Scroll untuk baca artikel
Daerah

98% Warga Batu Nabolon Petani, Desa Desa Gelar Pelatihan Pertanian Terpadu

327
×

98% Warga Batu Nabolon Petani, Desa Desa Gelar Pelatihan Pertanian Terpadu

Sebarkan artikel ini

Toba, LIVESUMUT.com | Fenomena menarik terjadi di Desa Batu Nabolon, Kecamatan Habinsaran, Kabupaten Toba, anak muda di desa ini tidak malu bertani.

Bahkan, begitu lulus SMA, sebagian dari mereka berani meminjam Kredit Usaha Rakyat (KUR) ke bank sebagai modal untuk mengembangkan usaha pertanian.

Dukungan lahan yang luas dan tanah yang subur semakin menguatkan tekad generasi muda desa tersebut.

Namun, niat baik ini tidak selalu berjalan mulus.

Ketua BPD Desa Batu Nabolon, Gongga Pardede, mengakui bahwa banyak petani di desanya masih kerap gagal, baik dalam hasil panen maupun harga jual.

“Selama ini masyarakat desa hanya mengklaim dirinya sebagai petani, nyatanya hanya bertani-tani, serius tapi acap kali gagal. Gagal dalam hasil, gagal juga karena harga,” ujar Gongga dalam sambutannya saat membuka Pelatihan Pertanian Terpadu di kantor desa, Senin (22/9/2025).

Baca Juga :  Sebelum Bertugas, Tiga Calon Guru Agama Dibekali di Paroki Santo Yosep Balige

Melihat permasalahan itu, pemerintah desa bersama warga bersepakat menggelontorkan dana desa untuk menyelenggarakan Pelatihan Pertanian Terpadu.

Kegiatan ini berlangsung selama enam hari, mulai 22–27 September 2025, dengan sistem teori dan praktik.

Sebanyak 30 peserta mengikuti kegiatan, lebih dari setengahnya adalah anak muda.

“Kita sebut bahwa kita bertani, nyatanya kita hanya bertani-tani. Semoga berikutnya kita akan menjadi petani yang sesungguhnya,” tegas Gongga.

Kepala Desa Batu Nabolon, Josari Simanjuntak, menekankan pentingnya pertanian bagi warganya.

“Sebanyak 98% warga kami adalah petani. Karena itu pertanian harus benar-benar maju di Desa Batu Nabolon. Sehabis pelatihan ini, kami akan inventarisir masalah-masalah di sektor pertanian untuk selanjutnya kami laporkan kepada Bapak Bupati dan Bapak Wakil Bupati, apa hal-hal yang menjadi kendala dan apa-apa saja yang bisa dibantu oleh pemerintah,” ujar Josari.

Baca Juga :  Sepakat !! Perkuat Keamanan, Lapas P.Sidimpuan dan Satpol PP Jalin Kerja Sama

Wakil Bupati Toba, Audi Murphy O. Sitorus, hadir membuka kegiatan tersebut dan menyampaikan apresiasinya.

Ia mengaku bangga dengan terobosan yang dilakukan Desa Batu Nabolon.

“Kami bangga dan salut dengan Desa Batu Nabolon. Program seperti ini lebih cepat memberi kesejahteraan kepada masyarakat,” kata Audi Murphy.

Ia juga menilai anak muda yang terjun ke sektor pertanian akan membawa energi positif.

“Anak muda yang bertani akan lebih rasional, tidak mudah tersinggung meski tak dapat bantuan. Jika ini sukses, pemerintah pasti akan arahkan bantuan pertanian ke sini. Apalagi ini diinisiasi oleh desa, artinya kalian sudah termotivasi untuk pertanian ini,” ungkap Wakil Bupati.

Baca Juga :  Wabup dan Kapolres Toba Tes Urin, Buktikan Pemimpin Harus Jadi Teladan Anti Narkoba

Dalam pelatihan ini, Pemerintah Desa Batu Nabolon menghadirkan pelatih dari Healthy Planet Indonesia.

Para peserta tidak hanya menerima teori terkait konsep pertanian terpadu, tetapi juga langsung diajak ke lahan pertanian untuk praktik lapangan.

Langkah ini diharapkan menjadi titik balik bagi Desa Batu Nabolon, menjadikan generasi mudanya bukan sekadar “bertani-tani”, melainkan petani sejati yang produktif, berdaya saing, dan mampu mendorong kemajuan ekonomi desa.

You cannot copy content of this page