LIVESUMUT.com – NASA, melalui kolaborasi dengan Orbis Brakes Inc., telah meluncurkan inovasi terbaru di dunia otomotif dengan menciptakan desain cakram rem yang revolusioner.
Dilansir dari situs resmi NASA, Teknologi ini menawarkan bobot yang 42% lebih ringan dibandingkan rotor besi cor konvensional dan kinerja yang sebanding dengan rem karbon-keramik, menjadikannya solusi ideal untuk meningkatkan performa kendaraan.
Jonathan Lee, seorang insinyur material struktural di Pusat Penerbangan Antariksa Marshall NASA, memimpin pengembangan teknologi ini.
Lee menggunakan keahliannya di bidang desain mekanik dan ilmu material yang sebelumnya diterapkan dalam proyek-proyek besar seperti Sistem Peluncuran Luar Angkasa (SLS) dan Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS).
“Inovasi ini tidak hanya meringankan bobot kendaraan tetapi juga meningkatkan efisiensi pengereman dan mengurangi panas pada sistem rem,” ujar Lee.
Desain cakram rem terbaru ini, yang dikenal dengan merek PeriodicWave, mengintegrasikan serangkaian sirip kecil di sekitar hub pusat untuk menarik dan mendorong udara melintasi permukaan rem.
Sirip-sirip ini berfungsi mendinginkan rotor, bantalan rem, dan kaliper saat kendaraan bergerak.
Selain itu, lekukan melengkung yang ditambahkan pada permukaan rem meningkatkan luas area pendinginan hingga lebih dari 30% sekaligus meningkatkan gesekan untuk pengereman yang lebih andal.
Tidak hanya panas, desain ini juga mampu mengatasi masalah air dan kotoran yang sering mengganggu kinerja rem.
Alur-alur pada permukaan rem menciptakan aliran udara turbulen yang mendorong air dan kotoran keluar melalui lubang kecil yang dirancang khusus di setiap ujung alur.
Produk ini telah tersedia sebagai modifikasi pasar aftermarket untuk mobil performa tinggi seperti Ford Mustang dan beberapa model Tesla.
Dengan teknologi ini, NASA kembali membuktikan bahwa keahlian mereka dalam mengatasi tantangan luar angkasa dapat membawa manfaat nyata bagi kehidupan di Bumi.
“Kolaborasi ini menunjukkan bagaimana teknologi antariksa dapat diadaptasi untuk menghadirkan solusi inovatif dalam kehidupan sehari-hari,” tambah Lee.
Dengan langkah ini, Orbis Brakes dan NASA tidak hanya mendefinisikan ulang standar industri otomotif, tetapi juga membuka jalan bagi perkembangan teknologi ramah lingkungan di masa depan.













