Scroll untuk baca artikel
Advertisement
Advertisement
Advertisement Mitsubishi Dipo Medan - Santo Manalu
Advertisement
Advertisement
Daerah

Merawat Harangan Tapanuli Menjaga Asa Ekonomi Masyarakat

110
×

Merawat Harangan Tapanuli Menjaga Asa Ekonomi Masyarakat

Sebarkan artikel ini

TARUTUNG, LIVESUMUT.com — Upaya menjaga kelestarian Orangutan Tapanuli (Pongo tapanuliensis) dan kawasan Harangan Tapanuli terus diperkuat Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara. Pemerintah daerah menegaskan bahwa konservasi tidak boleh berhenti pada perlindungan hutan, tetapi juga harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang hidup di sekitar kawasan hutan.

Komitmen tersebut disampaikan Wakil Bupati Tapanuli Utara, Dr. Deni Parlindungan Lumbantoruan, M.Eng., saat menghadiri Peringatan Hari Orangutan Sedunia 2026 di Gedung Sopo Partungkoan, Tarutung, Rabu (19/8/2026).

Menurut Deni, kelestarian lingkungan dan peningkatan ekonomi masyarakat merupakan dua hal yang harus berjalan beriringan. Karena itu, pemerintah daerah mendorong program yang mampu memberikan sumber pendapatan bagi warga sekaligus menjaga fungsi ekologis kawasan hutan.

Baca Juga :  Gerakan Pangan Murah di Tarutung, Prioritaskan Warga yang Membutuhkan

Salah satu langkah yang didorong adalah pengembangan sektor hortikultura melalui pembagian dan penanaman bibit durian di wilayah yang berbatasan dengan hutan.

“Konservasi alam dan pemenuhan kebutuhan ekonomi warga harus saling menopang,” kata Deni.

Ia menilai pengembangan tanaman bernilai ekonomi seperti durian dapat menjadi salah satu alternatif bagi masyarakat untuk meningkatkan pendapatan tanpa harus melakukan aktivitas yang berpotensi merusak kawasan hutan.

Komitmen tersebut mendapat apresiasi dari Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Provinsi Sumatera Utara (BBKSDA Sumut), Novita Kusuma Wardani, S.Hut., M.AP., M.Env. Ia mengapresiasi pelaksanaan kegiatan sekaligus kolaborasi berbagai pihak dalam memperkuat perlindungan Orangutan Tapanuli dan ekosistem Harangan Tapanuli.

Baca Juga :  Program “Jaksa Sahabat Pendidik” Bidik Generasi Tapanuli Utara yang Berintegritas

Peringatan Hari Orangutan Sedunia tahun ini juga dikemas dengan pendekatan edukatif dan melibatkan masyarakat secara aktif. Sejumlah kegiatan digelar, mulai dari senam pagi, lomba melukis, storytelling, talkshow, hingga sesi Pongotopia bersama maskot orangutan.

Ratusan siswa SD dan SMP dari Kecamatan Tarutung turut ambil bagian dalam rangkaian kegiatan tersebut. Keterlibatan pelajar dinilai penting untuk menanamkan kepedulian terhadap lingkungan sejak usia dini, sehingga upaya pelestarian orangutan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah maupun pegiat konservasi.

Pemkab Tapanuli Utara berharap kolaborasi bersama BBKSDA Sumatera Utara, lembaga swadaya masyarakat, dunia pendidikan, dan berbagai elemen masyarakat dapat terus diperkuat.

Baca Juga :  Upacara Hardiknas 2025 di Garoga: Bupati Taput Tegaskan Pemerataan Pendidikan

Dengan sinergi tersebut, pembangunan di Tapanuli Utara diharapkan tidak hanya mengejar pertumbuhan ekonomi, tetapi juga mampu mempertahankan kekayaan alam dan habitat satwa endemik.

Menjaga Harangan Tapanuli, pada akhirnya, bukan sekadar menyelamatkan orangutan. Upaya tersebut juga menjadi bagian dari menjaga sumber kehidupan masyarakat dan memastikan kekayaan alam Bonapasogit tetap lestari bagi generasi mendatang.

Advertisement
Advertisement

You cannot copy content of this page