Scroll untuk baca artikel
Daerah

Bupati Taput Pastikan Penanganan Maksimal, Warga Korban Banjir Mulai Terima Bantuan

19
×

Bupati Taput Pastikan Penanganan Maksimal, Warga Korban Banjir Mulai Terima Bantuan

Sebarkan artikel ini
Bupati Tapanuli Utara Jonuis Taripar Parsaoran Hutabarat berikan bantuan awal kepada korban banjir dan longsor di Simangumban.

Taput, LIVESUMUT.com – Bupati Tapanuli Utara, Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, turun langsung meninjau lokasi bencana banjir dan tanah longsor di Desa Aek Nabara, Kecamatan Simangumban, Kamis (23/4/2026). Dalam kunjungannya, Bupati menegaskan instruksi gerak cepat kepada seluruh jajaran pemerintah daerah untuk memastikan penanganan darurat dan distribusi bantuan berjalan optimal.

Bencana hidrometeorologi yang dipicu hujan dengan intensitas tinggi sejak Rabu (23/4/2026) itu mengakibatkan kerusakan cukup parah di tiga desa, yakni Aek Nabara, Simangumban Julu, dan Dolok Sanggul.

Data sementara dari pemerintah kecamatan mencatat sebanyak 196 rumah warga terdampak. Sebanyak 4 unit rumah dilaporkan hanyut terbawa arus, 18 unit mengalami rusak berat, sementara sisanya rusak ringan hingga sedang. Tak hanya itu, satu unit jembatan ikut terseret banjir dan satu mushola mengalami kerusakan berat.

Baca Juga :  Wabup Samosir Sambut Tim BPK, Targetkan Raih WTP Lagi Tahun Ini

Sektor pertanian juga terpukul. Sekitar 20 hektare lahan padi yang sudah memasuki usia 70–80 hari setelah tanam dilaporkan gagal panen akibat terendam banjir.

Di hadapan warga dan tim penanganan bencana, Bupati menekankan pentingnya kerja kolaboratif lintas sektor dengan semangat gotong royong.

“Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara hadir di tengah masyarakat. Saya perintahkan seluruh dinas terkait untuk bergerak cepat. Fokus kita adalah pemulihan agar masyarakat bisa kembali beraktivitas normal secepatnya,” tegasnya.

Sebagai langkah awal, pemerintah daerah menyalurkan bantuan stimulan berupa uang tunai kepada warga terdampak. Untuk rumah rusak berat diberikan Rp500.000, sementara rusak sedang dan ringan masing-masing Rp300.000. Bantuan lanjutan akan diberikan setelah proses pendataan rampung.

Baca Juga :  Perkuat Transparansi dan Sinergi Media, Bupati Taput Pimpin Temu Pers Bahas Pembangunan hingga Penanganan Pascabencana

Di sisi lain, kebutuhan dasar warga juga menjadi perhatian utama. Dinas Sosial telah menyalurkan bantuan sembako dan mendirikan dapur umum. PDAM Mual Natio turut dikerahkan untuk memasok air bersih, sementara Dinas Pekerjaan Umum bergerak memperbaiki infrastruktur yang rusak.

Upaya percepatan pemulihan juga melibatkan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) dan pihak Adhi Construction, khususnya dalam perbaikan akses jalan serta pembangunan tembok penahan tanah di titik rawan longsor.

Bupati juga menegaskan pentingnya validasi data yang akurat sebagai dasar koordinasi dengan pemerintah provinsi dan pusat.

Baca Juga :  PT Saprotan Utama Nusantara Bantu 105 KK Korban Banjir di Deli Serdang

“Data yang valid sangat penting agar bantuan dari pusat dapat segera kita akses. Kita berharap tidak ada bencana susulan dan proses pemulihan berjalan lancar,” ujarnya.

Hingga saat ini, tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Tim gabungan masih terus bersiaga di lokasi untuk melakukan pembersihan material longsor serta memulihkan kondisi wilayah terdampak.

You cannot copy content of this page