Scroll untuk baca artikel
EntertainmentNasional

Raffi Ahmad Ajak Ubah Hastag #KaburAjaDulu Menjadi #PergiMigranPulangJuragan, Netizen Protes!

497
×

Raffi Ahmad Ajak Ubah Hastag #KaburAjaDulu Menjadi #PergiMigranPulangJuragan, Netizen Protes!

Sebarkan artikel ini

Medan, LIVESUMUT.com – Raffi Ahmad, selaku Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, mengajak masyarakat untuk mengubah hastag #KaburAjaDulu menjadi #PergiMigranPulangJuragan.

Unggahannya tersebut sontak menuai beragam komentar dari netizen yang mempertanyakan tujuan perubahan hastag ini.

Dalam video yang beredar di media sosial, Raffi Ahmad menjelaskan alasannya mengajak masyarakat untuk menggunakan hastag baru tersebut, yang menurutnya memiliki makna lebih positif.

“Itu kan vibesnya lebih positif. Karena edukasi-edukasi dan sosialisasi-sosialisasi kepada seluruh masyarakat yang ingin bekerja pergi di luar. Itu harus tahu tata caranya, daftarnya di mana? Ya di kementerian ini,” ujar Raffi dalam video yang dikutip Sabtu (22/2/2025).

Baca Juga :  Polri Tetapkan Eks-Kapolres Ngada sebagai Tersangka Kasus Kekerasan Seksual terhadap Anak

Raffi juga menyoroti jumlah pekerja migran Indonesia yang mencapai 10 juta orang, dengan setengahnya belum terdaftar secara resmi.

“Lima juta terdaftar, lima juta belum terdaftar. Nah yang lima juta belum terdaftar ini kan kasihan,” sebutnya.

Pernyataan Raffi yang diunggah oleh akun Instagram @medantalkviral langsung mendapat reaksi dari netizen.

Beberapa netizen mempertanyakan efektivitas perubahan hastag dibandingkan dengan pembenahan sistem ketenagakerjaan migran.

“Digaji mahal untuk ini?” cuit @ea_nirum dalam komentarnya.

“Cuma jadi boneka pemerintah,” ujar netizen lain.

Baca Juga :  Peredaran Ekstasi Merk Transformer Diduga Terjadi di THM Anda Karaoke Pematangsiantar

“Perbaiki sistem x, perbaiki hastag √” tulis akun lainnya.

“Ndasmu,” ucap seorang netizen singkat.

Pernyataan Raffi Ahmad ini masih menjadi topik hangat di media sosial, dengan pro dan kontra seputar ajakan perubahan hastag serta permasalahan ekonomi dan sosial yang lebih mendalam di Indonesia.

You cannot copy content of this page