Scroll untuk baca artikel
Advertisement
Advertisement
Promo Mitsubishi Medan - Hubungi Santo Manalu
Daerah

1.500 Bibit Durian Premium Disiapkan Jadi “Tabungan Masa Depan” Petani di Parmonangan

109
×

1.500 Bibit Durian Premium Disiapkan Jadi “Tabungan Masa Depan” Petani di Parmonangan

Sebarkan artikel ini

Parmonangan, LIVESUMUT.com – Upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus menjaga kelestarian lingkungan terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara. Kali ini, Pemkab Taput menggandeng program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT Taspen (Persero) untuk menyalurkan sebanyak 1.500 bibit durian unggul jenis Musang King kepada 15 kelompok tani di Desa Lobu Sunut, Kecamatan Parmonangan, Kamis (25/6/2026).

Program tersebut tidak hanya menjadi bantuan pertanian biasa, tetapi juga diproyeksikan sebagai investasi jangka panjang yang akan memberikan manfaat ekonomi besar bagi masyarakat di masa mendatang.

Klik gambar untuk melihat produk dan belanja di Shopee 👇!

Wakil Bupati Tapanuli Utara, Dr. Deni Parlindungan Lumbantoruan, M.Eng., menyebut penanaman durian Musang King sebagai langkah strategis untuk mengubah lahan tidur menjadi sumber pendapatan baru bagi warga.

“Ini adalah tabungan masa depan bagi masyarakat. Jika dikelola dengan baik, pohon-pohon ini akan menghasilkan nilai ekonomi yang tinggi dan menjadi sumber kesejahteraan keluarga petani dalam beberapa tahun ke depan,” ujarnya.

Baca Juga :  Jangan Main Vonis! Hairul Iman Tegaskan Panitia Bukan Penentu Calon Ketua PWI Tabagsel

Menurut Wabup Deni, sektor pertanian masih menjadi tulang punggung perekonomian daerah. Namun, optimalisasi lahan yang belum produktif perlu terus didorong agar mampu meningkatkan daya saing daerah.

Ia mencontohkan keberhasilan daerah lain yang mampu mengembangkan sektor pertanian secara maksimal hingga menghasilkan nilai ekonomi yang jauh lebih besar. Dengan potensi pasar durian Musang King yang terus meningkat, ia optimistis petani Taput mampu meraih peluang yang sama.

Tidak hanya memberikan bantuan bibit, Pemkab Taput juga menyiapkan dukungan lanjutan melalui kerja sama dengan Bank Sumut. Skema tersebut diharapkan dapat membantu kelompok tani memperoleh akses permodalan guna mengembangkan usaha pertanian secara berkelanjutan.

Dukungan terhadap program ini juga datang dari PT Taspen (Persero) Kantor Cabang Pematangsiantar. Melalui program TJSL, perusahaan berharap bantuan yang diberikan tidak hanya meningkatkan pendapatan masyarakat, tetapi juga memberikan dampak positif bagi lingkungan.

Baca Juga :  Semangat Kebersamaan, BRI Cabang Tarutung Hadir di Natal Regional Office Medan

Kabid Layanan dan Manfaat PT Taspen Pematangsiantar, Elisabeth Sibarani, mengatakan bahwa program tersebut merupakan bentuk kepedulian perusahaan dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di daerah.

Selain berpotensi menghasilkan nilai ekonomi tinggi, pohon durian juga memiliki manfaat ekologis yang penting. Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup Kabupaten Tapanuli Utara, Nokman Simanungkalit, menjelaskan bahwa akar pohon durian yang kuat dapat membantu menjaga kestabilan tanah dan mengurangi risiko erosi, khususnya di wilayah perbukitan Parmonangan.

Sebanyak 1.500 bibit yang disalurkan dibagikan ke beberapa wilayah, yakni 850 batang untuk Desa Lobu Sunut, 500 batang untuk Desa Pertengahan, serta 150 batang untuk kelompok tani lainnya, termasuk di Desa Manalu Dolok dan Desa Hutatinggi.

Program ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Tokoh masyarakat Rajin Manalu menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan pemerintah kepada para petani.

Baca Juga :  Refleksi Akhir Tahun: Polres Taput Sukses Jaga Kamtibmas dan Ungkap Ratusan Kasus di 2024

Menurutnya, bantuan bibit durian premium tersebut menjadi penyemangat baru bagi kelompok tani untuk lebih giat mengelola lahan yang dimiliki. Ia pun optimistis pohon-pohon yang ditanam saat ini akan menjadi sumber penghasilan yang menjanjikan di masa depan.

“Kami sangat berterima kasih atas bantuan ini. Semangat petani semakin tinggi dan kami siap merawat bibit-bibit tersebut dengan baik agar beberapa tahun ke depan dapat memberikan hasil yang membanggakan,” katanya.

Dengan kolaborasi antara pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat, Parmonangan kini menanam harapan baru. Ribuan bibit Musang King yang ditanam hari ini diharapkan tumbuh menjadi kebun produktif yang mampu menggerakkan ekonomi warga sekaligus menjaga kelestarian alam Tapanuli Utara.

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

You cannot copy content of this page