Taput, LIVESUMUT.com – Membangun sumber daya manusia (SDM) unggul terus diperkuat Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara. Hal itu terlihat saat Wakil Bupati Tapanuli Utara menghadiri peresmian Sending Organization (SO), pemberangkatan massal peserta magang dan pekerja mandiri ke Jepang, serta pengukuhan peserta didik baru Tahun 2026 di LPK Mori Centre SO, Siborong-borong, Senin (11/5).
Kegiatan tersebut dihadiri berbagai unsur penting, mulai dari Kepala BP3MI Sumatera Utara, Kepala Dinas Ketenagakerjaan Provinsi Sumatera Utara, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara, unsur Forkopimda Kabupaten Tapanuli Utara, pimpinan perguruan tinggi, mitra kerja, jajaran LPK Mori Centre SO, para orang tua peserta didik, hingga tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati menyampaikan apresiasi tinggi kepada LPK Mori Centre SO atas komitmennya dalam meningkatkan kualitas generasi muda, khususnya putra-putri Tapanuli Utara, melalui pendidikan keterampilan, penguasaan bahasa asing, pembentukan karakter disiplin, serta kesiapan kerja berstandar internasional.
Menurutnya, peresmian Sending Organization tersebut bukan sekadar agenda seremonial, melainkan menjadi momentum penting dalam membuka akses kerja global bagi masyarakat Tapanuli Utara.
“Peresmian Sending Organization ini menjadi tonggak penting bagi kemajuan ketenagakerjaan di Tapanuli Utara. Kehadiran LPK Mori Centre SO membuka peluang besar bagi generasi muda daerah untuk berkarier di dunia internasional, khususnya di Jepang yang dikenal dengan budaya kerja disiplin, jujur, dan profesional,” ujar Wakil Bupati.
Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara menyambut positif setiap program yang berorientasi pada peningkatan kualitas SDM, karena dinilai menjadi faktor utama dalam mendorong kemajuan daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Lebih lanjut, Wakil Bupati menilai keberadaan lembaga pelatihan kerja yang profesional, legal, dan berorientasi pada kebutuhan industri global memiliki peran strategis dalam mencetak generasi muda yang tangguh, mandiri, dan kompetitif.
Kepada para peserta yang akan berangkat ke Jepang, Wakil Bupati berpesan agar menjaga nama baik bangsa dan daerah dengan menunjukkan etos kerja terbaik.
“Jadilah pribadi yang disiplin, jujur, rajin, dan bertanggung jawab. Tunjukkan bahwa generasi muda Tapanuli Utara mampu bersaing dan memberikan kontribusi positif di tingkat internasional,” pesannya.
Sementara itu, hingga Juni 2026, LPK Mori Centre SO dijadwalkan memberangkatkan total 44 peserta ke Jepang. Sebanyak 14 peserta gelombang pertama akan berangkat pada Mei 2026, sedangkan 30 peserta lainnya dijadwalkan menyusul pada Juni 2026 setelah menyelesaikan seluruh tahapan pelatihan dan persiapan.
Program ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam menciptakan SDM unggul dari Tapanuli Utara yang mampu bersaing di pasar kerja global.













