Scroll untuk baca artikel
Daerah

Wabup Taput Kumpulkan Kades, Nakes, dan Guru di Garoga

311
×

Wabup Taput Kumpulkan Kades, Nakes, dan Guru di Garoga

Sebarkan artikel ini
Wakil Bupati Tapanuli Utara Dr. Deni Lumbantoruan memimpin rapat koordinasi bersama para kepala desa, tenaga kesehatan, dan tenaga pendidik se-Kecamatan Garoga di Kantor Camat Garoga, Selasa (17/03/2026).

TAPANULI UTARA, LIVESUMUT.com – Wakil Bupati Tapanuli Utara, Dr. Deni Lumbantoruan, M.Eng., mengumpulkan para kepala desa, tenaga kesehatan, dan tenaga pendidik dalam rapat koordinasi (rakor) yang digelar di Kantor Camat Garoga, Selasa (17/03/2026). Pertemuan ini menjadi forum penting untuk mendengar langsung aspirasi dari para pelaku pelayanan publik di tingkat kecamatan.

Rakor tersebut diikuti para kepala desa se-Kecamatan Garoga, kepala puskesmas, serta tenaga pendidikan yang sehari-hari berperan langsung dalam pelayanan masyarakat di desa.

Turut hadir dalam kegiatan itu Kapolres Tapanuli Utara AKBP Ernis Sitinjak, S.H., S.I.K., serta Komandan Kodim 0210/TU Letkol Kav Ronald Tampubolon, S.H., M.Han., yang menunjukkan dukungan dan sinergi antara pemerintah daerah, TNI, dan Polri dalam mendukung pembangunan daerah.

Baca Juga :  Produksi Hampir 20 Ribu Telur per Hari, Peternakan Modern di Sipoholon Jadi Perhatian

Dalam arahannya, Wakil Bupati menegaskan bahwa rakor tersebut menjadi ruang penting untuk menyerap aspirasi secara lebih fokus dari para kepala desa, tenaga kesehatan, dan tenaga pendidik, sekaligus melengkapi diskusi yang sebelumnya telah dilakukan melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang).

Ia juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara untuk terus hadir hingga ke wilayah-wilayah yang relatif terpencil seperti Kecamatan Garoga. Kehadiran pemerintah daerah secara langsung di tengah masyarakat dinilai penting untuk memastikan pemerataan pembangunan berjalan secara nyata.

Baca Juga :  Wabup Taput Soroti Sinkronisasi Program dalam Penyusunan RKPD 2027

Lebih lanjut, Wakil Bupati menekankan bahwa percepatan perubahan di daerah tidak semata-mata bergantung pada pembangunan fisik, tetapi juga sangat ditentukan oleh kualitas pelayanan publik yang diberikan kepada masyarakat.

“Dengan keterbatasan anggaran, pembangunan infrastruktur tentu memiliki batas. Namun perubahan yang cepat dapat kita wujudkan melalui peningkatan pelayanan yang semakin prima, khususnya di sektor pendidikan, kesehatan, dan pemerintahan desa,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, rakor berlangsung dinamis melalui sesi diskusi interaktif. Para kepala desa, tenaga kesehatan, dan tenaga pendidik menyampaikan berbagai aspirasi serta masukan secara langsung kepada Wakil Bupati terkait kondisi pelayanan di lapangan.

You cannot copy content of this page