Scroll untuk baca artikel
Travel

Keagungan Semesta: Patung Yesus Kristus Sibea-bea Di Bawah Langit Milky Way

583
×

Keagungan Semesta: Patung Yesus Kristus Sibea-bea Di Bawah Langit Milky Way

Sebarkan artikel ini

Samosir, LIVESUMUT.com – Dalam momen yang penuh makna, Charis Martin Purba, seorang Profesional Fotografer bersama komunitas Sumut Landscaper berkesempatan mengabadikan Patung Yesus Kristus Sibea-bea di Samosir, Danau Toba, di tengah gelapnya malam peringatan Hari Kenaikan Yesus Kristus pada tahun lalu 9 Mei 2024.

Sejak pukul 21.00 WIB, mereka menanti langit cerah untuk menangkap keindahan Galaksi Bimasakti (Milky Way) yang selaras dengan perjalanan rotasi alam semesta.

Namun, hujan yang datang silih berganti serta langit yang berawan membuat mereka harus bersabar.

Baca Juga :  Polres Toba Maksimalkan Patroli untuk Keamanan Wisatawan di Akhir Liburan Tahun Baru

Hingga pukul 02.14 WIB, langit perlahan mulai cerah, dan akhirnya pada pukul 02.52 WIB, Milky Way mulai tampak jelas, bahkan bisa terlihat dengan mata telanjang.

Momen luar biasa ini akhirnya berhasil diabadikan pada pukul 04.28 WIB.

Dalam refleksinya, Charis Martin Purba mengungkapkan kekaguman terhadap keagungan alam semesta yang berpadu dengan Patung Yesus Kristus tertinggi di dunia yang memiliki tinggi 61 meter.

Ia menyatakan bahwa peristiwa ini menjadi momen kontemplasi yang mengingatkan bahwa Tuhan adalah Tuhan Semesta Alam, dan manusia hanyalah bagian kecil dalam kebesaran ciptaan-Nya.

Baca Juga :  Air Danau Toba Mendadak Keruh, Ahli USU Ungkap Fakta Mengejutkan

“Betapa sangat kecilnya kita anak manusia di antara ini semua. Betapa bergantungnya kita kepada kemurahan dan approval Tuhan dalam hidup. Terpujilah Tuhan,” tulisnya pada laman Facebooknya.

Ia juga menyampaikan bahwa Patung Yesus Kristus Sibea-bea telah menjadi berkat, memberikan pencerahan jiwa, serta menegaskan bahwa Tuhan selalu beserta umat-Nya.

“Tuhan memberkati Danau Toba dan segenap pengisinya, baik benda hidup maupun benda mati serta dunia roh. Tuhan yang menyertai manusia adalah Tuhan yang sama sejak jutaan tahun lalu hingga selama-lamanya.”

Baca Juga :  Tertib Lalu Lintas, Operasi Patuh Toba 2025 Dimulai di Humbang Hasundutan

Charis Martin Purba mengucapkan terima kasih atas kesempatan langka ini, yang menjadi bagian dari sejarah dalam hidupnya.

Ia juga mengapresiasi Yayasan Jadilah Terang Danau Toba serta komunitas yang telah mendukung perjalanan ini.

Akankah momen ini akan terulang pada tahun 2025? Mari kita tunggu pengalaman para pengunjung Patung Yesus di Sibea-bea.

You cannot copy content of this page