Tarutung, LIVESUMUT.com – Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) sebagai langkah menjaga stabilitas harga sekaligus memastikan ketersediaan bahan pokok menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.
Kegiatan tersebut ditinjau langsung oleh Wakil Bupati Tapanuli Utara, Deni Lumbantoruan, di Kompleks Pasar Tradisional Tarutung, Rabu (4/3/2026).
Program yang digelar selama dua hari, 4–5 Maret 2026, ini berlangsung di dua lokasi, yakni Pasar Tarutung dan Pasar Siborongborong. Gerakan Pangan Murah menjadi salah satu langkah strategis Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara melalui Dinas Ketahanan Pangan untuk mengantisipasi meningkatnya kebutuhan masyarakat menjelang bulan Ramadhan hingga Idul Fitri.
Saat meninjau kegiatan, Wakil Bupati menegaskan bahwa pemerintah daerah harus hadir dengan kebijakan yang responsif dan terukur di tengah potensi kenaikan harga bahan pokok.
“Gerakan Pangan Murah ini bertujuan membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga terjangkau, sekaligus menjaga stabilitas pasokan dan pengendalian harga di pasaran,” ujar Wakil Bupati.
Dalam program tersebut, sejumlah komoditas pokok disediakan untuk masyarakat, antara lain beras, minyak goreng, gula pasir, tepung terigu, dan telur. Seluruh bahan pangan dijual dengan harga lebih rendah dibandingkan harga pasar, sehingga diharapkan dapat meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Pelaksanaan Gerakan Pangan Murah ini juga melibatkan berbagai pihak melalui kolaborasi lintas sektor. Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara bersinergi dengan Polres Tapanuli Utara, Kodim 0210/TU, serta Perum Bulog guna memastikan distribusi bahan pangan berjalan lancar dan tepat sasaran.













