong royong masyarakat di wilayah masing-masing.

“Camat harus mengenal wilayahnya, memahami desa tertinggal, dan siap siaga dalam keadaan darurat,” tambahnya.

Lebih lanjut, Bupati mengajak seluruh ASN untuk beradaptasi dengan perubahan zaman dan bekerja dengan inovasi, kreativitas, serta semangat kebersamaan.

Baca Juga :  Kapolda Aceh dan Wakapolda Silaturahmi ke Wali Nanggroe Tgk. Malik Mahmud Al Haytar

Menurutnya, tantangan birokrasi saat ini menuntut aparatur yang bukan hanya disiplin, tetapi juga berpikir strategis dan proaktif dalam pelayanan publik.

“Berpikirlah luar biasa, jangan seperti biasanya. Jadilah teladan dan booster bagi rekan kerja,” pungkas Bupati.

You cannot copy content of this page