Toba, LIVESUMUT.com – Kabupaten Toba menjadi tuan rumah Temu Nasional dan Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-51 Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat (IPSM) Tahun 2026 yang dihadiri ribuan peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Kegiatan berskala nasional tersebut berlangsung selama tiga hari, mulai 30 Juni hingga 2 Juli 2026, di Kecamatan Balige, Kabupaten Toba.
Peringatan HUT IPSM ke-51 menjadi ajang memperkuat sinergi antarpekerja sosial sekaligus mendorong kolaborasi dalam penyelenggaraan kesejahteraan sosial di Indonesia.
Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, dalam sambutan yang disampaikan secara virtual menyampaikan apresiasi atas suksesnya penyelenggaraan kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa keberadaan Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) memiliki peran strategis dalam mendukung program-program Kementerian Sosial.
“PSM sebagai media koordinasi, konsultasi, pertukaran informasi, pengalaman dan pengembangan kapasitas dalam penyelenggaraan kesejahteraan sosial. Jadi perjalanan PSM cukup panjang dan turut mendampingi khususnya Kemensos dalam menjalankan program-program sebagaimana dimandatkan presiden,” sebut Mensos Saifullah Yusuf.

Sementara itu, Wakil Bupati Toba, Drs. Audi Murphy O. Sitorus, SH, M.Si., menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada Kabupaten Toba sebagai lokasi pelaksanaan Temu Nasional IPSM ke-51. Ia berharap Kementerian Sosial dapat memberikan dukungan dalam penanganan berbagai persoalan sosial yang masih dihadapi daerah.
“Sebelum ke acara ini tadi pagi kami bersama pak staf ahli dan pak direktur serta dari Kalbe Farma bahwa pak staf ahli sudah meresmikan Puskessos dan juga Posyandu di Tambunan, Kecamatan Balige sesuatu pelayanan yang terintegrasi dan mobiler dan perlengkapan atau obat-obatan tadi di posyandu tersebut sudah di drop dari Kalbe Farma,” jelasnya saat menghadiri kegiatan di Lapangan Sisingamangaraja XII, Balige, Kabupaten Toba, Kamis (2/7/2026).
Audi Murphy mengakui masih terdapat berbagai persoalan sosial di Kabupaten Toba yang belum dapat ditangani secara optimal karena keterbatasan kemampuan pemerintah daerah.
“Dirgahayu IPSM ke-51 tahun, semoga IPSM semakin solid, semakin besar manfaatnya dan menjadi rumah besar bagi pekerja sosial masyarakat. Pada kesempatan ini kami akan menitipkan permohonan kami kepada Menteri Sosial RI,” terangnya mengakhiri sambutan seraya menyerahkan proposal permohonan kepada Staf Ahli Menteri Sosial Bidang Aksesibilitas Sosial, Abdul Muis.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum IPSM, Prof. Andriansyah, menjelaskan bahwa IPSM merupakan pilar sosial tertua di lingkungan Kementerian Sosial yang telah hadir sejak lama dengan berbagai nama sesuai perkembangan zaman.
“Salah satu Mukernas kita adalah koordinasi terkait program-program Kementerian Sosial. Kita melihat sama-sama peresmian Puskessos integrasi dengan Posyandu, belum pernah terjadi, kita coba kolaborasi saat ini dalam momentum ini supaya peran serta pilar-pilar sosial di bawah tetap terkoordinasi dengan baik. Jadi tidak ada pilar-pilar sosial yang menonjol, kita sama-sama jadi pilar sosial,” terangnya.
Selain agenda musyawarah dan temu nasional, panitia juga menggelar berbagai kegiatan sosial yang langsung menyentuh masyarakat. Rangkaian kegiatan tersebut meliputi kerja bakti pembersihan eceng gondok di Danau Toba, pemeriksaan kesehatan gratis, pembagian kacamata baca bagi lansia, bantuan alat bantu dengar, bantuan tas dan buku sekolah, penyaluran sembako, pembangunan Posyandu terintegrasi, bantuan tongkat dan kursi roda, hingga pagelaran seni yang melibatkan anak-anak difabel dan penyandang disabilitas.
Turut mendampingi Wakil Bupati Toba dalam kegiatan tersebut, Staf Ahli Bupati Augus Sitorus, Asisten Pemerintahan Eston Sihotang, serta Kepala Dinas Sosial Kabupaten Toba, Lalo Simanjuntak.
Temu Nasional IPSM ke-51 di Kabupaten Toba diharapkan semakin memperkuat kolaborasi antara pemerintah, pekerja sosial masyarakat, dan seluruh pilar sosial dalam meningkatkan pelayanan serta kesejahteraan sosial bagi masyarakat Indonesia.












