Scroll untuk baca artikel
Advertisement
Advertisement
Advertisement Mitsubishi Dipo Medan - Santo Manalu
Advertisement
Advertisement
Uncategorized

Dua Rumah di Porsea Ludes Terbakar, Korsleting Listrik Diduga Jadi Pemicu

394
×

Dua Rumah di Porsea Ludes Terbakar, Korsleting Listrik Diduga Jadi Pemicu

Sebarkan artikel ini

PORSEA, LIVESUMUT.com — Dua unit rumah warga di Jl. Midian Sirait, Kelurahan Pasar Porsea, Kecamatan Porsea, Kabupaten Toba, hangus dilalap api pada Jumat (28/11/2025) sekitar pukul 17.30 WIB. Musibah kebakaran ini membuat dua keluarga kehilangan tempat tinggal dan seluruh harta benda.

Kapolres Toba AKBP Vinsensius Jimmy Parapaga, S.I.K melalui Kasi Humas AKP Bungaran Samosir pada Sabtu (29/11) menjelaskan bahwa rumah yang terbakar merupakan bangunan semi permanen milik Ngolu Sitorus (45) dan Yanti Manurung (42) serta rumah Sahat Panjaitan (51). Posisi rumah yang berdampingan membuat api cepat menjalar dari bangunan pertama ke bangunan kedua.

Baca Juga :  Tarutung Bermandikan Cahaya, Malam Taptu HUT ke-81 RI Berlangsung Spektakuler

Musibah ini pertama kali diketahui oleh saksi, Marta Br Siburian (51), warga Harean, Desa Tangga Batu 2, Kecamatan Parmaksian. Saat melintas dari Jalan Sigura-gura menuju Kota Porsea, ia melihat kepulan asap dari salah satu rumah dan langsung menghentikan kendaraannya.

Melihat kondisi berbahaya, Marta segera memeriksa bagian dalam rumah dan berteriak, “kebakaran, kebakaran!”.

Teriakan tersebut memicu warga sekitar berdatangan untuk membantu memadamkan api dengan peralatan seadanya. Namun kobaran api yang semakin membesar tak mampu ditangani sehingga rumah milik Ngolu Sitorus ludes terbakar dan api menjalar ke rumah Sahat Panjaitan hingga bagian kanan bangunan ikut habis dilalap si jago merah.

Baca Juga :  Kapolres Pematangsiantar Cek Kesiapan Terminal Tanjung Pinggir Jelang Nataru 2025–2026

Tak lama berselang, empat unit mobil pemadam kebakaran Pemkab Toba dan satu unit damkar PT TPL tiba di lokasi. Proses pemadaman berlangsung intens dibantu jajaran kepolisian serta masyarakat sekitar.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun kerugian material diperkirakan mencapai ± Rp 200 juta, sementara para pemilik rumah kini kehilangan pakaian, perabotan, serta tempat tinggal.

AKP Bungaran Samosir menyampaikan bahwa dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh korsleting listrik.

Ia juga mengimbau seluruh warga agar meningkatkan kewaspadaan.

Baca Juga :  Bupati Humbahas dan Kapolda Sumut Hadiri Natal Bersama Bhayangkari dan Korban Bencana di Parbotihan

“Kami mengingatkan masyarakat untuk rutin memeriksa instalasi listrik di rumah masing-masing guna mencegah kejadian serupa,” tegasnya.

Peristiwa ini kembali mengingatkan bahwa korsleting listrik masih menjadi salah satu ancaman kebakaran paling sering terjadi di kawasan permukiman. Masyarakat diimbau untuk terus waspada dan memprioritaskan keselamatan.

Advertisement
Advertisement

You cannot copy content of this page